Banjir Jakarta 20 Februari 2026: 168 RT Terendam, Kampung Melayu Capai 1,5 Meter

Jumat, 20 Februari 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir 1,5 meter merendam permukiman Kampung Melayu Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

Banjir 1,5 meter merendam permukiman Kampung Melayu Jakarta Timur. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) BPBD DKI Jakarta melaporkan jumlah titik banjir di Ibu Kota terus bertambah hingga sore ini, Jumat (20/2/2026).

Per pukul 16.00 WIB, sebanyak 168 rukun tetangga (RT) dan 7 ruas jalan masih tergenang.

Command Center BPBD DKI Jakarta menyebutkan genangan tersebar di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Wilayah dengan dampak terparah berada di Jakarta Selatan dengan 89 RT terendam.

“Kami mencatat 168 RT dan 7 ruas jalan masih tergenang. Personel terus memantau dan melakukan penanganan di lapangan,” ujar BPBD.

Kampung Melayu Terparah, Air Capai 150 Cm

Banjir terdalam terjadi di Kelurahan Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur. Ketinggian air di 16 RT mencapai 110 hingga 150 sentimeter akibat luapan Kali Ciliwung dan hujan berintensitas tinggi.

Selain Kampung Melayu, wilayah Bidara Cina (19 RT) dan Cawang (7 RT) juga terdampak cukup serius dengan ketinggian air hingga 125 sentimeter.

Jakarta Selatan Dominan, 89 RT Terendam

Di Jakarta Selatan, banjir meluas ke 89 RT. Titik terbanyak berada di Kelurahan Petogogan dengan 39 RT terendam setinggi 50–80 cm akibat luapan Kali Krukut dan PHB Nipam.

Wilayah lain yang terdampak antara lain:

  • Petukangan Utara: 10 RT (hingga 100 cm)
  • Pesanggrahan: 9 RT (30–60 cm)
  • Pondok Pinang: 6 RT (90 cm)
  • Bintaro: 8 RT (40–70 cm)
  • Pejaten Timur: 3 RT (hingga 95 cm)

Luapan Kali Ciliwung, Kali Pesanggrahan, Kali Krukut, dan Kali Uangan menjadi faktor utama genangan.

Jakarta Barat 33 RT, Jalan Daan Mogot Tergenang

Sementara itu, Jakarta Barat mencatat 33 RT terendam, terutama di Kedaung Kali Angke dan Rawa Buaya yang terdampak luapan Kali Angke.

Sejumlah ruas jalan utama juga tergenang, di antaranya:

  • Jalan Pondok Karya, Pela Mampang (60 cm)
  • Jalan Daan Mogot KM 13, Rawa Buaya (40 cm)
  • Jalan Strategi Raya dan Basoka Raya, Joglo (30–40 cm)
  • Jalan Puri Kembangan (depan SMK Budi Murni) (60 cm)
Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Anggaran Hampir Rp13 Triliun untuk Perbaikan Irigasi Pertanian di 2025

Genangan di jalur strategis ini memicu perlambatan arus lalu lintas dan antrean kendaraan.

Jakarta Utara dan Wilayah Surut

Di Jakarta Utara, genangan tersisa di 1 RT Kelurahan Rorotan setinggi 50 cm akibat luapan Kali Cakung Drain.

Namun demikian, sejumlah titik sudah berangsur surut, antara lain di Lebak Bulus, Pesanggrahan, Cilandak Timur, Kebayoran Lama Utara, serta beberapa ruas jalan di Jakarta Selatan, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.

BPBD Targetkan Genangan Cepat Surut

BPBD DKI Jakarta mengerahkan personel untuk memonitor seluruh titik banjir.

Selain itu, BPBD berkoordinasi dengan Dinas SDA, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan air serta memastikan saluran air berfungsi optimal.

Petugas juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi warga terdampak dan menargetkan genangan dapat surut dalam waktu cepat.

Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi kenaikan debit air, terutama di bantaran Kali Ciliwung dan Kali Pesanggrahan, mengingat intensitas hujan masih berpotensi terjadi pada malam hari. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung
Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total
Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya
PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa
Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran
Hery Susanto Resmi Ditahan Kejagung, Terseret Kasus Korupsi Nikel Rp1,5 Miliar
Bagaimana Perang Iran Memperkokoh Hegemoni Energi Hijau Tiongkok
Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba via Ojol, Lab Vape Etomidate di Jaktim Digerebek

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:20 WIB

Pemerintah AS Siap Kembalikan Dana Tarif $166 Miliar Pasca-Putusan Mahkamah Agung

Kamis, 16 April 2026 - 17:13 WIB

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 April 2026 - 16:31 WIB

Operasi Ikan Sapu-Sapu DKI Jakarta Digelar Serentak Jumat Pagi, Ini 5 Lokasinya

Kamis, 16 April 2026 - 16:04 WIB

PBB Kucurkan Dana Darurat Saat Korban Perang Iran Tembus 2.360 Jiwa

Kamis, 16 April 2026 - 15:21 WIB

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Berita Terbaru

Runtuhnya era Orban. Partai oposisi Tisza pimpinan Peter Magyar meraih kemenangan telak dalam pemilu Hungaria 2026, mengakhiri kekuasaan panjang Viktor Orban dan menjanjikan kembalinya aliansi kuat dengan Uni Eropa serta NATO. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peter Magyar Tuntut Presiden Sulyok Mundur guna Reset Total

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:13 WIB

Mencari kesatuan ekonomi. Para pemimpin keuangan G7 berkumpul di Washington guna menghadapi lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok global akibat blokade Selat Hormuz yang masih berlanjut di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menteri Keuangan G7 Cari Solusi atas Dampak Perang Iran

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:21 WIB