E3 dan Ukraina Sepakat Genjot Senjata Lawan Rudal Hipersonik

Senin, 8 Juni 2026 - 13:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

Koalisi Eropa bersatu. Pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, dan Ukraina membahas langkah darurat untuk memproduksi sistem penangkis rudal hipersonik Rusia. Dok: Istimewa.

LONDON, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menjamu para pemimpin Eropa di Downing Street Nomor 10 pada hari Minggu. Sebab, pertemuan penting ini membahas langkah cepat untuk menghadapi ancaman rudal balistik hipersonik Oreshnik milik Rusia.

Kecaman Atas Teror Udara Rusia

Para pemimpin mengutuk keras serangan udara masif yang Rusia luncurkan ke kota-kota Ukraina. Sebab, gempuran sistematis tersebut terus menelan korban jiwa dari kalangan warga sipil secara tragis. Selain itu, mereka juga mengecam aksi provokasi pesawat tanpa awak Rusia ke wilayah pertahanan NATO. Sebagai contoh, militer Rumania mendeteksi penyusupan drone Rusia di wilayah perbatasan mereka bulan lalu.

Kelangkaan Amunisi Akibat Perang Iran

Ukraina saat ini menghadapi krisis pasokan rudal pertahanan udara yang sangat kritis. Akibatnya, wilayah udara Ukraina menjadi lebih rentan terhadap serangan rudal balistik Rusia. Sebab, perang Iran di Timur Tengah sempat menyedot stok amunisi pencegat milik Amerika Serikat. Oleh karena itu, para pemimpin Eropa kini mendesak peningkatan produksi senjata secara mandiri.

Sementara itu, kekhawatiran publik kian memuncak setelah Iran kembali meluncurkan rudal ke wilayah Israel. Dengan demikian, eskalasi baru ini berpotensi mengacaukan proses perundingan damai global yang sedang berjalan.

Ancaman Nuklir di Dekat Chernobyl

Serangan udara terbaru Rusia juga menyasar infrastruktur energi penting di wilayah Ukraina tenggara. Sebagai contoh, serangan drone Rusia merusak fasilitas penyimpanan bahan bakar nuklir bekas di Kyiv. Padahal, lokasi penyimpanan tersebut hanya berjarak 15 kilometer dari Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Chernobyl.

Baca Juga :  Trump Ancam Hentikan Layanan Bea Cukai di Bandara Kota Suaka

Kepala Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, menyatakan keprihatinan mendalam atas insiden berbahaya tersebut. Oleh sebab itu, IAEA berencana mengirimkan tim khusus untuk memeriksa kondisi fasilitas tersebut dalam waktu dekat. Namun, otoritas memastikan radiasi di sekitar lokasi masih berada pada ambang batas aman.

Serangan Balasan Ukraina ke St Petersburg

Di sisi lain, Ukraina juga tidak tinggal diam dan melancarkan serangan balasan yang agresif. Sebagai contoh, drone militer Ukraina sukses menghantam kota Saint Petersburg pada hari Sabtu. Akibatnya, serangan jarak jauh ini mempertegas kemampuan Kyiv untuk menyerang target vital di pedalaman Rusia.

Pertempuran asimetris ini memaksa kedua belah pihak untuk terus mengandalkan serangan udara jarak jauh. Pada akhirnya, koalisi E3 mendesak Vladimir Putin untuk segera menyetujui gencatan senjata tanpa syarat.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji
Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition
AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Rabu, 9 September 2026 - 06:00 WIB

Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti

Minggu, 6 September 2026 - 18:27 WIB

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 September 2026 - 17:25 WIB

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB