Masuk Jalur Rel hingga Bergelantungan di Luar KRL, Pria Ini Di-blacklist

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas KAI Commuter mengamankan pria yang bergelantungan di sisi luar rangkaian Commuter Line di Stasiun Ancol. (Posnews/Ist)

Petugas KAI Commuter mengamankan pria yang bergelantungan di sisi luar rangkaian Commuter Line di Stasiun Ancol. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi nekat seorang pria bergelantungan di sisi luar rangkaian Commuter Line Tanjung Priok-Jakarta Kota berakhir di Stasiun Ancol, Jakarta Utara.

Petugas KAI Commuter mengamankan pria tersebut setelah melihatnya berada di luar pintu kereta kedua dari depan.

Peristiwa itu terjadi saat Commuter Line nomor 2247A memasuki Stasiun Ancol pada Kamis (23/7/2026) sekitar pukul 16.48 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas pengamanan yang melihat aksi berbahaya tersebut langsung bergerak. Mereka mengamankan pria itu dan membawanya ke Pos Pengamanan Stasiun Ancol untuk menjalani pemeriksaan.

Pria Mengaku dalam Pengaruh Alkohol

Public Relations Manager KAI Commuter Leza Arlan mengatakan pria tersebut mengaku berada di bawah pengaruh alkohol saat melakukan aksi nekat itu.

Baca Juga :  Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Berdasarkan hasil pemeriksaan, pria tersebut bergelantungan di sisi luar kereta sejak rangkaian berangkat dari Stasiun Jakarta International Stadium hingga tiba di Stasiun Ancol.

“Yang bersangkutan mengakui berada dalam pengaruh alkohol sehingga bergelantungan di sisi luar kereta,” kata Leza.

Sebelum menaiki kereta, pria tersebut juga sempat memasuki area jalur rel tanpa izin. Padahal, petugas telah memberikan teguran.

“Yang bersangkutan juga diketahui memasuki area jalur rel tanpa hak meskipun telah mendapat teguran dari petugas,” ujarnya.

KAI Commuter Blacklist Pelaku

Setelah menjalani pemeriksaan, pria tersebut membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya.

Selain itu, KAI Commuter memasukkan datanya ke dalam daftar pemantauan melalui sistem CCTV analytics.

Petugas kemudian mengeluarkan pria tersebut dari area layanan Commuter Line sesuai prosedur yang berlaku.

KAI Commuter menegaskan aksi bergelantungan di luar kereta dan memasuki jalur rel tanpa izin dapat mengancam keselamatan jiwa.

Baca Juga :  Pemerintah Siapkan Perpres Ojol, Tarif dan Perlindungan Mitra Jadi Fokus

Selain membahayakan pelaku, tindakan tersebut juga berpotensi mengganggu perjalanan kereta dan membahayakan pengguna lain.

“Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan aktivitas apa pun di area jalur rel maupun bergelantungan di bagian luar kereta. Tindakan tersebut sangat membahayakan keselamatan dan dapat mengganggu operasional perjalanan Commuter Line,” tegas Leza.

Karena itu, KAI Commuter meminta seluruh penumpang mematuhi aturan keselamatan selama berada di stasiun maupun saat menggunakan kereta.

Masyarakat juga diminta segera melapor kepada petugas jika menemukan tindakan yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan kereta.

“Kami berkomitmen menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan selamat bagi seluruh pengguna dengan memperkuat pengawasan serta mengedepankan edukasi mengenai pentingnya keselamatan di lingkungan perkeretaapian,” pungkas Leza. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah
20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare
Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis
Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan
KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing
Jual Beli Data hingga Judol Meresahkan, Kapolri dan Menkomdigi Perkuat Kolaborasi
MUI Soroti Klaim Imam Mahdi di Bangkalan, Korban Rugi Rp1,3 Miliar
Musim Hujan Mundur hingga 30 Hari, BMKG Ingatkan Ancaman Banjir Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:39 WIB

Cegah Judol dan Narkoba, Polri Gandeng Muhammadiyah Masuk Sekolah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:08 WIB

20 Korporasi Terseret Kasus Karhutla, Lahan Terbakar Capai 29 Ribu Hektare

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:06 WIB

Komnas HAM Ingatkan Polisi, Pengamanan Aksi Mahasiswa Harus Humanis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Ribuan Mahasiswa Siap Aksi di Bundaran HI Besok, Bawa 5 Tuntutan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:24 WIB

KPK Belum Dalami Dugaan Amplop untuk Menhut, Fokus Kasus Kuansing

Berita Terbaru