Wamensesneg Juri Ardiantoro Bantah Komisi Reformasi Polri untuk Ganti Kapolri

Senin, 15 September 2025 - 20:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Ist)

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID –Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro membantah isu yang menyebut rencana pembentukan Komisi Reformasi Polri bertujuan mengganti Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Juri menegaskan, tidak ada agenda pergantian Kapolri di balik pembentukan tim tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Enggak dong, enggak ada,” tegas Juri saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9/2025).

Ia menjelaskan, rencana pembentukan Tim Reformasi Polri masih sebatas usulan. Menurutnya, publik perlu menunggu keputusan resmi dari Presiden Prabowo Subianto terkait mekanisme dan teknis pelaksanaannya.

Baca Juga :  MenHAM Natalius Pigai Desak Polisi Usut Teror Influencer Pasca Banjir Sumatera

“Kita tunggu kebijakan selanjutnya dari Presiden. Teknisnya akan diputuskan kemudian,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyatakan setuju membentuk Tim Reformasi Kepolisian sebagai tindak lanjut tuntutan masyarakat.

Komitmen itu disampaikan dalam dialog terbuka bersama tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB) di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Selasa 21 Juli 2026: Suhu Tembus 33 Derajat

Ketua Majelis Pertimbangan PGI, Pendeta Gomar Gultom, yang hadir dalam pertemuan tersebut, mengungkapkan bahwa usulan reformasi kepolisian mendapat sambutan positif dari Presiden.

“Gerakan Nurani Bangsa menyampaikan perlunya evaluasi dan reformasi kepolisian. Presiden langsung merespons dengan rencana pembentukan komisi reformasi kepolisian. Ini merupakan aspirasi masyarakat yang cukup luas,” kata Gomar usai pertemuan di Istana. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Sita Aset Dadan Hindayana Rp8,43 Miliar, Ada Rolex dan Mobil
Cuaca Jabodetabek Selasa 21 Juli 2026: Suhu Tembus 33 Derajat
Gratis Masuk Ancol 10 Juli 2026, Catat Syarat dan Cara Reservasinya
Rasa Karya Seni: Corsair Resmi Rilis SHUGO DDR5
Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Pelanggar Pelat Nomor Jadi Target
Mengapa Komputasi Ini Bisa Mengubah Segalanya?
Lonjakan Harga Dunia Picu Kerusakan Hutan dan Krisis Merkuri
Sopir Angkot Disiram Bensin Lalu Dibakar di Tanah Abang, Pelaku Akhirnya Dibekuk

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 20:44 WIB

Kejagung Sita Aset Dadan Hindayana Rp8,43 Miliar, Ada Rolex dan Mobil

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:14 WIB

Cuaca Jabodetabek Selasa 21 Juli 2026: Suhu Tembus 33 Derajat

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:50 WIB

Gratis Masuk Ancol 10 Juli 2026, Catat Syarat dan Cara Reservasinya

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:13 WIB

Rasa Karya Seni: Corsair Resmi Rilis SHUGO DDR5

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:27 WIB

Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026, Pelanggar Pelat Nomor Jadi Target

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB