Mobil Avanza Tertabrak Kereta Bandara di Kalideres, Dua Orang Luka Parah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kecelakaan Kereta Api. (Freepik)

Ilustrasi, Kecelakaan Kereta Api. (Freepik)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Hat-hati saat berkendara. Kecelakaan maut nyaris merenggut dua korban jiwa di perlintasan kereta api Kalideres, Jakarta Barat.

Sebuah mobil minibus Toyota Avanza tertabrak Kereta Api Bandara pada Jumat (19/12/2025) sekitar pukul 06.10 WIB.

Peristiwa mengerikan itu terjadi di Jalan Warung Pojok, dekat perlintasan kereta api wilayah Kalideres.

Mobil Avanza bernopol B-1926-VZK yang dikemudikan I Ketut Mastriadi melaju dari arah selatan ke utara sebelum akhirnya dihantam kereta yang melintas kencang.

Akibatnya, Kereta Api Bandara yang melaju dari arah barat ke timur langsung menghantam mobil tersebut. Benturan keras tak terelakkan dan membuat kendaraan ringsek parah.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Besok Hadiri Munajat Akbar dan Pengukuhan Pengurus MUI di Istiqlal

Selanjutnya, pengemudi I KM mengalami luka serius di bagian kepala, wajah, kaki, dan tangan. Petugas segera mengevakuasi korban ke RS Mitra Keluarga Kalideres untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sementara itu, penumpang mobil berinisial MM juga mengalami luka di wajah, kepala, kaki, serta tangan akibat benturan hebat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban dilarikan ke RSUD Cengkareng dengan kondisi memar di sejumlah bagian tubuh.

Baca Juga :  KADI Selidiki Dugaan Dumping Impor Hot Rolled Coils (HRC) dari Tiongkok

Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan ini juga menyebabkan kerusakan berat pada kendaraan yang terlibat.

Arus lalu lintas di sekitar lokasi sempat tersendat akibat proses evakuasi dan penanganan di tempat kejadian perkara (TKP).

Kini, kasus kecelakaan tertabrak kereta api tersebut ditangani langsung oleh Sektor Kalideres.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan dan mengimbau pengendara agar lebih waspada saat melintasi perlintasan kereta api.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam
Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?
Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer
Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global
Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21
Mengapa Isu Perubahan Iklim Menjadi Alat Tawar Politik Baru?
Kematian Dunia Menurun, Namun Nigeria dan Kongo Catat Rekor Kelam
ICE Tahan Ibu dan Anak Autis Kanada Meski Dokumen Legal

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:11 WIB

Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam

Senin, 23 Maret 2026 - 14:22 WIB

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Maret 2026 - 13:23 WIB

Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer

Senin, 23 Maret 2026 - 12:20 WIB

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Maret 2026 - 11:12 WIB

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Berita Terbaru

Lebih dari sekadar emisi. Perspektif Teori Kritis memandang krisis iklim sebagai manifestasi ketidakadilan sejarah, di mana negara berkembang menanggung beban bencana atas kemakmuran yang dinikmati negara maju. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?

Senin, 23 Mar 2026 - 14:22 WIB

Ilustrasi, Wajah baru kolonialisme? Perspektif Marxisme memandang agenda lingkungan global sebagai alat tawar negara maju (Utara) untuk menghambat industrialisasi dan memperpanjang ketergantungan negara berkembang (Selatan). Dok: Istimerwa.

INTERNASIONAL

Menakar Kritik Negara Selatan terhadap Standar Lingkungan Global

Senin, 23 Mar 2026 - 12:20 WIB

Perebutan urat nadi kehidupan. Geopolitik air kini menjadi medan tempur baru bagi negara-negara yang bersaing memperebutkan kedaulatan sumber daya di tengah ancaman kekeringan global 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Geopolitik Sungai Lintas Batas di Abad ke-21

Senin, 23 Mar 2026 - 11:12 WIB