4,2 Juta Warga Jakarta Tak Mudik Lebaran 2026, Kemenpar Genjot Wisata Ibu Kota

Rabu, 25 Maret 2026 - 08:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana tempat wisata di Atlantis Ancol Jakarta ramai dikunjungi warga yang tidak mudik saat libur Lebaran 2026. (Posnews/Ancol)

Suasana tempat wisata di Atlantis Ancol Jakarta ramai dikunjungi warga yang tidak mudik saat libur Lebaran 2026. (Posnews/Ancol)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengungkap fakta mengejutkan: sebanyak 4,2 juta warga DKI Jakarta dipastikan tidak mudik pada Lebaran 2026.

Kondisi ini langsung dimanfaatkan pemerintah sebagai peluang emas untuk menggerakkan sektor pariwisata di ibu kota.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menegaskan bahwa jutaan warga yang tetap tinggal di Jakarta berpotensi besar meramaikan destinasi wisata lokal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan demikian, perputaran ekonomi di sektor pariwisata diprediksi ikut terdongkrak signifikan.

“Data menunjukkan lebih dari 4 juta warga Jakarta tidak mudik dan tetap berada di ibu kota,” tegas Made kepada wartawan, Selasa (24/3/2026).

Baca Juga :  Kemlu Bantu Pemulangan Jenazah Yurike Sanger, Istri Bung Karno, dari AS

Libur Lebaran Jadi Momentum Wisata

Lebih lanjut, Made menekankan bahwa momentum libur Lebaran harus dimaksimalkan.

Setelah hari raya, masyarakat biasanya masih memiliki waktu libur, sehingga peluang berwisata di dalam kota maupun ke Jakarta dari daerah sekitar terbuka lebar.

“Setelah Lebaran masih ada masa libur. Kami harapkan warga memanfaatkannya untuk berwisata, baik di Jakarta maupun datang dari daerah sekitar,” ujarnya.

Program ‘Mudik ke Jakarta’ Jadi Andalan

Tak hanya itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga telah menggulirkan program “Mudik ke Jakarta” sebagai strategi menarik kunjungan wisatawan.

Baca Juga :  Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM

Program ini diharapkan mampu menghidupkan berbagai destinasi wisata sekaligus meningkatkan aktivitas ekonomi di ibu kota.

Menurut Made, fenomena banyaknya warga yang tidak mudik justru menjadi peluang besar.

Jika dimanfaatkan maksimal, Jakarta bisa menjadi pusat pergerakan wisata selama libur Lebaran 2026.

Sementara itu, pemerintah masih menghitung potensi dampak ekonomi dari fenomena ini.

Kemenpar akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Badan Pusat Statistik (BPS), serta instansi terkait lainnya untuk memastikan angka perputaran uang secara akurat.

“Kami masih menghitung dampak ekonominya bersama berbagai pihak. Nantinya, angka resmi akan kami sampaikan ke publik,” pungkas Made. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Juang Polri 2026, Polisi dan Warga Bekasi Perkuat Kolaborasi Keamanan
Kebakaran Paseban Jakpus: 15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak
Jalan Licin di Kramat Jati Disorot, Pramono Minta Pedagang Masuk Pasar
Basri Sudah Ditangkap, Kini Bareskrim Kejar Yuwanky ke Singapura
BMKG: Cuaca Jabodetabek Cerah, Suhu Bisa Mencapai 35°C
Cuaca Jabodetabek Kamis 20 Agustus 2026: Berawan, Suhu hingga 32 Derajat
Awan Tak Muncul, Pemprov DKI Tunda Operasi Modifikasi Cuaca
Mitra Driver Gojek Kibarkan Merah Putih, Pertama dan Satu-Satunya di Indonesia

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Hari Juang Polri 2026, Polisi dan Warga Bekasi Perkuat Kolaborasi Keamanan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Kebakaran Paseban Jakpus: 15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Jalan Licin di Kramat Jati Disorot, Pramono Minta Pedagang Masuk Pasar

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:35 WIB

Basri Sudah Ditangkap, Kini Bareskrim Kejar Yuwanky ke Singapura

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:14 WIB

BMKG: Cuaca Jabodetabek Cerah, Suhu Bisa Mencapai 35°C

Berita Terbaru