Kekerasan di Manggarai: Klaudius A.S. Dihajar Diduga Oknum Polisi, Keluarga Minta Keadilan

Selasa, 9 September 2025 - 07:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, diamuk massa. (Posnews/Ist)

NUSA TENGGARA TIMUR, POSNEWS.CO.ID – Klaudius A.S. (23), warga Kelurahan Pitak, Kecamatan Langke Rembong, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), kini menjalani perawatan di RSUD Ruteng dengan wajah bengkak dan tubuh penuh lebam. Keluarga menuding oknum anggota Polres Manggarai menganiaya pemuda itu.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (6/9/2025) sekitar pukul 04.00 WITA. Saat Klaudius dan tiga rekannya membeli makanan di sekitar Pengadilan Negeri Ruteng, seorang pria yang diduga mabuk menghadang mereka dan menantang berkelahi.

“Di perempatan pengadilan, pria itu datang dengan motor lalu menantang kami. Kami bingung, karena tujuan kami hanya mau belanja,” ujar salah satu rekan korban.

Tak lama kemudian, mobil patroli polisi melintas. Keempat pemuda itu panik dan mencoba melarikan diri. Sayangnya, Klaudius terjatuh, lalu aparat langsung menahannya. Keluarga menduga aparat menganiaya korban setelah membawanya ke pos SPKT Polres Manggarai.

“Bartolomeus Kados, sepupu korban, tegas mengatakan bahwa Klaudius dihajar di pos SPKT. Ia menangis melihat kondisinya dan menegaskan bahwa korban anak baik, bukan penjahat. ‘Kami minta keadilan, pelaku harus dihukum,’ ujarnya.

Menanggapi peristiwa itu, Kapolres Manggarai AKBP Hendri Syaputra membenarkan adanya keributan yang melibatkan Klaudius. Ia menjelaskan bahwa petugas patroli melihat empat orang bertikai. Tiga orang berhasil melarikan diri, sementara petugas langsung menangkap Klaudius yang terjatuh.

Baca Juga :  80 Kg Sabu dan 50 Ribu Pil Ekstasi Disita di Asahan, Polrestabes Medan Ringkus 2 Kurir

“Terkait dugaan keterlibatan anggota, Satreskrim telah menangani kasus ini. Proses hukum tetap berjalan,” kata Kapolres, Senin (8/9/2025).

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Manggarai AKP Donatus Sare menyebutkan bahwa hasil gelar perkara menaikkan status kasus dari penyelidikan ke penyidikan. Polisi pun menetapkan enam orang sebagai tersangka.

“Mereka terdiri dari empat anggota Polres berinisial MN, AES, AMSK, dan B, serta dua pegawai harian lepas (PHL) Polres berinisial PAC dan FM. Polisi akan memproses seluruh tersangka sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Donatus, Senin malam. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Pemeran ‘A Day in My Life’ Mengidap HIV, Uang Rp19 Juta dari Akses Berbayar
PNS di OKI Tewas Bersimbah Darah, Istri Diamankan Polisi
Viral Video Kekerasan Balita di Palembang, Pengasuh Ditangkap Polisi
Viral A Day in My Life, Polisi Bongkar 20 Video yang Diproduksi Dua Pria
Heboh Air Kolam di Bogor Berubah Merah, Begini Penjelasan Polisi
Bentrokan Pemuda di Tual Tewaskan 1 Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku
Banjir Bandang Pasaman Rendam 55 Rumah, Satu Warga Terseret Arus
Polisi Dikeroyok Saat Lerai Perkelahian di Sorong, 2 Terduga Pelaku Dibekuk

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 06:39 WIB

Dua Pemeran ‘A Day in My Life’ Mengidap HIV, Uang Rp19 Juta dari Akses Berbayar

Selasa, 22 September 2026 - 06:19 WIB

PNS di OKI Tewas Bersimbah Darah, Istri Diamankan Polisi

Senin, 21 September 2026 - 20:46 WIB

Viral A Day in My Life, Polisi Bongkar 20 Video yang Diproduksi Dua Pria

Senin, 21 September 2026 - 09:27 WIB

Heboh Air Kolam di Bogor Berubah Merah, Begini Penjelasan Polisi

Senin, 21 September 2026 - 09:17 WIB

Bentrokan Pemuda di Tual Tewaskan 1 Warga, Polisi Amankan Terduga Pelaku

Berita Terbaru

MCHOSE merilis keyboard gaming ACE75 dengan teknologi Hall Effect, Rapid Trigger, dan polling rate 8K. Simak detail spesifikasi. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

MCHOSE Rilis Keyboard Gaming ACE75 Berteknologi Hall Effect

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:00 WIB

Ukraina meluncurkan 1.000 drone ke Moskow di tengah pemilu Rusia. Simak detail gempuran kilang minyak dan rencana pertemuan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu

Selasa, 22 Sep 2026 - 07:01 WIB

Polisi mengamankan terduga pelaku dan pisau 30 cm sebagai barang bukti. (Tangkapan Layar)

DAERAH

PNS di OKI Tewas Bersimbah Darah, Istri Diamankan Polisi

Selasa, 22 Sep 2026 - 06:19 WIB