Ledakan Sadis Gegerkan Masjid SMAN 72 Jakarta Saat Salat Jumat, 8 Orang Terluka

Jumat, 7 November 2025 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustras, Ledakan. (Ist)

Ilustras, Ledakan. (Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Warga Komplek TNI AL Kodamar, Kelapa Gading Jakarta Utara geger. Suasana khusyuk Salat Jumat di Masjid SMAN 72 Jakarta mendadak berubah mencekam.

Sebuah ledakan dahsyat mengguncang masjid pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 12.30 WIB, membuat jemaah panik dan berhamburan.

Akibat insiden mengerikan itu, delapan orang mengalami luka-luka. Ledakan diduga berasal dari perangkat sound system di dalam masjid, namun penyebab pastinya masih diselidiki pihak berwenang.

Menurut laporan awal petugas piket Disgulkarmat Jakarta Utara, kejadian ini pertama kali dilaporkan oleh Zulfikar sekitar pukul 12.09 WIB.

Tak butuh waktu lama, tim damkar dari Grup Jaga C (Cepu) langsung meluncur ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan mengamankan area dari potensi kebakaran susulan.

Baca Juga :  Tragedi Bandung: Ibu dan Dua Anak Ditemukan Tewas di Rumah Kontrakan

Ledakan terjadi di Jalan Prihatin Nomor 87, RT 008/02, Kelurahan Kelapa Gading Barat, tepat di area sekolah SMAN 72 Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini area sudah steril. Kami masih mendalami sumber ledakan. Dugaan sementara berasal dari perangkat elektronik, tapi belum bisa dipastikan,” ujar seorang petugas di lokasi, Jumat siang (7/11/2025).

Tim gabungan dari TNI AL, Polda Metro Jaya, dan Jihandak segera mensterilkan area serta memasang garis polisi di sekitar masjid. Seluruh aktivitas di sekolah langsung dihentikan demi keamanan.

Baca Juga :  Tawuran Sadis di Cilandak, Satu Korban Luka Bacok - Polisi Buru 3 Pelaku DPO

Delapan korban luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Sebagian besar menderita luka ringan akibat pecahan kaca dan gelombang tekanan suara, sementara dua lainnya dikabarkan mengalami luka cukup serius.

Petugas gabungan dari Damkar, TNI AL, dan Kepolisian masih berjaga ketat di lokasi untuk mencegah insiden lanjutan. Pihak sekolah pun telah mengevakuasi seluruh siswa serta menutup akses ke area masjid hingga proses investigasi rampung.

Insiden ini sontak menjadi perhatian publik karena terjadi saat umat sedang beribadah, menambah daftar peristiwa mengejutkan yang mengguncang Jakarta Utara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB