DEPOK, POSNEWS.CO.ID — Suasana sore di Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok, mendadak berubah mencekam setelah warga menemukan sesosok mayat dalam kondisi mengenaskan di sebuah lahan kosong pada Selasa (4/8/2026).
Korban ditemukan tanpa kedua kaki, kedua tangan terikat kain putih, dan mengalami luka terbuka di bagian leher.
Polisi kini menyelidiki kasus tersebut sebagai dugaan pembunuhan disertai mutilasi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penemuan jasad itu terjadi sekitar pukul 15.30 WIB. Awalnya, seorang warga berinisial H melihat sebuah karung yang tergeletak di lokasi.
Karena mengira karung tersebut hanya berisi sampah, ia tidak menaruh curiga dan kemudian memberi tahu adiknya, MR.
“Dan mengira karung tersebut berisi sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan. Keberadaan karung tersebut kemudian diberitahukan kepada adiknya, MR,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (4/8/2026).
Beberapa saat kemudian, MR berniat membakar karung tersebut. Namun, ketika plastik pembungkus mulai meleleh akibat api, ia justru melihat bagian tubuh manusia di dalamnya.
Temuan mengerikan itu langsung dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas.
“Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas,” ujar Budi.
Korban Diduga Dibunuh Secara Brutal
Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Pancoran Mas bersama Tim Inafis Polres Metro Depok langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Hasil pemeriksaan awal menunjukkan korban ditemukan tanpa pakaian. Kedua tangannya terikat menggunakan kain putih, sementara kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha.
Polisi juga menemukan luka terbuka di bagian leher. Jasad korban dimasukkan ke dalam karung beras dan dibungkus plastik hitam sebelum dibuang di lahan kosong.
“Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher, serta jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam,” jelas Budi.
Polisi Buru Pelaku
Sementara itu, Tim Inafis Polres Metro Depok masih melakukan identifikasi terhadap korban.
Jenazah telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan forensik guna mengungkap identitas korban serta penyebab pasti kematiannya.
Di sisi lain, penyidik juga memburu pelaku dan mendalami kemungkinan motif di balik dugaan pembunuhan sadis tersebut.
Polisi memeriksa saksi-saksi, menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, dan mengumpulkan barang bukti yang dapat mengarah pada pelaku.
Kasus penemuan mayat tanpa kedua kaki di Pancoran Mas ini menjadi salah satu perkara kriminal paling menggemparkan di Depok sepanjang 2026.
Polisi mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga untuk segera melapor demi mempercepat proses identifikasi korban. **
Editor : Hadwan













