Xbox Bantah Klaim Sepihak IGN Atas Dominasi PlayStation

Rabu, 1 Juli 2026 - 13:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pukulan telak industri game. Microsoft memangkas 4.800 pekerja secara global dan merestrukturisasi divisi Xbox akibat krisis biaya perangkat keras. Dok: Istimewa.

Pukulan telak industri game. Microsoft memangkas 4.800 pekerja secara global dan merestrukturisasi divisi Xbox akibat krisis biaya perangkat keras. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Microsoft membantah keras laporan terbaru milik media game IGN mengenai angka pemesanan GTA VI.

Polemik Tautan Afiliasi dan Data Palsu

IGN sebelumnya mengeklaim dominasi mutlak PlayStation atas Xbox dalam pemesanan awal game tersebut. Media tersebut menyebut rasio pemesanan mencapai angka delapan banding satu untuk PlayStation.

Namun, IGN memperoleh data tersebut hanya dari program tautan afiliasi milik mereka sendiri. Juru bicara Xbox segera melayangkan klarifikasi tegas melalui media Windows Central.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pihak luar tidak bisa memakai data klik tautan untuk mengukur pesanan riil,” tegas perwakilan Xbox.

Baca Juga :  Windows 11 Laporkan Hapus Driver GPU Laptop Gaming

Microsoft justru mengeklaim rekor pesanan awal yang sangat luar biasa pada konsol mereka. Mereka meminta publik mengabaikan klaim sepihak tersebut dan menunggu rilis data resmi.

Harga Premium yang Memantik Perdebatan

Rockstar Games mulai membuka keran pra-pesan global sejak 25 Juni 2026. Langkah taktis ini sekaligus mengakhiri rumor liar mengenai harga jual game tersebut.

Rockstar mematok harga Standard Edition sebesar USD 79,99 atau sekitar Rp 1,3 juta. Sedangkan untuk versi Ultimate Edition, peminat harus membayar USD 99,99 atau sekitar Rp 1,6 juta.

Harga ini masih berada di bawah angka seratus dolar yang sempat mencemaskan para gamer. Meski begitu, komunitas tetap menganggap harga USD 80 masuk kategori premium.

Lonjakan Gila Harga Konsol Modern

Beban para gamer kian berat karena harga mesin konsol juga terus meroket. Berikut adalah perbandingan kenaikan harga konsol dari akhir 2020 hingga tahun 2026:

Baca Juga :  Chip A19 Pro: Apple Kembangkan MacBook Neo Generasi Kedua
Konsol Harga Rilis (2020) Harga Baru (2026) Keterangan
Xbox Series S (512GB) USD 299 USD 499 Kenaikan ketiga dalam 15 bulan terakhir per Agustus.
PlayStation 5 (Digital) USD 399 USD 599 Krisis komponen global memicu lonjakan harga yang signifikan.

Nilai Game Sejak Era Sembilan Puluh

Tren harga game sebenarnya tidak banyak berubah jika kita menengok sejarah. Iklan lawas menunjukkan harga game AAA berkisar USD 60 hingga USD 75 sejak era 1990-an.

Industri game mempertahankan kisaran harga tersebut selama hampir tiga dekade. Padahal, biaya produksi game modern saat ini sudah membengkak hingga ratusan kali lipat.

Sebaliknya, produsen perangkat keras justru melipatgandakan harga konsol secara agresif belakangan ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Logitech Pamerkan Keyboard G Pro X2 Rapid
Shift Up Sediakan Opsi Matikan Frame Generation FSR 3.1
8BitDo Merilis Controller Edisi Tomb Raider 30th Anniversary
MSI Meluncurkan Monitor Gaming Dual Mode MAG 271KPD7
Kelompok Konsumen Belanda Menggugat Epic Games
WiCi One Hadirkan eGPU Nirkabel RTX 5060 Ti dan RTX 5090
HoYoverse Membagikan Kunci Final Beta dan Spesifikasi Resmi
Meta Meluncurkan Horizon Create dan Horizon Studio Berbasis AI

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:42 WIB

Logitech Pamerkan Keyboard G Pro X2 Rapid

Selasa, 29 September 2026 - 13:30 WIB

Shift Up Sediakan Opsi Matikan Frame Generation FSR 3.1

Selasa, 29 September 2026 - 12:20 WIB

8BitDo Merilis Controller Edisi Tomb Raider 30th Anniversary

Selasa, 29 September 2026 - 11:17 WIB

MSI Meluncurkan Monitor Gaming Dual Mode MAG 271KPD7

Selasa, 29 September 2026 - 10:14 WIB

Kelompok Konsumen Belanda Menggugat Epic Games

Berita Terbaru