Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Melawan lupa di panggung diplomasi. Menlu AS Marco Rubio menegaskan sensor ketat Tiongkok tidak akan mampu menghapus memori tragedi berdarah Lapangan Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

Melawan lupa di panggung diplomasi. Menlu AS Marco Rubio menegaskan sensor ketat Tiongkok tidak akan mampu menghapus memori tragedi berdarah Lapangan Tiananmen 1989. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan sensor Tiongkok tidak akan pernah menghapus memori tragedi Lapangan Tiananmen.

Sebab, Tiongkok terus berupaya menyembunyikan sejarah kelam penumpasan militer terhadap demonstran damai tersebut dari publik dunia. Oleh karena itu, pernyataan Rubio memberikan kepastian penting bagi para aktivis demokrasi di tengah pragmatisme Donald Trump.

Penumpasan Berdarah dan Korban Jiwa

Sementara itu, pasukan militer Tiongkok menembaki para pengunjuk rasa pro-demokrasi secara brutal dalam tragedi tersebut. Komunitas hak asasi manusia memperkirakan ribuan korban jiwa tewas akibat tindakan keji aparat keamanan.

“Dunia memperingati 37 tahun sejak Partai Komunis Tiongkok memerintahkan penyerangan terhadap demonstran damai,” ujar Rubio dalam rilis resminya. Namun, ia meyakini perjuangan para korban untuk menegakkan kebebasan berekspresi akan segera mendapatkan keadilan.

Tabu Sejarah dan Peringatan Global

Pemerintah Beijing menganggap pembahasan mengenai peristiwa Tiananmen sebagai hal yang sangat tabu di dalam negeri. Akibatnya, otoritas menyensor habis-habisan setiap informasi atau peringatan terkait tragedi bersejarah ini.

Baca Juga :  Marco Rubio dan Paus Leo XIV Berkomitmen Perbaiki Hubungan

Tindakan represif di Hong Kong juga telah mematikan aksi lilin tahunan yang dahulu sangat besar. Meskipun begitu, berbagai kota dunia seperti London, New York, Berlin, dan Taipei tetap menyelenggarakan peringatan tersebut secara konsisten.

Persaingan Geopolitik AS-Tiongkok

Hubungan antara Washington dan Beijing sendiri saat ini berada dalam kondisi persaingan militer serta ekonomi yang sengit. Selain itu, penunjukan menteri luar negeri berhaluan keras seperti Rubio membuktikan ketegasan sikap Amerika Serikat terhadap pengaruh Tiongkok.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen
Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa
Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya Gaji UMP 2026, Ber-KTP Jakarta
Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)
Jadi Justice Collaborator, Sony Sonjaya Janji Beberkan Aktor Besar Kasus SPPG
Indonesia vs Oman di GBK Malam Ini, Pengguna Jalan Diminta Cari Jalur Alternatif
Diskriminasi Terhadap Umat Muslim di Jepang Kian Meluas
Subsidi Membengkak, DKI Segera Tetapkan Tarif Baru Transjabodetabek

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:37 WIB

Marco Rubio Kecam Sensor Ketat Tiongkok Jelang Peringatan Tragedi 1989

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:35 WIB

Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:48 WIB

Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:24 WIB

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Padat Karya Gaji UMP 2026, Ber-KTP Jakarta

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:33 WIB

Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)

Berita Terbaru

Ilustrasi, Ketegangan diplomatik di Pasifik. Tiongkok menjatuhkan larangan perjalanan bagi anggota parlemen Selandia Baru setelah mereka nekat mengunjungi Taiwan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiongkok Jatuhkan Larangan Perjalanan Bagi Anggota Parlemen

Jumat, 5 Jun 2026 - 17:35 WIB

Pilar kepatuhan ekologi pabrik sawit. Pentingnya mengurus izin Amdal dan dokumen IPLC guna menghindari sanksi penutupan paksa operasional pabrik. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Limbah Sawit Menjadi Pupuk Organik dan Energi Biomassa

Jumat, 5 Jun 2026 - 16:48 WIB

Pilar hukum hilirisasi kelapa sawit. Pentingnya mengurus Izin Usaha Industri (IUI) dan menjamin kemitraan pasokan tandan buah segar demi kelangsungan operasional pabrik. Dok: Istimewa.

NETIZEN

Cara Pabrik Memisahkan CPO dan Inti Sawit (Kernel)

Jumat, 5 Jun 2026 - 15:33 WIB