Mendag Lepas Ekspor Gula Kelapa ke Amerika, PT IMC Sudah Tembus 56 Negara

Jumat, 26 Juni 2026 - 07:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor 20 ton gula kelapa PT IMC di Banyumas menuju Chicago, Amerika Serikat. (Posnews/Ist)

Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor 20 ton gula kelapa PT IMC di Banyumas menuju Chicago, Amerika Serikat. (Posnews/Ist)

BANYUMAS, POSNEWS.CO.ID – Menteri Perdagangan Budi Santoso melepas ekspor 20 ton gula kelapa produksi PT Integral Mulia Cipta (IMC) ke Chicago, Amerika Serikat, Kamis (25/6/2026).

Nilai ekspor tersebut mencapai USD46 ribu atau sekitar Rp822,48 juta.

PT IMC menggelar pelepasan ekspor di pabriknya yang berada di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan juga menggunakan Surat Keterangan Asal (SKA) Form B untuk memperoleh kemudahan tarif bea masuk di negara tujuan.

Kemendag Dorong Pelaku Usaha Maksimalkan Fasilitas Ekspor

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengajak pelaku usaha daerah memanfaatkan berbagai fasilitas perdagangan yang disediakan Kementerian Perdagangan.

Menurutnya, fasilitas tersebut mampu meningkatkan daya saing sekaligus memperluas pasar ekspor produk unggulan daerah.

“Kami ingin tumbuh bersama dan meningkatkan ekspor komoditas unggulan daerah. Pelaku usaha dapat memanfaatkan business matching serta SKA agar memperoleh fasilitas tarif dan memperluas pasar ekspor,” ujar Budi Santoso.

Selain itu, Budi Santoso juga mengajak pelaku usaha aktif mengikuti business matching, pameran dagang, dan memanfaatkan jaringan perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri.

PT IMC berhasil memperluas pasar internasional dengan memanfaatkan berbagai program fasilitasi perdagangan dari Kemendag.

Perusahaan itu mengikuti business matching virtual dengan pembeli dari Amerika Serikat, memperoleh buyer dari Jerman melalui ITPC Hamburg, serta menjaring calon pembeli baru di Trade Expo Indonesia (TEI) 2024.

Baca Juga :  Industri Tekstil RI Tancap Gas, Ekspor Tembus USD 11,98 Miliar di 2025

“PT IMC menjadi contoh pelaku usaha yang berhasil memperluas pasar ekspornya dengan memanfaatkan fasilitas perdagangan secara optimal,” kata Budi Santoso.

Sejak berdiri pada 2012, PT IMC telah mengekspor gula kelapa ke 56 negara di Amerika, Asia, Eropa, Afrika, dan Australia.

Perusahaan juga bermitra dengan sekitar 5.000 pemasok, termasuk petani dari Banyumas, Purbalingga, Kebumen, dan Cilacap.

PT IMC Manfaatkan Empat Jenis SKA

PT IMC memanfaatkan empat jenis SKA untuk memperoleh berbagai fasilitas tarif ekspor, yaitu:

  1. Form B untuk tarif most-favored nation (MFN).
  2. Form AANZ untuk ekspor ke kawasan ASEAN, Australia, dan Selandia Baru.
  3. Form D untuk perdagangan intra-ASEAN.
  4. Form IJEPA untuk ekspor ke Jepang.

Keempat fasilitas tersebut membantu PT IMC meningkatkan daya saing produknya di pasar internasional.

Kemendag Catat Potensi Transaksi Rp3,1 Triliun

Sepanjang Januari–Mei 2026, Kemendag memfasilitasi 621 pelaku usaha melalui 333 kegiatan business matching, yang terdiri atas 168 sesi pitching dan 165 temu bisnis dengan pembeli dari berbagai negara.

Program tersebut menghasilkan potensi transaksi sebesar USD193,88 juta atau sekitar Rp3,1 triliun.

Para pembeli mancanegara paling banyak mencari produk makanan olahan, rempah-rempah, kopi, cokelat, boga bahari, dekorasi rumah, sabun, cocopeat, produk plastik, hingga minyak kelapa sawit.

Baca Juga :  Polisi Pastikan Eko Purnomo dan Bima Tak Hilang Usai Demo Ricuh, Ternyata Merantau

Kemendag meresmikan tujuh Instansi Penerbit Surat Keterangan Asal (IPSKA) baru, termasuk satu IPSKA di Kabupaten Banyumas, untuk memperkuat layanan ekspor.

Dengan penambahan tersebut, Indonesia kini memiliki 103 IPSKA yang memudahkan pelaku usaha mengurus dokumen ekspor.

Selain itu, Budi Santoso mengajak pelaku usaha membina petani desa melalui program Desa Berani Inovasi, Siap Adaptasi (BISA) Ekspor.

“Ekspor tidak harus dilakukan perusahaan besar atau dari kota. Pelaku UMKM dan desa juga bisa menembus pasar dunia melalui program Desa BISA Ekspor,” ujarnya.

Banyumas Perkuat Ekspor Gula Kelapa

Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menegaskan pemerintah daerah akan memperkuat ekosistem ekspor karena gula kelapa menjadi salah satu komoditas unggulan Banyumas.

Sementara itu, Direktur PT IMC Mario Ngensowidjaja mengatakan sekitar 98 persen produksi gula kelapa Indonesia dipasarkan ke luar negeri, terutama ke Amerika Serikat dan Eropa.

“Permintaan gula kelapa di pasar internasional terus meningkat. Produk ini menjadi salah satu komoditas ekspor unggulan yang memberikan kontribusi besar terhadap devisa negara,” kata Mario.

Data Kementerian Perdagangan menunjukkan ekspor produk gula Indonesia (HS 170290) tumbuh rata-rata 9,61 persen sepanjang 2021–2025.

Pada Januari–April 2026, Indonesia mencatat nilai ekspor gula sebesar USD42,67 juta, meningkat 45,97 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut memperkuat posisi gula kelapa sebagai salah satu komoditas ekspor unggulan Indonesia di pasar global. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru
Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar
Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram
Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026
Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Senin, 20 Juli 2026 - 20:47 WIB

Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:28 WIB

Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar

Berita Terbaru