Bukan Sekadar Tahu Tepo: 5 Kuliner Wajib Coba yang Bikin Kangen Ngawi

Kamis, 6 November 2025 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Dari lembutnya Tahu Tepo hingga hangatnya Wedang Cemue. Panduan wisata rasa di Ngawi, tempat di mana cita rasa otentik bertemu dengan warisan kuliner yang kaya. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Dari lembutnya Tahu Tepo hingga hangatnya Wedang Cemue. Panduan wisata rasa di Ngawi, tempat di mana cita rasa otentik bertemu dengan warisan kuliner yang kaya. Dok: Istimewa.

NGAWI, POSNEWS.CO.ID — Terletak di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah, Ngawi seringkali hanya menjadi kota perlintasan di jalur Trans-Jawa. Namun, berhenti sejenak di “Kota Ramah” ini akan membuka sebuah rahasia: Ngawi adalah surga tersembunyi bagi para pencinta kuliner otentik.

Bukan hanya soal Tahu Tepo yang legendaris, Ngawi ternyata menyimpan kekayaan rasa yang unik, dari hidangan berat yang terbungkus daun jati hingga minuman penghangat malam yang “aneh” tapi nikmat. Oleh karena itu, berikut adalah 5 kuliner khas Ngawi yang wajib Anda coba.

1. Tahu Tepo

Ini adalah sang primadona, menu wajib yang tidak boleh Anda lewatkan. Tahu Tepo adalah hidangan sederhana namun memiliki rasa yang kompleks. Sepiring Tahu Tepo biasanya berisi potongan lontong, tahu setengah matang yang lembut, telur dadar, dan tauge segar.

Kemudian, kekuatan magisnya terletak pada siraman kuahnya. Penjual meracik kuah ini dari campuran kecap manis, air asam jawa, bawang putih, cabai rawit, dan bumbu lain hingga menemukan keseimbangan sempurna antara manis, pedas, asam, dan gurih. Teksturnya yang lembut membuat Tahu Tepo cocok untuk disantap kapan saja.

Baca Juga :  Lelah Memilih: Anatomi Decision Fatigue

2. Nasi Pecel Jathil

Pecel mungkin ada di mana-mana, tapi pecel Ngawi punya ciri khas. Yang paling ikonik adalah Nasi Pecel Jathil (atau Nasi Pecel Pincuk Daun Jati). Sesuai namanya, penjual menyajikan nasi dan lauk pecel ini di atas alas daun jati (pohon Jati).

Ternyata, ini bukan sekadar gimmick. Aroma khas dari daun jati yang bertemu dengan nasi hangat dan sambal pecel yang kental menciptakan sensasi wangi yang unik dan membangkitkan selera. Sambal pecelnya pun cenderung khas, dengan rasa pedas dan manis yang pas.

3. Botok Wagal

Sebagai daerah yang dilewati Bengawan Solo, Ngawi tentu akrab dengan ikan air tawar. Salah satu olahan paling unik adalah Botok Wagal. “Wagal” adalah sebutan lokal untuk ikan patin (Pangasius).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Botok ini adalah ikan patin yang diolah dengan bumbu kaya rempah dan parutan kelapa. Selanjutnya, adonan ikan dan bumbu ini dibungkus dengan daun pisang lalu dikukus hingga matang. Hasilnya adalah hidangan yang luar biasa gurih, sedikit pedas, dengan daging ikan yang lembut dan aroma wangi dari daun pisang.

Baca Juga :  Cuaca Jakarta Hari Ini: BMKG Prediksi Cerah, Suhu Tembus 34 Derajat

4. Wedang Cemue

Jika Anda mencari penghangat di malam hari, lupakan kopi atau teh. Ngawi punya jawaban unik bernama Wedang Cemue. Ini adalah minuman “aneh” yang akan membuat Anda ketagihan.

Wedang Cemue terbuat dari santan encer yang direbus dengan jahe, pandan, dan gula. Yang membuatnya unik adalah isiannya: irisan roti tawar, kacang tanah goreng, dan terkadang ditaburi bawang merah goreng. Alhasil, perpaduan rasa gurih santan, hangatnya jahe, dan tekstur roti serta kacang menciptakan minuman yang menenangkan.

5. Kripik Tempe Ngawi

Sebagai salah satu sentra industri tempe, Ngawi adalah juaranya oleh-oleh kripik tempe. Berbeda dengan kripik tempe dari daerah lain, kripik tempe Ngawi terkenal sangat tipis, renyah, dan gurihnya meresap. Prosesnya, tempe disayat setipis mungkin, dibalut adonan tepung beras berbumbu, lalu digoreng hingga kering sempurna. Ini adalah camilan sekaligus oleh-oleh wajib saat Anda meninggalkan Ngawi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional
BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering
Polisi Ungkap Jejak Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta
Malam Takbiran 2026 di Depok Tanpa Takbir Keliling, Ini Imbauan Wali Kota
Bareskrim Bongkar Tambang Nikel Ilegal di Konawe Utara, 2 Bos Perusahaan Jadi Tersangka
Polri Gelar Mudik Balik Gratis Presisi 2026, Wujudkan Arus Balik Lebaran Aman dan Lancar
Macet 32 Km Menuju Pelabuhan Gilimanuk, 17 Pemudik Tumbang Kepanasan Saat Antre Kapal
Modus Toko Pulsa dan Sembako Terbongkar, Polisi Sita Ribuan Obat Daftar G

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 17:54 WIB

Kapolri Cek Kesiapan Arus Mudik di Tol Kalikangkung, Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 17:34 WIB

BMKG Prediksi Kemarau 2026 di Jawa Barat Datang Lebih Cepat dan Lebih Kering

Senin, 16 Maret 2026 - 17:22 WIB

Polisi Ungkap Jejak Empat Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS di Jakarta

Senin, 16 Maret 2026 - 14:26 WIB

Malam Takbiran 2026 di Depok Tanpa Takbir Keliling, Ini Imbauan Wali Kota

Senin, 16 Maret 2026 - 14:05 WIB

Bareskrim Bongkar Tambang Nikel Ilegal di Konawe Utara, 2 Bos Perusahaan Jadi Tersangka

Berita Terbaru