DELI SERDANG, POSNEWS.CO.ID – Warga Desa Punden Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, digegerkan oleh tewasnya Hj Nurlis (69) di dalam rumahnya.
Polisi menetapkan RF (23), tetangga korban yang merupakan anggota Satuan Samapta Polresta Deli Serdang, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan tersebut.
Penyidik menduga aksi itu dipicu karena permintaan pinjaman uang Rp50 juta ditolak korban. Setelah gagal mendapatkan uang, tersangka diduga menganiaya lalu menikam korban hingga meninggal dunia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana mengatakan RF datang ke rumah korban dengan alasan meminjam uang.
Karena mengenal pelaku sebagai tetangganya, korban membuka pintu dan mempersilakannya masuk.
“Tersangka meminta pinjaman Rp50 juta, tetapi korban menyatakan tidak sanggup,” ujar Hendria, Rabu (5/8/2026).
Menurut penyidik, penolakan itu memicu emosi tersangka. RF diduga memukul wajah korban hingga memar.
Saat korban berteriak meminta tolong, tersangka diduga menikam bagian bawah leher korban hingga tewas di lokasi.
Setelah itu, tersangka diduga mengambil anting emas korban senilai sekitar Rp3 juta dan berusaha merusak kamera CCTV di sekitar rumah untuk menghilangkan jejak.
Namun, penyidik memperoleh petunjuk dari rekaman CCTV di sekitar rumah orang tua tersangka yang memperlihatkan aktivitas mencurigakan RF sebelum dan sesudah kejadian.
Saat diperiksa, keterangannya dinilai berubah-ubah, lalu ia diduga mencoba melarikan diri ke luar kota.
Tim gabungan akhirnya menangkap RF dalam waktu kurang dari 48 jam di kawasan Kota Tebing Tinggi, Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum).
Polisi menyatakan tersangka kemudian mengakui perbuatannya.
Saat ini RF telah ditahan dan menjalani proses hukum.
Polisi menjeratnya dengan Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan pasal terkait tindak pidana lainnya, dengan ancaman hukuman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun.
Kasus ini menyita perhatian publik karena melibatkan seorang anggota kepolisian yang diduga menghabisi nyawa tetangganya sendiri akibat persoalan utang. **
Editor : Hadwan













