Wamendag Lepas Ekspor 3,5 Ton Salak Bali ke Tiongkok, Nilainya Rp232 Juta

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamendag Dyah Roro Esti melepas ekspor 3,5 ton salak Bali ke Tiongkok di The Keranjang Bali, Badung. (Posnews/Kemendag)

Wamendag Dyah Roro Esti melepas ekspor 3,5 ton salak Bali ke Tiongkok di The Keranjang Bali, Badung. (Posnews/Kemendag)

BADUNG, POSNEWS.CO.ID – Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Dyah Roro Esti Widya Putri melepas ekspor 3,5 ton salak Bali produksi PT Bali Organik Subak (BOS) ke Tiongkok di The Keranjang Bali, Kabupaten Badung, Kamis (6/8/2026).

Nilai ekspor perdana ini mencapai USD13 ribu atau sekitar Rp232,9 juta.

Ekspor tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen bisnis senilai USD2 juta yang tercapai dalam Misi Dagang Indonesia ke Shanghai pada Mei 2026.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ekspor ini membuktikan bahwa produk lokal Indonesia memiliki kualitas dan daya saing untuk menembus pasar internasional,” kata Wamendag Roro.

Baca Juga :  Kerusuhan Ilaga Puncak Papua Tengah, Massa Bakar 7 Kantor Pemerintah

Tiongkok Jadi Pasar Utama Salak Indonesia

Roro menjelaskan, posisi Tiongkok sebagai tujuan ekspor salak Indonesia terus menguat.

Pada 2024, negara tersebut berada di peringkat ketiga, sedangkan pada 2025 menjadi pasar utama dengan nilai ekspor mencapai USD4,1 juta.

Menurutnya, keberhasilan ini lahir dari sinergi pemerintah, pelaku usaha, asosiasi, dan mitra strategis dalam membuka akses pasar serta menjaga kualitas produk.

Bali Diproyeksikan Jadi Motor Ekspor

Roro optimistis Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga sebagai pusat produk unggulan Indonesia yang mampu memasuki pasar global.

Sementara itu, Pendiri PT Bali Organik Subak (BOS) A.A. Gede Wedhatama P. mengapresiasi dukungan Kementerian Perdagangan dalam membuka akses ekspor ke Tiongkok.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Tegaskan Dana Rp4,1 Triliun Pemprov Jabar Tak Mengendap, Tapi Berputar

Ia berharap pemerintah terus memperluas misi dagang ke Timur Tengah, Eropa, Australia, dan Amerika.

GPEI Bali Perkuat Ekosistem Ekspor

Sebelum melepas ekspor salak, Wamendag Roro menghadiri Pengukuhan dan Pelantikan DPD GPEI Bali 2026-2031.

Ia menegaskan ekspor menjadi motor pertumbuhan ekonomi dan pemerintah akan memperluas akses pasar serta mencetak lebih banyak eksportir UMKM.

Data BPS menunjukkan nilai ekspor Indonesia naik dari USD231,71 miliar menjadi USD282,91 miliar pada 2021-2025.

Pada Januari-Juni 2026, nilai ekspor Indonesia mencapai USD140,81 miliar, naik 4,13 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Minyak Nilam Kini Bisa Masuk SRG, Petani Berpeluang Dapat Pembiayaan
UMKM Indonesia Berpeluang Tembus Pasar Global, Ini Strategi Mendag di APEC
Musik Indonesia Berpeluang Mendunia, Ekspor Alat Musik Capai Rp6,2 Triliun
AS Jadi Pasar Strategis RI, Surplus Dagang Capai US$12,47 Miliar dalam 8 Bulan
Fesyen Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp20,25 Miliar di Arab Saudi
Kriya Jogja Punya Peluang Mendunia, 215 UMKM Dibekali Strategi Ekspor
Sambal Hijau Badendeng Bikin Pengunjung Senegal Ketagihan di Pangan Nusa Expo 2026
Gula Aren hingga Bumbu Nusantara Dilirik Buyer Asing, S’RASA Bidik Pasar Jepang

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 07:27 WIB

Minyak Nilam Kini Bisa Masuk SRG, Petani Berpeluang Dapat Pembiayaan

Rabu, 4 November 2026 - 20:17 WIB

UMKM Indonesia Berpeluang Tembus Pasar Global, Ini Strategi Mendag di APEC

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:11 WIB

Musik Indonesia Berpeluang Mendunia, Ekspor Alat Musik Capai Rp6,2 Triliun

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:58 WIB

AS Jadi Pasar Strategis RI, Surplus Dagang Capai US$12,47 Miliar dalam 8 Bulan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:35 WIB

Fesyen Indonesia Catat Potensi Transaksi Rp20,25 Miliar di Arab Saudi

Berita Terbaru

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. (Posnews/Sekneg)

NASIONAL

Istana Waspada, Kasus Penyadapan Prabowo Masuk Babak Baru

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:28 WIB

Kelangkaan NVIDIA RTX 50 Series mendorong produsen GPU di Asia kembali memasarkan RTX 3060 dan RTX 3050. Simak ulasan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan RTX 50 Dorong Produsen Memproduksi Seri 30

Jumat, 6 Nov 2026 - 15:29 WIB