Keselamatan Penumpang Jadi Fokus Utama, Pramudi Mikro Trans Wajib Taat SOP

Selasa, 9 Desember 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pramudi Mikro Trans dan Jak Lingko menerima sosialisasi SOP di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Posnews/Kominfo)

Pramudi Mikro Trans dan Jak Lingko menerima sosialisasi SOP di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pasca ugal-ugalan membawa penumpang di jalan raya, puluhan pramudi Mikro Trans dan Jak Lingko di Terminal Bus Kampung Rambutan, Jakarta Timur mendapat sosialisasi SOP demi keselamatan penumpang.

Sosialisasi ini wajib diikuti oleh pramudi untuk mencegah kecelakaan lalu lintas yang bisa merugikan banyak orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Terminal Bus Kampung Rambutan, Revi Zulkarnain, menegaskan, sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pengemudi wajib melayani masyarakat dengan baik.

Baca Juga :  Sopir JakLingko Hina Penumpang Perempuan, TransJakarta Bertindak Cepat dan Pecat

“Kami mengimbau pramudi untuk bekerja sesuai SOP, tidak ugal-ugalan, dan sopan kepada penumpang,” tegasnya, Selasa (9/12/2025).

Revi mengingatkan, sebagian pramudi dulunya berasal dari sopir angkot yang selalu dikejar setoran, sehingga kerap ugalan dan membahayakan penumpang.

“Sekarang pola itu harus ditinggalkan. Jangan ugal-ugalan dan jauhi narkoba atau obat-obatan terlarang,” pungkasnya.

Waspada Libur Natal dan Tahun Baru

Menjelang Natal dan Tahun Baru, Revi menekankan mobilitas tinggi masyarakat menuntut pengawasan ekstra. Pelayanan tetap harus prima dan aman bagi penumpang.

Baca Juga :  Jakbar Buka 1.000 Lowongan Pramudi Mikrotrans, Prioritas Warga Lokal dan Perempuan

Koordinator Mikro Trans wilayah Terminal Bus Kampung Rambutan, Ahmad Ridwan, menambahkan, terminal melayani lima rute dengan 60 armada.

Setiap hari kendaraan beroperasi dari 05.00 hingga 22.00 WIB.

“Keselamatan harus nomor satu. Setiap hari kami lakukan cek kesehatan pengemudi sebelum berangkat, dan pastikan kendaraan layak jalan,” tandas Ahmad. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan
Jakarta hingga Bogor Berpotensi Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 9 September 2026

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB