Pramono Anung Buka Ribuan Lowongan Kerja, Cukup Bermodal KTP Jakarta Gaji UMP

Senin, 8 Juni 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kabar baik bagi warga Ibu Kota yang masih mencari pekerjaan.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta segera membuka 2.843 lowongan kerja melalui program padat karya sebagai langkah memperkuat bantalan sosial sekaligus menekan angka pengangguran.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan program tersebut mulai berjalan dalam waktu dekat. Pemprov DKI telah menyiapkan seluruh anggaran dan skema pelaksanaannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kurang lebih ada 2.843 lowongan untuk padat karya. Program ini menjadi lapisan bantalan sosial bagi masyarakat yang saat ini belum beruntung mendapatkan pekerjaan. Pelaksanaannya kami mulai dalam minggu-minggu ini,” kata Pramono usai meresmikan Jakarta Urban Knowledge Hub di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026).

Pramono menjelaskan peserta program padat karya akan bekerja selama tiga hingga enam bulan.

Selama masa kerja, Pemprov DKI akan memberikan upah sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 yang mencapai sekitar Rp5,7 juta per bulan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya memberikan penghasilan sementara, tetapi juga membuka kesempatan bagi warga untuk kembali masuk ke dunia kerja.

Baca Juga :  Kejari Jaksel Beberkan Alasan Roy Suryo dan dr Tifa Tidak Ditahan

“Dananya sudah tersedia. Jangka waktunya antara tiga sampai enam bulan. Kami ingin memberikan kesempatan kepada warga yang belum beruntung agar bisa bekerja dan memperoleh penghasilan,” ujarnya.

Syarat Mudah, Cukup Punya KTP Jakarta

Pramono menegaskan program padat karya ini hanya diperuntukkan bagi warga ber-KTP DKI Jakarta. Sementara itu, warga yang memiliki KTP daerah lain belum dapat mengikuti program tersebut.

“Syaratnya hanya satu, yaitu KTP Jakarta. Mohon maaf, untuk KTP luar Jakarta kami belum bisa memberikan kesempatan,” katanya.

Selain itu, Pemprov DKI juga tidak mensyaratkan jenjang pendidikan tertentu bagi pelamar.

Kebijakan tersebut sejalan dengan aturan rekrutmen Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) yang berlaku di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Pramono menjelaskan bahwa lulusan sekolah dasar (SD) pun dapat mengikuti program tersebut selama memenuhi persyaratan administrasi.

“Untuk PJLP di Jakarta, lulusan SD juga boleh mendaftar. Karena itu syarat utamanya hanya KTP Jakarta,” tegasnya.

Baca Juga :  Lansia di Cakung Dirampok Tetangga Sendiri, Mulut Dilakban dan Diancam Golok

Bantu Pasukan Oranye hingga Pelayanan Publik

Lebih lanjut, Pramono mengatakan peserta program padat karya akan mengisi berbagai pekerjaan yang dibutuhkan pemerintah daerah.

Mereka dapat membantu tugas pelayanan publik, termasuk mendukung kinerja PJLP dan pasukan oranye yang selama ini bertugas menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, fleksibilitas jenis pekerjaan menjadi bagian dari tujuan utama program, yakni memastikan masyarakat memperoleh kesempatan kerja secepat mungkin.

“Namanya proyek bantalan sosial, pekerjaannya bisa apa saja. Bisa membantu pasukan oranye, PJLP, dan berbagai layanan publik lainnya. Intinya supaya masyarakat bisa bekerja dan mendapatkan penghasilan,” tuturnya.

Program padat karya ini menjadi salah satu langkah strategis Pemprov DKI Jakarta untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah tantangan ekonomi dan ketatnya persaingan pasar kerja.

Dengan tersedianya ribuan lowongan baru, pemerintah berharap lebih banyak warga Jakarta dapat memperoleh pekerjaan dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Ungkap Cuaca Jabodetabek Senin 14 September, Bekasi Terasa Panas
Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September

Berita Terbaru