Tokoh Buruh Masuk Lingkaran Istana, Prabowo Lantik Said Iqbal Hari Ini

Senin, 8 Juni 2026 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal akan dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.
(Posnews/KSPI)

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal akan dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026. (Posnews/KSPI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan pada Senin (8/6/2026) sore.

Pelantikan tersebut menandai masuknya tokoh buruh nasional ke lingkaran strategis pemerintahan untuk memperkuat kebijakan ketenagakerjaan, perlindungan pekerja, dan hubungan industrial di Indonesia.

Said Iqbal membenarkan kabar pelantikan tersebut. Ia mengungkapkan Presiden Prabowo akan melantiknya di Istana Negara, Jakarta, pukul 16.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jam 16.30 dilantik di Istana,” kata Said Iqbal kepada wartawan, Senin (8/6/2026).

Dihubungi Langsung Seskab Teddy

Said mengungkapkan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya menghubunginya secara langsung untuk menyampaikan agenda pelantikan tersebut.

“Saya ditelepon semalam oleh Pak Seskab Teddy,” ujarnya.

Baca Juga :  Pesawat Smart Air Ditembaki KKB di Boven Digoel, 2 Pilot Gugur dan 39 Warga Mengungsi

Ia memastikan akan menjalankan tugas sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri.

“Sebagai Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Ketenagakerjaan dengan kedudukan setingkat menteri sesuai Perpres Nomor 137 Tahun 2024,” tegas Said.

Perkuat Representasi Buruh di Pemerintahan

Masuknya Said Iqbal ke jajaran penasihat presiden dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat representasi kalangan buruh di pemerintahan.

Selama ini, Said dikenal aktif mengawal isu upah minimum, perlindungan pekerja, jaminan sosial, hingga revisi berbagai regulasi ketenagakerjaan.

Selain memimpin KSPI, Said juga memimpin Partai Buruh yang dalam beberapa tahun terakhir aktif menyuarakan kepentingan pekerja, petani, nelayan, guru honorer, dan kelompok masyarakat kelas pekerja lainnya.

Sinyal Sudah Muncul Sejak Pekan Lalu

Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah memberi sinyal kuat bahwa Said Iqbal akan bergabung dengan pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Teror di Kantor Komnas HAM Papua, Pigai Desak Polisi Ungkap Pelaku

Saat ditanya mengenai peluang Said masuk Kabinet Merah Putih, Prasetyo menyebut pembahasan saat itu masih berlangsung.

“Sedang kita diskusikan,” kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Tokoh Buruh Makin Dominan di Pemerintahan

Pelantikan Said Iqbal mempertegas semakin besarnya keterlibatan tokoh serikat pekerja dalam pemerintahan Presiden Prabowo.

Sebelumnya, Presiden Prabowo telah menunjuk Ketua Umum KSPSI, Jumhur Hidayat, sebagai Menteri Lingkungan Hidup pada April 2026.

Dengan bergabungnya Said Iqbal, pemerintah diharapkan memiliki saluran komunikasi yang lebih kuat dengan kalangan pekerja sekaligus mempercepat penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan di tengah tantangan ekonomi dan industri yang terus berkembang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis
Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan
KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing
Jual Beli Data hingga Judol Meresahkan, Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Kolaborasi
MUI Soroti Klaim Imam Mahdi di Bangkalan, Korban Rugi Rp1,3 Miliar
Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing

Berita Terbaru