Polisi Selidiki Peran Pegawai Kejagung dalam Kematian Misterius Sutrimo

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Bhudi Hermanto. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Polisi memperdalam dugaan keterlibatan seorang pegawai Kejaksaan Agung (Kejagung) berinisial Febrio Adiono dalam kasus kematian misterius Sutrimo, pria yang ditemukan tewas di depan Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Penyidik menelusuri informasi bahwa Febrio ikut mengantar jasad korban sebelum kasus tersebut dilaporkan ke Bareskrim Polri.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto mengatakan penyidik masih memverifikasi identitas dan peran Febrio dalam peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyidik akan mendalami apakah benar yang bersangkutan merupakan pegawai Kejaksaan Agung dan apa perannya dalam perkara ini,” ujar Bhudi, Minggu (9/8/2026).

Baca Juga :  Kericuhan Jakarta, Polda Metro Jaya Rugi Rp180 Miliar Akibat Fasilitas Rusak

Polisi Segera Bongkar Makam Korban

Selanjutnya, pelapor meminta polisi melakukan ekshumasi atau pembongkaran makam Sutrimo karena menduga korban meninggal secara tidak wajar.

Polda Metro Jaya menyatakan akan segera melaksanakan proses tersebut untuk memastikan penyebab kematian.

“Kami akan segera melakukan ekshumasi guna mengetahui penyebab kematian,” kata Bhudi.

Sebelum ekshumasi dilakukan, penyidik akan memeriksa kembali dokter RS Muhammadiyah Taman Puring, yang pertama kali menangani korban saat tiba di rumah sakit.

Kejagung Benarkan Febrio Pegawai Kejaksaan

Sementara itu, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna membenarkan bahwa Febrio Adiono merupakan pegawai Kejaksaan Agung, namun bukan jaksa.

Anang juga menyatakan Febrio pernah menjadi staf sekaligus ajudan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Baca Juga :  Gegara Korek Api, Duel Celurit Dua Remaja di Bekasi Berakhir Tragis

Saat ini, Febrio bertugas sebagai staf administrasi dan tidak lagi mendampingi pejabat Kejaksaan.

Di sisi lain, Anang mengaku tidak mengenal Sutrimo dan membantah bahwa korban merupakan bagian dari lingkungan Kejaksaan Agung.

Kematian Sutrimo Masih Menjadi Misteri

Sutrimo ditemukan tewas di depan Mordent Aesthetic Clinic, Kebayoran Baru, dengan kondisi yang memicu dugaan kematian tidak wajar.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban.

Kasus ini menyita perhatian publik setelah beredar informasi di media sosial yang mengaitkan Sutrimo dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

Polisi menegaskan seluruh informasi tersebut masih dalam tahap pendalaman dan akan diuji melalui proses penyidikan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin
Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar
Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah
Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap
Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas
Mengaku Polisi, Pelaku Culik Pria dan Minta Tebusan Rp10 Juta
Kasus Penyadapan Listyo Sigit, Polri Bentuk Tim Khusus Dipimpin Kabareskrim
Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lapak Sabu di Tanah Abang

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:17 WIB

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin

Minggu, 8 November 2026 - 05:58 WIB

Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:43 WIB

Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah

Sabtu, 7 November 2026 - 07:08 WIB

Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap

Sabtu, 7 November 2026 - 06:33 WIB

Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas

Berita Terbaru

Ai+ Smartphone percepat kenaikan harga ke 11 November 2026 akibat krisis memori. Simak penyebab dan dampaknya bagi harga ponsel. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ai+ Percepat Penyesuaian ke 11 November

Minggu, 8 Nov 2026 - 21:27 WIB