Hari Pertama Perundingan Trilateral Ukraina-Rusia Selesai

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

JENEWA, POSNEWS.CO.ID – Delegasi tingkat tinggi dari Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat menyelesaikan hari pertama perundingan damai di Jenewa pada Selasa petang. Pertemuan ini merupakan upaya diplomatik terbaru untuk mencari jalan keluar dari kebuntuan konflik bersenjata.

Kepala negosiator Ukraina, Rustem Umerov, menyampaikan perkembangan tersebut melalui akun media sosial X. Ia menjelaskan bahwa para delegasi telah menyelesaikan sesi bersama sebelum melanjutkan kerja dalam kelompok-kelompok berdasarkan bidang spesifik.

Fokus pada Masalah Praktis dan Teknis

Dalam pernyataannya, Umerov menekankan bahwa tim negosiator saat ini sedang mendalami rincian operasional. Pembahasan hari pertama menitikberatkan pada masalah praktis serta mekanisme solusi bagi kedua belah pihak.

Umerov berencana segera melaporkan hasil awal diskusi ini kepada Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. Meskipun demikian, perundingan berlangsung secara tertutup guna menjaga kerahasiaan proses diplomasi yang sangat sensitif. Laporan dari kantor berita Rusia, TASS, menyebutkan bahwa perundingan ini mencakup isu wilayah, urusan militer, hingga kepentingan ekonomi dan keamanan regional.

Delegasi Kunci dan Peran Amerika Serikat

Komposisi delegasi yang hadir menunjukkan tingkat urgensi yang tinggi. Rusia mengutus asisten presiden Vladimir Medinsky dan Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin sebagai pimpinan tim.

Di sisi lain, Amerika Serikat menunjukkan komitmen penuh melalui kehadiran utusan khusus Steve Witkoff. Bahkan, menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, juga ikut serta dalam meja perundingan. Keterlibatan Kushner menandakan bahwa Washington memprioritaskan penyelesaian krisis ini melalui jalur komunikasi langsung yang kuat.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca Jabodetabek 11 April 2026: Siang hingga Sore Hujan, Waspada Petir

Mengevaluasi Hasil dari Abu Dhabi

Pertemuan di Jenewa ini merupakan kelanjutan dari dua putaran pembicaraan sebelumnya di Abu Dhabi pada Januari dan awal Februari lalu. Sebelumnya, negosiasi di Uni Emirat Arab (UEA) berhasil membahas pemutusan kontak senjata serta mekanisme pemantauan gencatan senjata.

Namun demikian, pertemuan di Abu Dhabi belum mampu menyelesaikan sengketa wilayah yang krusial. Delegasi kini berharap suasana di tanah netral Swiss mampu memberikan dorongan baru bagi terciptanya kesepahaman. Dunia internasional kini menanti apakah perundingan hari kedua pada Rabu besok akan menghasilkan pernyataan bersama atau kemajuan signifikan bagi perdamaian di Ukraina.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Organisasi Lingkungan Menggugat Pemerintahan Trump Atas
Rusia Menghantam Jembatan Utama di Kyiv Dua Hari
Arab Saudi Merancang Serangan Militer Besar-Besaran
Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Usai Menolak Permintaan
Identitas Ko-Pilot FlyDubai Terungkap Usai Serang Kapten
Sebuah Mobil Menabrak Kerumunan Warga di Newcastle Australia
Ko-Pilot Mencoba Menjatuhkan Pesawat Rute Dubai Tel Aviv
Amerika Serikat Mengirimkan 9.000 Prajurit dan Kapal Induk Ketiga

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Organisasi Lingkungan Menggugat Pemerintahan Trump Atas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:49 WIB

Rusia Menghantam Jembatan Utama di Kyiv Dua Hari

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Arab Saudi Merancang Serangan Militer Besar-Besaran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Usai Menolak Permintaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Identitas Ko-Pilot FlyDubai Terungkap Usai Serang Kapten

Berita Terbaru

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. (Posnews/Ist)

NASIONAL

Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan

Senin, 5 Okt 2026 - 19:46 WIB