Dua Pemuda Terduga Tawuran di Depok Ditembak Polisi, Bawa Celurit dan Golok

Selasa, 19 Agustus 2025 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama (Posnews/Ist)

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama (Posnews/Ist)

DEPOK, ONLINEWS.CO.ID – Polisi menembak dua pemuda terduga pelaku tawuran di Sukmajaya, Kota Depok, karena membawa senjata tajam berupa celurit dan golok saat dikejar Tim Perintis Presisi Polres Depok, Sabtu (9/8/2025) dini hari.

Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama, mengatakan, barang bukti senjata tajam sudah diamankan sebagai indikasi rencana tawuran.

Polisi mengejar dua korban dan satu pelaku lain dari Jalan Juanda. Awalnya, Tim Perintis Presisi menembakkan tembakan peringatan ke udara. Namun, karena diabaikan, polisi menembak punggung dua pemuda untuk menghentikan mereka.

Rekan salah satu korban mengakui rencana tawuran. “Joki motor menyatakan dua rekannya membawa senjata tajam dan bersiap tawuran,” jelas Made.

Status dan Kondisi Korban

Kasus ini melibatkan pemuda berusia di atas 18 tahun, bukan pelajar. Saat ini, kedua korban dirawat di rumah sakit berbeda, dengan kondisi stabil. Salah satu dirawat di RS Kramat Jati, sementara satunya di RS Mitra Keluarga.

Baca Juga :  Jelang Duel Panas Indonesia U-22 vs Filipina SEA Games 2025, Indra Sjafri Pasang Alarm Waspada

Polres Metro Depok bersama Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangani kasus ini. Awalnya, polisi mendapat laporan warga pukul 02.00 WIB tentang maraknya tawuran dan kejahatan jalanan. Tim Perintis Presisi langsung menuju lokasi dan mencoba menghentikan para pelaku.

Polisi menembakkan tembakan peringatan sebanyak tiga kali ke udara. Meski begitu, para pelaku tetap melarikan diri hingga polisi menembak, menyebabkan dua pemuda terluka. Salah satunya berinisial R (20), sementara identitas pelaku kedua belum dirilis. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice
Residivis Narkoba Diciduk di Mampang, Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas
4 Motor Diduga untuk Balap Liar Diamankan Brimob di Kalimalang
Jule Diamankan Polisi Terkait Vape Etomidate, Begini Kronologinya
Pilkades Bekasi Tinggal Sehari, Polisi Waspadai Botoh dan Bentuk Satgas Antijudi
Tiga Karung di Petamburan Bikin Polisi Curiga, Isinya 62,5 Kg Ganja
Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut
Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 07:50 WIB

Jule Tak Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Alasan Pilih Restorative Justice

Minggu, 20 September 2026 - 07:16 WIB

Residivis Narkoba Diciduk di Mampang, Sabu Diduga Dikendalikan dari Lapas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:52 WIB

4 Motor Diduga untuk Balap Liar Diamankan Brimob di Kalimalang

Sabtu, 19 September 2026 - 16:44 WIB

Jule Diamankan Polisi Terkait Vape Etomidate, Begini Kronologinya

Sabtu, 19 September 2026 - 13:24 WIB

Pilkades Bekasi Tinggal Sehari, Polisi Waspadai Botoh dan Bentuk Satgas Antijudi

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ketegangan di Semenanjung Korea. Korea Utara kembali meluncurkan rudal balistik dari pangkalan kapal selam Sinpo, bertepatan dengan laporan IAEA mengenai peningkatan serius fasilitas pengayaan uranium rezim Kim Jong Un tahun 2026.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang

Minggu, 20 Sep 2026 - 18:42 WIB

Ilustrasi, musim hujan Jakarta diprediksi BMKG mulai Oktober 2026 dan mencapai puncak pada Januari-Februari 2027.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Jakarta Mulai Masuk Musim Hujan Oktober, BMKG Ungkap Puncaknya

Minggu, 20 Sep 2026 - 15:50 WIB