JENEWA, POSNEWS.CO.ID – Delegasi tingkat tinggi dari Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat menyelesaikan hari pertama perundingan damai di Jenewa pada Selasa petang. Pertemuan ini merupakan upaya diplomatik terbaru untuk mencari jalan keluar dari kebuntuan konflik bersenjata.
Kepala negosiator Ukraina, Rustem Umerov, menyampaikan perkembangan tersebut melalui akun media sosial X. Ia menjelaskan bahwa para delegasi telah menyelesaikan sesi bersama sebelum melanjutkan kerja dalam kelompok-kelompok berdasarkan bidang spesifik.
Fokus pada Masalah Praktis dan Teknis
Dalam pernyataannya, Umerov menekankan bahwa tim negosiator saat ini sedang mendalami rincian operasional. Pembahasan hari pertama menitikberatkan pada masalah praktis serta mekanisme solusi bagi kedua belah pihak.
Umerov berencana segera melaporkan hasil awal diskusi ini kepada Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy. Meskipun demikian, perundingan berlangsung secara tertutup guna menjaga kerahasiaan proses diplomasi yang sangat sensitif. Laporan dari kantor berita Rusia, TASS, menyebutkan bahwa perundingan ini mencakup isu wilayah, urusan militer, hingga kepentingan ekonomi dan keamanan regional.
Delegasi Kunci dan Peran Amerika Serikat
Komposisi delegasi yang hadir menunjukkan tingkat urgensi yang tinggi. Rusia mengutus asisten presiden Vladimir Medinsky dan Wakil Menteri Luar Negeri Mikhail Galuzin sebagai pimpinan tim.
Di sisi lain, Amerika Serikat menunjukkan komitmen penuh melalui kehadiran utusan khusus Steve Witkoff. Bahkan, menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner, juga ikut serta dalam meja perundingan. Keterlibatan Kushner menandakan bahwa Washington memprioritaskan penyelesaian krisis ini melalui jalur komunikasi langsung yang kuat.
Mengevaluasi Hasil dari Abu Dhabi
Pertemuan di Jenewa ini merupakan kelanjutan dari dua putaran pembicaraan sebelumnya di Abu Dhabi pada Januari dan awal Februari lalu. Sebelumnya, negosiasi di Uni Emirat Arab (UEA) berhasil membahas pemutusan kontak senjata serta mekanisme pemantauan gencatan senjata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun demikian, pertemuan di Abu Dhabi belum mampu menyelesaikan sengketa wilayah yang krusial. Delegasi kini berharap suasana di tanah netral Swiss mampu memberikan dorongan baru bagi terciptanya kesepahaman. Dunia internasional kini menanti apakah perundingan hari kedua pada Rabu besok akan menghasilkan pernyataan bersama atau kemajuan signifikan bagi perdamaian di Ukraina.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia





















