Kericuhan Lahan Sawit KSO di Rokan Hulu, Satu Orang Tewas dan Lima Luka

Senin, 9 Februari 2026 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

ROKAN HULU, POSNEWS.CO.ID – Konflik pengelolaan lahan sawit dengan skema kerja sama operasi (KSO) kembali memicu bentrokan maut.

Insiden tersebut terjadi di lahan eks PT BS, Dusun IV Rintis, Desa Bontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), dan menewaskan satu orang.

Polisi mencatat bentrokan melibatkan dua kelompok pengamanan swakarsa dan pecah pada Sabtu (7/2/2026). Padahal sebelumnya, kedua pihak telah menyepakati komitmen untuk menahan diri sambil menunggu proses mediasi.

Kasi Humas Polres Rohul, AKP Yohanes, menjelaskan bahwa Polsek Bonai Darussalam telah memediasi kedua belah pihak sebelum insiden terjadi.

Dalam pertemuan tersebut, masing-masing kelompok sepakat tidak melakukan tindakan apa pun hingga jadwal mediasi resmi digelar.

“Polsek Bonai Darussalam sudah memediasi dan kedua pihak sepakat menahan diri sambil menunggu proses mediasi,” ujar AKP Yohanes, Minggu (8/2/2026).

Baca Juga :  Polemik MBG Memanas, PDIP Pastikan Tak Ada Kader Main Proyek Dapur Gizi

Namun demikian, situasi berubah drastis sebelum agenda mediasi yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/2/2026) di Kantor Camat Bonai Darussalam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Puluhan orang mendatangi lokasi lahan sambil membawa senjata tajam dan senapan angin. Massa kemudian mendesak kelompok pengamanan swakarsa KUD serta para pekerja PT BS untuk segera mengosongkan barak.

Selanjutnya, upaya aparat dan tokoh setempat untuk meredam ketegangan tidak membuahkan hasil. Ketegangan pun meningkat hingga berujung bentrokan terbuka.

Dalam kejadian tersebut, kelompok pengamanan swakarsa KSO melakukan perusakan dan melepaskan tembakan ke arah bangunan.

Akibatnya, satu anggota pengamanan swakarsa dari KUD, Bernadus Betu alias Jon, tewas di lokasi kejadian.

Selain korban meninggal dunia, polisi mencatat dua orang mengalami luka berat akibat tembakan, sementara tiga lainnya menderita luka ringan, termasuk luka bacok dan luka akibat senjata tajam.

Baca Juga :  Misteri Kotoran Kubus Wombat: Keajaiban Biologis yang Aneh tapi Nyata

Usai kejadian, Polres Rohul langsung bergerak cepat. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kelompok pengamanan swakarsa yang terlibat, mengumpulkan barang bukti, serta mengevakuasi seluruh korban.

“Pascakejadian, kami langsung melakukan olah TKP, mengamankan pihak-pihak yang terlibat, mengumpulkan barang bukti, dan mengevakuasi korban,” jelas AKP Yohanes.

Selanjutnya, polisi membawa korban meninggal dunia ke RS Bhayangkara Pekanbaru untuk keperluan autopsi.

Sementara itu, para korban luka menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan.

Saat ini, Polres Rohul terus melakukan penggalangan terhadap kedua kelompok pengamanan swakarsa, berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta pihak perusahaan, dan menyiagakan personel tambahan guna mencegah terjadinya konflik susulan di lokasi lahan sawit tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut
JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim
Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal
Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi
Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa
Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan
UNESCO Tunjuk Profesor Tiongkok Chen Qun sebagai Asisten Direktur Jenderal
Iran Serang Tanker Minyak Prima Menggunakan Drone di Selat Hormuz

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 20:59 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut

Minggu, 5 April 2026 - 20:40 WIB

JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 18:39 WIB

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 April 2026 - 18:28 WIB

Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa

Berita Terbaru

Imigrasi sebagai alat tawar. Washington menjajaki kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo untuk memproses deportasi migran ilegal, menyatukan isu perbatasan dengan kepentingan strategis mineral kritis di Afrika. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:39 WIB