KSPI Tolak UMP Jakarta 2026 Rp 5,72 Juta, Buruh Siap Gugat dan Turun ke Jalan

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Partai Buruh Said Iqbal. (Posnews/KSPI)

Presiden Partai Buruh Said Iqbal. (Posnews/KSPI)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menolak keras kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta 2026 yang ditetapkan sebesar Rp 5.729.876.

Serikat buruh menilai besaran tersebut terlalu rendah dan bahkan kalah dibanding UMP Bekasi dan Karawang, Jawa Barat.

Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menegaskan penolakan itu berlaku tegas. Menurutnya, penetapan UMP dengan indeks 0,75 membuat upah buruh Jakarta hanya berada di kisaran Rp 5,73 juta.

“Kami menolak. KSPI dan Partai Buruh menolak UMP DKI Jakarta 2026 sebesar Rp 5,73 juta,” kata Said Iqbal, Jumat (26/12/2025).

Buruh Tuntut 100 Persen KHL

Selanjutnya, Said menyebut seluruh aliansi buruh DKI Jakarta sepakat menuntut UMP 100 persen Kebutuhan Hidup Layak (KHL). Berdasarkan hitungan Kementerian Ketenagakerjaan, nilai KHL Jakarta mencapai Rp 5,89 juta per bulan.

Baca Juga :  Gratis! Nikmati Jakarta Light Festival & Gegap Gempita Kota Tua untuk HUT Ke-80 RI, Hiburan Artis Top Menanti

Ia menegaskan selisih Rp 160 ribu dari UMP yang ditetapkan sangat berarti bagi buruh. “Selisih itu bisa untuk makan, transportasi, dan kebutuhan dasar,” ujarnya.

Lebih jauh, Said menyoroti fakta bahwa UMP Jakarta justru lebih rendah dari UMK Bekasi dan Karawang yang sudah menyentuh Rp 5,95 juta. “Biaya hidup Jakarta paling mahal, tapi upahnya lebih rendah. Ini tidak masuk akal,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Said juga mengkritik klaim Pemprov DKI soal insentif transportasi, air bersih, dan BPJS. Menurutnya, insentif tersebut bukan upah, tidak diterima langsung buruh, dan jumlahnya terbatas karena bergantung APBD.

“Buruh Jakarta lebih dari satu juta orang. Tidak mungkin semua dapat insentif. Jadi itu bukan solusi,” tandasnya.

Bahkan, data BPS menunjukkan biaya hidup keluarga kecil di Jakarta bisa mencapai Rp 15 juta per bulan. “UMP 100 persen KHL saja belum mencukupi, apalagi Rp 5,7 juta,” tambah Said.

Baca Juga :  34 Pria Tersangka Pesta Gay di Hotel Ngagel Surabaya, Satu Pemodal Diamankan

KSPI Siap Gugat dan Turun ke Jalan

Karena itu, KSPI menyiapkan gugatan ke PTUN dan menggelar aksi massa di Istana Negara dan Balai Kota DKI pada akhir Desember 2025 atau awal Januari 2026.

“Upah murah memperparah krisis daya beli. Buruh tidak akan diam,” tegas Said Iqbal.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menetapkan UMP Jakarta 2026 naik 6,17 persen menjadi Rp 5.729.876, atau naik Rp 333.115 dari tahun sebelumnya.

Pramono menyebut penetapan UMP mengacu pada PP Nomor 49 Tahun 2025 dengan faktor alfa 0,5–0,9 sebagai dasar perhitungan.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok
Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi
Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam
BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:04 WIB

Tabrak Lari di Kalimalang, Pedagang Buah Terluka Parah – Polisi Buru Sopir Pajero Hitam

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Berita Terbaru

Inggris dalam siaga

INTERNASIONAL

Essa Suleiman Didakwa Percobaan Pembunuhan, Inggris Siaga Tinggi

Minggu, 3 Mei 2026 - 13:15 WIB

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB