Camilan Asal Tangerang Tembus Arab Saudi, Ekspor Perdana Bernilai Rp288 Juta

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan ekspor perdana produk camilan PT Cipta Rasa Food dari Tangerang menuju Riyadh, Arab Saudi. (Posnews/Kemendag)

Pelepasan ekspor perdana produk camilan PT Cipta Rasa Food dari Tangerang menuju Riyadh, Arab Saudi. (Posnews/Kemendag)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Produk camilan Indonesia kembali mencatat prestasi di pasar internasional.

PT Cipta Rasa Food asal Kabupaten Tangerang, Banten, berhasil menembus pasar Arab Saudi melalui ekspor perdana ke Riyadh senilai USD 16.045 atau sekitar Rp288,81 juta.

Ekspor yang dilepas pada 29 Juli 2026 itu merupakan hasil fasilitasi penjajakan bisnis (business matching) oleh Atase Perdagangan (Atdag) RI di Riyadh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Fajarini Puntodewi mengatakan ekspor tersebut membuktikan produk pangan Indonesia telah memenuhi standar global dan mampu bersaing di pasar internasional.

Baca Juga :  Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa

“Kami berharap semakin banyak pelaku usaha Indonesia yang mengikuti langkah PT Cipta Rasa Food,” ujarnya.

Pasar Arab Saudi Kian Melirik Produk Indonesia

Atase Perdagangan RI di Riyadh Zulvri Yenni menilai Arab Saudi menjadi pasar potensial bagi makanan olahan Indonesia.

Produk camilan Indonesia berhasil memenuhi standar global dan menembus pasar Arab Saudi, katanya.

Sementara itu, International Business Development PT Cipta Rasa Food, Lussy, mengapresiasi dukungan Kemendag dan Atdag RI Riyadh dalam kerja sama dengan Al Sahah Food Trading Company.

“Kami berharap kerja sama ini terus berkembang,” ujarnya.

Baca Juga :  Industri Halal Indonesia Makin Moncer, Kemendag Bidik Pasar Afrika dan Amerika

Ekspor Terus Berkembang

PT Cipta Rasa Food memproduksi mi renyah, croissant mini, camilan kentang, camilan jagung, dan pang pang.

Sebelumnya, perusahaan ini telah mengekspor produk ke Malaysia, Brunei Darussalam, Taiwan, Vietnam, Korea Selatan, Oseania, Palestina, Yordania, Kuwait, dan Mauritius.

Kemendag mencatat perdagangan Indonesia–Arab Saudi pada Januari–Juni 2026 mencapai USD 2,83 miliar, dengan ekspor USD 1,02 miliar.

Sepanjang 2025, total perdagangan kedua negara mencapai USD 6,53 miliar, sedangkan ekspor Indonesia ke Arab Saudi sebesar USD 2,88 miliar.

Keberhasilan PT Cipta Rasa Food menunjukkan produk lokal Indonesia semakin mampu menembus pasar global. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IFW 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia Mendunia
Mendag Budi Santoso Ungkap Kunci Masa Depan Kakao Indonesia
Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru
Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan
Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar
Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram
Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026
Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:21 WIB

Camilan Asal Tangerang Tembus Arab Saudi, Ekspor Perdana Bernilai Rp288 Juta

Kamis, 30 Juli 2026 - 08:13 WIB

IFW 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia Mendunia

Jumat, 24 Juli 2026 - 07:55 WIB

Mendag Budi Santoso Ungkap Kunci Masa Depan Kakao Indonesia

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:08 WIB

Komisi VI DPR Setujui 4 Perjanjian Dagang, Mendag Bidik Pasar Ekspor Baru

Senin, 20 Juli 2026 - 20:47 WIB

Indonesia dan Chile Perluas Akses Pasar, Forum Bisnis Jadi Sorotan

Berita Terbaru

Capital One mengungkapkan penutupan ratusan rekening milik Donald Trump pada 2021 terjadi akibat temuan indikasi pencucian uang, bukan alasan politik. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

INTERNASIONAL

Capital One Ungkap Alasan Penutupan Rekening Trump

Rabu, 5 Agu 2026 - 15:00 WIB

Utusan Board of Peace Nikolay Mladenov menemui Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mendesak penghentian serangan dan membahas pelucutan senjata Hamas di Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pejabat Board of Peace Temui Netanyahu Bahas Pelucutan

Rabu, 5 Agu 2026 - 13:45 WIB