KPK OTT Wamenaker Noel, Sita Puluhan Mobil, Uang Tunai, dan Motor Ducati

Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel. Dok-Istimewa)

Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel. Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita puluhan mobil, uang tunai, dan motor sport dalam operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer alias Noel.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menjelaskan, “Yang pasti ada uang, ada puluhan mobil.” Selain itu, kata Fitroh, KPK juga mengamankan motor Ducati dari OTT tersebut.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 11 Desember Tak Stabil, BMKG: Panas Terik Berlanjut Hujan Deras

Noel ditangkap Rabu (20/8/2025) malam dan kini sedang menjalani pemeriksaan di gedung KPK. Total, sebanyak 10 orang diamankan KPK terkait kasus ini. Kasus OTT Wamenaker Noel berkaitan dengan dugaan pemerasan pengurusan sertifikasi K3.

Fitroh menambahkan, “Pemerasan dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan terkait pengurusan sertifikasi K3.” Setelah penangkapan, KPK langsung menyegel ruangan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.

Baca Juga :  10 Rekomendasi Gado-Gado Enak di Jakarta, Legendaris sampai Hidden Gem

OTT ini menjadikan Noel sebagai anggota kabinet Presiden Prabowo Subianto–Wapres Gibran Rakabuming Raka pertama yang terkena OTT KPK. Dugaan pemerasan itu menimbulkan sorotan luas karena melibatkan pengurusan sertifikasi K3 yang seharusnya menjadi prosedur administratif standar bagi perusahaan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut
JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim
Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal
Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi
Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa
Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan
UNESCO Tunjuk Profesor Tiongkok Chen Qun sebagai Asisten Direktur Jenderal
Iran Serang Tanker Minyak Prima Menggunakan Drone di Selat Hormuz

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 20:59 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut

Minggu, 5 April 2026 - 20:40 WIB

JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 18:39 WIB

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 April 2026 - 18:28 WIB

Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa

Berita Terbaru

Imigrasi sebagai alat tawar. Washington menjajaki kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo untuk memproses deportasi migran ilegal, menyatukan isu perbatasan dengan kepentingan strategis mineral kritis di Afrika. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:39 WIB