Meta Resmi Rilis Layanan Berbayar Facebook Plus

Jumat, 29 Mei 2026 - 06:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Langkah tegas dari Canberra. Pemerintah Australia bersiap melipatgandakan denda bagi platform media sosial yang gagal membendung pengguna kurang dari 16 tahun. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Langkah tegas dari Canberra. Pemerintah Australia bersiap melipatgandakan denda bagi platform media sosial yang gagal membendung pengguna kurang dari 16 tahun. Dok: Istimewa.

SAN FRANCISCO, POSNEWS.CO.ID – Perusahaan teknologi Meta resmi meluncurkan paket berlangganan berbayar untuk aplikasi Facebook, Instagram, dan WhatsApp secara global. Langkah strategis ini menandai ambisi besar raksasa media sosial tersebut untuk mendiversifikasi sumber pendapatan mereka.

Sebelumnya, Meta sangat bergantung pada pendapatan iklan digital untuk membiayai operasional mereka. Kepala Produk Meta, Naomi Gleit, mengumumkan peluncuran layanan Facebook Plus, Instagram Plus, dan WhatsApp Plus ini melalui sebuah unggahan video.

Meta menghadapi tekanan besar dari para investor terkait pengeluaran masif untuk kecerdasan buatan (AI). Sebab, perusahaan memproyeksikan belanja modal tahun ini mencapai USD 125 miliar hingga USD 145 miliar.

Oleh karena itu, lini pendapatan baru ini menjadi solusi krusial bagi stabilitas keuangan perusahaan. Sebagian besar anggaran belanja tersebut mengalir untuk pembangunan pusat data AI yang sangat mahal. Meskipun demikian, para investor menyambut positif pengumuman tersebut. Saham Meta langsung melonjak hampir tiga persen setelah pengumuman tersebut rilis.

Fitur Premium Facebook Plus dan Instagram Plus

Para pengguna dapat menikmati fitur-fitur eksklusif setelah berlangganan layanan berbayar ini. Meta mematok harga Instagram Plus dan Facebook Plus sebesar USD 3,99 (setara Rp65 ribuan) per bulan.

Sementara itu, layanan berbayar ini menawarkan berbagai keunggulan fungsional bagi para kreator. Pengguna akan mendapatkan analisis data akun yang jauh lebih mendalam. Selain itu, pelanggan juga dapat melihat statistik pemutaran ulang cerita dan jangkauan audiens yang lebih luas. Fitur kustomisasi profil yang unik juga turut mempercantik tampilan akun pengguna.

Baca Juga :  Duel Berdarah Jukir di Malang, Satu Tewas Ditusuk Usai Pesta Miras

Personalisasi WhatsApp Plus dan Rencana Meta One

Untuk aplikasi WhatsApp Plus, Meta menawarkan harga langganan sebesar USD 2,99 (setara Rp48 ribuan) per bulan. Layanan ini lebih berfokus pada aspek personalisasi ruang obrolan pengguna.

Pelanggan WhatsApp Plus akan mendapatkan stiker premium yang unik. Dengan demikian, pengguna dapat mengubah tema aplikasi dan menggunakan nada dering khusus secara mudah. Naomi Gleit menjelaskan bahwa Meta berencana menyatukan semua layanan ini pada masa mendatang. Mereka akan menggabungkan layanan tersebut di bawah satu merek bernama Meta One.

Sebenarnya, Meta pernah meluncurkan versi bebas iklan berbayar di Eropa pada tahun 2023. Namun, kebijakan terdahulu murni bertujuan untuk mematuhi undang-undang privasi data Uni Eropa. Sebaliknya, peluncuran global kali ini berfokus sepenuhnya pada peningkatan fungsionalitas aplikasi bagi pengguna.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

9 Warga Sipil Gaza Tewas Akibat Gempuran Udara
Tensi Hormuz Membara: Gempuran Udara dan Rudal Iran
6 Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Hancur di Chupaca
Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik: Zelenskyy Desak Sekutu
Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang Total
Polisi AS Tangkap Andrew dan Tristan Tate di Miami
Jepang Izinkan Pemerintah Daerah Larang Bisnis Minpaku
Trump Tabrak Aturan PBB: AS Siap Lelang Laut

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 10:44 WIB

9 Warga Sipil Gaza Tewas Akibat Gempuran Udara

Senin, 20 Juli 2026 - 10:33 WIB

Tensi Hormuz Membara: Gempuran Udara dan Rudal Iran

Senin, 20 Juli 2026 - 10:00 WIB

6 Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Hancur di Chupaca

Senin, 20 Juli 2026 - 09:30 WIB

Rusia Gempur Kyiv dengan Rudal Balistik: Zelenskyy Desak Sekutu

Senin, 20 Juli 2026 - 09:00 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang Total

Berita Terbaru

Tragedi tanpa akhir di Gaza City. Serangan udara militer Israel kembali menghantam permukiman padat warga sipil dan merenggut nyawa anak-anak. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

9 Warga Sipil Gaza Tewas Akibat Gempuran Udara

Senin, 20 Jul 2026 - 10:44 WIB

Eskalasi berbahaya di Timur Tengah. Amerika Serikat meluncurkan serangan udara baru ke wilayah Iran menyusul kematian tentara mereka di Yordania. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tensi Hormuz Membara: Gempuran Udara dan Rudal Iran

Senin, 20 Jul 2026 - 10:33 WIB

Guncangan maut di pegunungan Peru. Gempa kembar merusak puluhan rumah warga dan menewaskan sedikitnya enam orang.

INTERNASIONAL

6 Warga Meninggal dan Puluhan Rumah Hancur di Chupaca

Senin, 20 Jul 2026 - 10:00 WIB