KPK Periksa Istri Ono Surono, Kasus Suap Proyek Bekasi Makin Panas

Selasa, 7 April 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus dugaan suap “ijon” proyek di Kabupaten Bekasi.

Terbaru, penyidik memanggil Setyowati Anggraini Saputro, istri dari politisi Ono Surono, untuk diperiksa sebagai saksi, Selasa (7/4/2026).

Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi, Budi Prasetyo, menegaskan pemeriksaan ini bagian dari pendalaman aliran dana dalam kasus suap proyek di lingkungan Pemkab Bekasi.

Penyidik memeriksa Setyowati di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan. Hingga kini, materi pemeriksaan masih dirahasiakan.

Namun, KPK fokus menelusuri dugaan aliran uang dari praktik suap proyek kepada sejumlah pihak, termasuk keterkaitan dengan Ono Surono.

Baca Juga :  Washington Tolak Tenggat Waktu Saat Ancaman Serangan Militer ke Iran Capai 90 Persen

Rumah Ono Surono Digeledah, Uang Ratusan Juta Disita

Sebelumnya, KPK menggeledah rumah Ono Surono di:

  • Bandung
  • Indramayu

Dari penggeledahan itu, penyidik menyita:

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Dokumen penting
  • Barang bukti elektronik
  • Uang tunai ratusan juta rupiah

Meski begitu, KPK belum mengungkap nilai pasti uang sitaan.

KPK sebelumnya juga telah memeriksa Ono Surono sebagai saksi pada Januari 2026. Dalam pemeriksaan itu, penyidik mendalami dugaan aliran dana dari pihak penyuap Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, melalui perantara Sarjan.

Baca Juga :  AS Peringatkan Warganya di Venezuela Jadi Target Buruan Milisi

“Diduga ada aliran uang yang diterima,” kata Budi.

Namun, jumlah uang yang diterima masih didalami karena kemungkinan ada aliran dana lain.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut praktik “ijon proyek”—yakni pemberian uang di awal untuk mengamankan proyek pemerintah.

KPK memastikan penyidikan akan terus berkembang, termasuk menelusuri:

  • Pihak penerima aliran dana
  • Jalur distribusi uang
  • Peran masing-masing pihak (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Astronot Artemis II Pecahkan Rekor Jarak Terjauh Manusia dari Bumi
BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Etomidate hingga Sabu di Rokok Elektrik Bikin Geger
Trump Ancam Penjarakan Jurnalis Terkait Bocoran Penyelamatan Pilot di Iran
P21! Bareskrim Polri Limpahkan Tersangka dan 30 Kg Sabu ke Kejari Badung Bali
Trump Beri Ultimatum 24 Jam Saat Iran Tuntut Akhir Perang
WFH ASN DKI Jakarta Tiap Jumat Mulai Berlaku, Tak Semua Pegawai Bisa Ikut
Anggota Damkar Dibegal di Jakpus, Dihajar Batu hingga Luka Parah – Ini Kronologinya
Ben Roberts-Smith Ditangkap atas Lima Dakwaan Kejahatan Perang

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 16:06 WIB

Astronot Artemis II Pecahkan Rekor Jarak Terjauh Manusia dari Bumi

Selasa, 7 April 2026 - 16:03 WIB

BNN Usul Vape Dilarang, Temuan Etomidate hingga Sabu di Rokok Elektrik Bikin Geger

Selasa, 7 April 2026 - 15:55 WIB

Trump Ancam Penjarakan Jurnalis Terkait Bocoran Penyelamatan Pilot di Iran

Selasa, 7 April 2026 - 15:32 WIB

P21! Bareskrim Polri Limpahkan Tersangka dan 30 Kg Sabu ke Kejari Badung Bali

Selasa, 7 April 2026 - 14:48 WIB

Trump Beri Ultimatum 24 Jam Saat Iran Tuntut Akhir Perang

Berita Terbaru

Sejarah baru di luar angkasa. Kru Artemis II melampaui rekor jarak Apollo 13 yang telah bertahan selama 56 tahun, membawa manusia lebih dekat ke ambisi pangkalan bulan permanen dan misi Mars. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Astronot Artemis II Pecahkan Rekor Jarak Terjauh Manusia dari Bumi

Selasa, 7 Apr 2026 - 16:06 WIB

Timur Tengah di titik didih. Presiden Donald Trump mengancam akan melenyapkan seluruh jembatan dan pembangkit listrik Iran jika Selat Hormuz tidak dibuka pada Selasa malam, sementara Teheran menuntut pengakhiran perang secara total. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Beri Ultimatum 24 Jam Saat Iran Tuntut Akhir Perang

Selasa, 7 Apr 2026 - 14:48 WIB