Mobil MBG Tabrak Puluhan Siswa, Pramono Anung Pastikan Biaya Korban Ditanggung Pemprov

Kamis, 11 Desember 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Pramono Anung menjenguk korban kecelakaan mobil MBG di RSUD Koja. (Posnews/Ist)

Gubernur Pramono Anung menjenguk korban kecelakaan mobil MBG di RSUD Koja. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Puluhan korban kecelakaan mobil Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara hingga kini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Koja. 

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung langsung datang mengecek kondisi korban dan memastikan seluruh biaya perawatan ditanggung penuh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Biaya sepenuhnya ditanggung Pemerintah DKI Jakarta,” tegas Pramono, Kamis (11/2/2025).

Sebelumnya, kecelakaan mobil pengangkut makanan MBG itu terjadi pada pagi hari dan mengakibatkan 21 korban. Lima orang dirawat di RSUD Koja, sementara enam korban lainnya mendapat perawatan di RSUD Cilincing.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Peredaran 100 Kg Sabu Jelang Tahun Baru, Kampung Bahari Jadi Target

Pramono menginstruksikan pihak rumah sakit agar memberikan pelayanan terbaik tanpa menunda waktu.

“Saya tadi langsung memerintahkan Direktur RSUD Koja dan RSUD Cilincing untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya.

Pemulihan Korban Jadi Prioritas

Pramono menekankan agar seluruh tenaga medis memberikan dukungan penuh bagi pemulihan korban. Ia berharap penanganan cepat dapat mencegah kondisi mereka memburuk.

“Saya sudah menyampaikan kepada para direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan, biaya perawatan ditanggung Pemprov DKI,” tegasnya.

Baca Juga :  Gus Yaqut Ditanya 18 Pertanyaan Penyidik KPK soal Kuota Haji

Pengemudi Baru Tak Bisa Kendalikan Mobil

Lebih lanjut, Pramono mengungkapkan bahwa mobil MBG tersebut rutin mengantar makanan ke sekolah tersebut setiap hari. Namun, kecelakaan terjadi karena pengemudi baru gagal mengendalikan kendaraan.

“Gerbang sekolah dalam kondisi tertutup rapat, tapi sopir baru masuk dengan kecepatan tidak terkontrol. Mobil itu kemudian menabrak murid, guru, dan orang-orang yang berada di sana,” jelasnya.

Mobil tersebut bahkan menerobos pagar yang tertutup sebelum menghantam kerumunan siswa yang tengah mengikuti kegiatan literasi pagi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari
Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah
Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi
BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini
Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta
Cuaca Jabodetabek 1 Agustus 2026: Bekasi Terpanas, Bogor Paling Sejuk
Pemprov DKI Tetapkan Tarif Transjakarta Blok M–Bandara Soetta Rp15.000
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Polisi Imbau Warga Hindari Kawasan Monas

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 05:28 WIB

Cuaca Jabodetabek Senin 3 Agustus 2026: Pagi Cerah, Bogor Berpotensi Hujan Sore Hari

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Duka Gulkarmat DKI, Petugas Pemadam Tutup Usia Saat Operasi Kebakaran Sampah

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:04 WIB

Pramono Anung Soroti Pembuangan Sampah Ilegal, Hotel dan Restoran Ikut Diawasi

Minggu, 2 Agustus 2026 - 06:36 WIB

BMKG: Bogor dan Depok Berpotensi Hujan Ringan, Jakarta Cerah Berawan Hari Ini

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 11:32 WIB

Pramono: Pagar Besi Tinggi di Pusat Perbelanjaan Beri Citra Buruk bagi Jakarta

Berita Terbaru