Kreasi Minuman Segar Tanpa Gula Berlebih untuk Berbuka

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Minuman hangat seperti wedang jahe, susu kunyit, dan teh jahe lemon yang meningkatkan imun tubuh saat musim hujan. (Posnews/Bluebird Provisions on Unsplash)

Minuman hangat seperti wedang jahe, susu kunyit, dan teh jahe lemon yang meningkatkan imun tubuh saat musim hujan. (Posnews/Bluebird Provisions on Unsplash)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Momen berbuka puasa identik dengan sajian yang manis dan menyegarkan. Namun, kebiasaan mengonsumsi sirup dan minuman instan secara berlebihan justru berisiko mengganggu metabolisme tubuh.

Tubuh memerlukan asupan yang mudah petugas serap tanpa memicu lonjakan insulin yang drastis. Oleh karena itu, eksplorasi resep takjil sehat menjadi sangat penting. Dengan memilih bahan yang tepat, Anda tetap dapat menikmati kesegaran tanpa harus mengorbankan kesehatan jangka panjang.

1. Kreasi Buah Segar dengan Santan Nabati

Banyak orang menyukai tekstur minuman yang creamy. Meskipun santan kelapa tradisional sangat populer, Anda dapat mencoba variasi santan nabati yang lebih ringan dan rendah lemak jenuh.

Resep Smoothie Melon Creamy:

  • Bahan: Potongan buah melon hijau, susu almon (atau susu kedelai tanpa pemanis), dan es batu secukupnya.
  • Cara Membuat: Blender seluruh bahan hingga halus. Susu almon memberikan tekstur gurih yang khas tanpa menambah beban kolesterol.
  • Manfaat: Melon memiliki kandungan air yang sangat tinggi (sekitar 90%). Alhasil, minuman ini sangat efektif untuk mendinginkan suhu tubuh setelah berpuasa.
Baca Juga :  Seni Digital Detox: Saat Anak Muda Memilih Hening dari Bisingnya Dunia Maya

2. Alternatif Pemanis Alami: Madu dan Kurma

Anda harus mulai meninggalkan penggunaan gula pasir atau kental manis pada minuman buka puasa. Sebagai gantinya, alam menyediakan pemanis yang jauh lebih kaya akan nutrisi.

Madu murni mengandung antioksidan dan enzim yang membantu pemulihan energi secara cepat. Selain itu, kurma merupakan pemanis paling ideal karena mengandung serat tinggi. Anda dapat membuat “Pasta Kurma” dengan merendam kurma tanpa biji di dalam air hangat, lalu menghaluskannya.

Tips Penggunaan: Masukkan satu sendok pasta kurma ke dalam jus buah atau teh hangat Anda. Dengan demikian, Anda mendapatkan rasa manis alami sekaligus asupan potasium yang baik untuk fungsi jantung dan otot.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

3. Rehidrasi Maksimal dengan Infused Water

Air putih sering kali terasa membosankan saat berbuka. Namun demikian, infused water memberikan sensasi rasa buah yang halus tanpa kandungan kalori yang merusak diet Anda.

Baca Juga :  Pembangunan Keiku Apartemen PIK 2 Memakan Korban, Pekerja Tewas Terperosok Lubang Atap

Ada dua jenis infused water yang sangat disarankan untuk berbuka:

  • Classic Refresh: Campuran irisan lemon, mentimun, dan daun mint. Mentimun membantu hidrasi kulit, sementara lemon memberikan dorongan vitamin C.
  • Air Nabeez (Infused Water Kurma): Rendam 3-5 butir kurma dalam air matang selama 8-12 jam. Minuman ini merupakan tradisi yang membantu menyeimbangkan tingkat keasaman lambung setelah seharian kosong.

4. Tips Menjaga Nutrisi Tetap Maksimal

Kesalahan umum dalam membuat takjil sehat adalah membiarkan minuman terpapar suhu ruang terlalu lama. Pasalnya, vitamin dalam buah segar mudah rusak jika terkena panas atau cahaya matahari langsung.

Selanjutnya, pastikan Anda tidak menggunakan es batu secara berlebihan. Suhu yang terlalu dingin dapat mengejutkan sistem pencernaan yang baru saja aktif kembali. Pada akhirnya, transisi perlahan menuju gaya hidup rendah gula saat Ramadan akan membantu Anda tetap bugar dan terhindar dari kenaikan berat badan yang tidak diinginkan pasca-Lebaran.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Tegaskan ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Berhak Ajukan Pleidoi di PN Batam
Ibu ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Menangis, Minta Prabowo Hentikan Hukuman Mati
Cuaca Jabodetabek 21 Februari 2026, Berawan Tebal Hingga Hujan Ringan
Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran
Kronologi KA Bandara Soetta Tabrak Truk Trailer di Tangerang Terekam CCTV
Pemerintah Wacanakan Komnas HAM Punya Kewenangan Penyidikan Kasus HAM Berat
Begal Modus Pura-pura Diludahi di Cempaka Putih, Motor Pemuda Sukabumi Raib
Banjir Jakarta 20 Februari 2026: 168 RT Terendam, Kampung Melayu Capai 1,5 Meter

Berita Terkait

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:51 WIB

Kejagung Tegaskan ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Berhak Ajukan Pleidoi di PN Batam

Sabtu, 21 Februari 2026 - 05:19 WIB

Ibu ABK Terdakwa 2 Ton Sabu Menangis, Minta Prabowo Hentikan Hukuman Mati

Sabtu, 21 Februari 2026 - 04:53 WIB

Cuaca Jabodetabek 21 Februari 2026, Berawan Tebal Hingga Hujan Ringan

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:55 WIB

Kreasi Minuman Segar Tanpa Gula Berlebih untuk Berbuka

Jumat, 20 Februari 2026 - 18:45 WIB

Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran

Berita Terbaru

Minuman hangat seperti wedang jahe, susu kunyit, dan teh jahe lemon yang meningkatkan imun tubuh saat musim hujan. (Posnews/Bluebird Provisions on Unsplash)

NETIZEN

Kreasi Minuman Segar Tanpa Gula Berlebih untuk Berbuka

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:55 WIB

Otonomi vs Federasi. Premier Alberta Danielle Smith mengumumkan referendum untuk membatasi jumlah imigran guna mengurangi beban berat pada layanan publik dan infrastruktur provinsi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Krisis Kesatuan Kanada: Alberta Gelar Referendum Batasi Imigran

Jumat, 20 Feb 2026 - 18:45 WIB