Mortir Berkarat Gegerkan Warga Cinere Depok, Brimob Polda Metro Jaya Turun Tangan

Sabtu, 1 November 2025 - 22:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penemuan Mortir. (IST)

Ilustrasi, Penemuan Mortir. (IST)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID — Warga Cinere mendadak heboh saat mereka menemukan benda mirip mortir di kawasan Danau Komplek TNI AL, Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok, Jumat (31/10/2025) siang, sehingga suasana yang awalnya damai langsung berubah tegang.

Penemuan ini terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, saat dua petugas keamanan komplek, Gansar Kurniawan (48) dan Pujianto (50), menggali tanah untuk pekerjaan pondasi rumah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat tanah terangkat, keduanya terkejut melihat benda logam panjang berkarat, diduga kuat mortir kaliber 81 mm.

Tanpa menunda waktu, keduanya langsung melapor ke Satbinmas Polsek Cinere, Aiptu Subendi. Polisi pun bergerak cepat.

Baca Juga :  Pria di Depok Dikeroyok di Tempat Pemancingan, Kepala Robek Dihantam Pelaku

Setelah laporan diterima, petugas SPKT Polsek Cinere meneruskan informasi ke Piket Pamapta Polres Metro Depok dan berkoordinasi dengan unit penjinak bom.

Tak lama kemudian, tim Jihandak Sat Brimob Polda Metro Jaya tiba di lokasi. Mereka segera melakukan pengamanan area, identifikasi, hingga evakuasi benda berbahaya itu.

Mortir berkarat namun masih utuh tersebut langsung dibawa untuk penanganan lanjutan agar tidak membahayakan warga.

“Benda mencurigakan langsung kita amankan. Dugaan awal, itu mortir kaliber 81 mm. Kami pastikan lokasi aman dan tidak ada ancaman lanjutan,” jelas seorang petugas Brimob di lokasi.

Warga Tenang, Polisi Pastikan Kondisi Aman

Setelah evakuasi, situasi kembali kondusif. Polisi menegaskan tidak ada ancaman ledakan dan masyarakat diminta tetap tenang.

Baca Juga :  Siaga Musim Hujan, Brimob Metro Jaya Patroli di Titik Rawan Banjir Jakarta

Aparat juga mengimbau warga untuk tetap waspada. Bila menemukan benda mencurigakan, segera lapor ke polisi dan jangan memindahkannya sendiri.

Kehadiran polisi cepat di lapangan membuktikan komitmen Polri sebagai pelindung dan pengayom masyarakat.

“Warga jangan panik. Laporkan dan biarkan aparat bekerja,” tegas petugas di lokasi.

Penanganan resmi dilakukan Polsek Cinere bersama Unit Jihandak Sat Brimob Polda Metro Jaya.

Penemuan mortir ini menjadi pengingat bahwa benda sisa bahan peledak masih bisa ditemukan di wilayah pemukiman. Karenanya, koordinasi cepat dan kepatuhan warga menyelamatkan banyak nyawa.

Netizen dan warga Cinere? Tetap tenang, tetap waspada, dan jangan pernah ambil risiko. Polisi sudah tancap gas amankan lingkungan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut
Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan
Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang
Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor
Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta
Pemerintah Incar Saham dan Dana $16 Juta Milik Jimmy Lai
Bareskrim Bongkar Jaringan Sabu Makassar, 5 Kg Disita, Pasutri Jadi Kurir dan Pengedar
Sikat Sabu Setengah Ton, Tim Narkoba Polda Metro Jaya Diguyur Pin Emas Kapolri

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:38 WIB

Aliansi Seoul-Washington: Komandan Militer AS Protes Dugaan Kebocoran Data Nuklir Korut

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

Kepentingan Bisnis di Atas Segalanya: Ceko Tolak Fasilitas Negara untuk Misi ke Taiwan

Rabu, 22 April 2026 - 15:52 WIB

Gas Bocor Berujung Petaka, Ledakan Dahsyat Lukai Satu Keluarga di Pandeglang

Rabu, 22 April 2026 - 15:34 WIB

Pulang Malam Berujung Maut, Dua Pelajar Diserang Air Keras di Bogor

Rabu, 22 April 2026 - 15:22 WIB

Skandal Saham HYBE: Polisi Seoul Incar Penangkapan Bang Si-Hyuk atas Dugaan Penipuan $136 Juta

Berita Terbaru