KSPI Tolak UMP Jakarta 2026 Rp 5,72 Juta, Buruh Siap Gugat dan Turun ke Jalan

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal akan dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026.
(Posnews/KSPI)

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal akan dilantik menjadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan di Istana Negara, Jakarta, Senin 8 Juni 2026. (Posnews/KSPI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak keras kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 5.729.876.

Serikat buruh menilai besaran tersebut terlalu rendah dan bahkan kalah dibanding UMP Bekasi dan Karawang, Jawa Barat.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan penolakan itu berlaku tegas. Menurutnya, penetapan UMP dengan indeks 0,75 membuat upah buruh Jakarta hanya berada di kisaran Rp 5,73 juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menolak. KSPI dan Partai Buruh menolak UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta,” kata Said Iqbal, Jumat (26/12/2025).

Buruh Tuntut 100 Persen KHL

Selanjutnya, Said menyebut seluruh aliansi buruh DKI Jakarta sepakat menuntut UMP 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Berdasarkan hitungan Kementerian Ketenagakerjaan, nilai KHL Jakarta mencapai Rp 5,89 juta per bulan.

Baca Juga :  Mengapa Energi Terbarukan Menjadi Primadona Pasar Saham 2026?

Ia menegaskan selisih Rp 160 ribu dari UMP yang ditetapkan sangat berarti bagi buruh. “Selisih itu bisa untuk makan, transportasi, dan kebutuhan dasar,” ujarnya.

Lebih jauh, Said menyoroti fakta bahwa UMP Jakarta justru lebih rendah dari UMK Bekasi dan Karawang yang sudah menyentuh Rp 5,95 juta. “Biaya hidup Jakarta paling mahal, tapi upahnya lebih rendah. Ini tidak masuk akal,” tegasnya.

Said juga mengkritik klaim Pemprov DKI soal insentif transportasi, air bersih, dan BPJS. Menurutnya, insentif tersebut bukan upah, tidak diterima langsung buruh, dan jumlahnya terbatas karena bergantung APBD.

“Buruh Jakarta lebih dari satu juta orang. Tidak mungkin semua dapat insentif. Jadi itu bukan solusi,” tandasnya.

Bahkan, data BPS menunjukkan biaya hidup keluarga kecil di Jakarta bisa mencapai Rp 15 juta per bulan. “UMP 100 persen KHL saja belum mencukupi, apalagi Rp 5,7 juta,” tambah Said.

Baca Juga :  Trump Ancam Serangan Baru Saat Iran Perketat Blokade

KSPI Siap Gugat dan Turun ke Jalan

Karena itu, KSPI menyiapkan gugatan ke PTUN dan menggelar aksi massa di Istana Negara dan Balai Kota DKI pada akhir Desember 2025 atau awal Januari 2026.

“Upah murah memperparah krisis daya beli. Buruh tidak akan diam,” tegas Said Iqbal.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menetapkan UMP Jakarta 2026 naik 6,17 persen menjadi Rp 5.729.876, atau naik Rp 333.115 dari tahun sebelumnya.

Pramono menyebut penetapan UMP mengacu pada PP Nomor 49 Tahun 2025 dengan faktor alfa 0,5–0,9 sebagai dasar perhitungan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penemuan 996 Senjata di Sekolah Pondok Pinang, Yayasan Berlakukan PJJ
HUT RI ke-81, Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta di Jakarta Cuma Rp1
JPO Viral Rasuna Said Dibongkar, Pemprov DKI Tingkatkan Fasilitas Baru
Jakarta Berawan Sepanjang Hari, Jakarta Selatan Terpanas
TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB
Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Diusut, Puslabfor Telusuri Titik Awal Api
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Sabtu 8 Agustus 2026, Jakarta Cerah Berawan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:46 WIB

Penemuan 996 Senjata di Sekolah Pondok Pinang, Yayasan Berlakukan PJJ

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:57 WIB

HUT RI ke-81, Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta di Jakarta Cuma Rp1

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:05 WIB

JPO Viral Rasuna Said Dibongkar, Pemprov DKI Tingkatkan Fasilitas Baru

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Jakarta Berawan Sepanjang Hari, Jakarta Selatan Terpanas

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:06 WIB

TransJakarta Perpanjang Operasional Rute Blok M–Ancol hingga 02.00 WIB

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

HUT RI ke-81, Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta di Jakarta Cuma Rp1

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:57 WIB