Mulai hari Ini, Pemprov DKI Gelar Pasar Murah di 8 Kecamatan Jakarta Barat

Selasa, 11 November 2025 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga antre membeli beras SPHP di pasar murah yang digelar Pemprov DKI dan Bulog di Jakarta Barat. (Posnews/Kominfo)

Warga antre membeli beras SPHP di pasar murah yang digelar Pemprov DKI dan Bulog di Jakarta Barat. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jelang akhir tahun kebutuhan pokok biasanya kerap melonjak. Untuk mengantisipasi itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat menahan lonjakan harga beras.

Lewat Dinas PPKUKM bekerja sama dengan Perum Bulog, Pemprov DKI membuka pasar murah di delapan kecamatan Jakarta Barat mulai Selasa (11/11/2025).

Harga Beras Melonjak, Warga Dapat Opsi Murah

Program ini jadi langkah taktis pemerintah membantu warga mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau di tengah mahalnya harga beras di pasaran.

Kepala Suku Dinas PPKUKM Jakarta Barat, Iqbal Idham Ramid, mengatakan pasar murah ini tindak lanjut hasil monitoring nasional yang menunjukkan harga beras di Jakarta Barat masih tinggi.

Baca Juga :  Banjir Jakarta Meluas, 125 RT dan 14 Ruas Jalan Masih Tergenang Pagi Ini

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari hasil monev nasional, harga beras di wilayah Jakarta Barat masih di atas rata-rata. Karena itu, kami hadirkan beras murah lewat pasar murah,” ujar Iqbal, Senin (10/11/2025).

Digelar Serentak di Kalideres dan Kebon Jeruk

Pasar murah digelar serentak di Kecamatan Kalideres dan Kebon Jeruk, lalu berlanjut ke Grogol Petamburan dan Tambora pada 14 November 2025.

Warga bisa membeli beras SPHP, minyak goreng, dan bahan pokok penting lainnya dengan harga di bawah pasaran.

“Beras SPHP dijual Rp62.000 per lima kilogram, minyakita Rp15.700 per liter, dan minyak Tropical Rp40.000 per dua liter,” jelas Iqbal.

Warga Diimbau Tak Ketinggalan

Kepala Satpel PPKUKM Kalideres, Rennie Puspitasari, memastikan seluruh warga sudah mendapat informasi pasar murah. Sosialisasi dilakukan lewat lurah dan perangkat wilayah.

Baca Juga :  Polisi Ringkus Pelaku Curanmor Penembak Warga di Palmerah Jakarta Barat

“Kami sudah informasikan ke para lurah agar disebarkan ke masyarakat. Diharapkan warga datang dan membeli kebutuhan pokok dengan harga murah,” ujar Rennie.

Pasar murah di Kalideres digelar di kantor sementara Kecamatan Kalideres, Jalan Bedugul RW 12, pukul 09.00–12.00 WIB.

Program pasar murah ini menjadi angin segar bagi warga menengah ke bawah sekaligus solusi jangka pendek untuk menekan harga pangan di Jakarta.

Kolaborasi Pemprov DKI dan Bulog ini menegaskan komitmen pemerintah menjaga ketahanan pangan dan daya beli masyarakat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini
Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api
Kasus Kuota Haji Memanas, KPK Panggil Eks Menag Yaqut Hari Ini
Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm
Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT
Babinsa Penuduh Pedagang Es Gabus Pakai Spons Resmi Ditahan Kodim Jakpus
Warga Wajib Siaga, Hujan Guyur Jakarta dan Sekitarnya Hari Ini
Pekerja PJLP UPK Badan Air Tewas Kesetrum Listrik di Cilincing Jakarta Utara

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:58 WIB

Pengacara Pastikan Yaqut Cholil Qoumas Hadiri Pemeriksaan KPK Hari Ini

Jumat, 30 Januari 2026 - 12:34 WIB

Rumah Mewah di Jaksel Terbakar, Lansia 60 Tahun Tewas Terjebak Api

Jumat, 30 Januari 2026 - 10:14 WIB

Hujan Deras Picu Banjir Jakarta, 39 RT Terendam hingga 350 Cm

Jumat, 30 Januari 2026 - 09:57 WIB

Polri Nonaktifkan Sementara Kapolresta Sleman Usai Audit Khusus ADTT

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:22 WIB

Babinsa Penuduh Pedagang Es Gabus Pakai Spons Resmi Ditahan Kodim Jakpus

Berita Terbaru

Ilustrasi, Australia pernah menjadi

INTERNASIONAL

Ke Mana Perginya Kanguru 3 Meter dan Kadal Sebesar Gajah?

Jumat, 30 Jan 2026 - 13:17 WIB

Ilustrasi, Riset membuktikan: loyalitas pada merek masa kecil bertahan hingga 50 tahun. Migran di AS dan India lebih memilih produk mahal dari daerah asal daripada alternatif lokal yang murah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Migran Bayar Mahal Demi Kecap dari Kampung Halaman?

Jumat, 30 Jan 2026 - 12:11 WIB