NTP Kalbar Naik Tertinggi di Kalimantan Berkat Karet dan Sawit

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Resolusi tumpang tindih lahan sawit. Pemerintah menerapkan skema penyelesaian hukum keterlanjutan kebun kelapa sawit di dalam kawasan hutan demi kepastian investasi hulu. Dok: Istimewa.

Resolusi tumpang tindih lahan sawit. Pemerintah menerapkan skema penyelesaian hukum keterlanjutan kebun kelapa sawit di dalam kawasan hutan demi kepastian investasi hulu. Dok: Istimewa.

PONTIANAK, POSNEWS.CO.ID – Nilai Tukar Petani (NTP) di wilayah Provinsi Kalimantan Barat mengalami kenaikan signifikan pada Mei 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar mencatat angka NTP kini menyentuh level 178,38 poin.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 1,97 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya sebesar 174,93 poin. Dengan demikian, kenaikan ini mengindikasikan adanya perbaikan daya beli masyarakat tani secara nyata di wilayah pedesaan.

Peran Karet dan Sawit sebagai Penopang Pendapatan

Kepala BPS Kalbar, Muh Saichudin, menjelaskan bahwa penguatan harga komoditas menjadi motor penggerak utama. Secara spesifik, kenaikan harga jual karet dan kelapa sawit memberikan kontribusi terbesar bagi pendapatan petani.

“Indeks harga hasil produksi petani tumbuh jauh lebih cepat daripada pengeluaran mereka,” ujar Saichudin pada Selasa, 2 Juni 2026. Sebagai contoh, indeks harga yang diterima petani (It) naik 2,47 persen hingga mencapai level 226,79 poin.

Sementara itu, indeks harga yang harus petani bayar (Ib) hanya mengalami kenaikan tipis sebesar 0,49 persen. Oleh sebab itu, para petani subsektor perkebunan rakyat dapat menikmati margin keuntungan yang jauh lebih tebal.

Variasi Kesejahteraan Antar Subsektor

Kenaikan NTP ini tidak hanya memanjakan petani perkebunan yang subsektornya tumbuh subur sebesar 2,35 persen. Selanjutnya, petani tanaman pangan dan hortikultura juga mencatatkan pertumbuhan positif masing-masing sebesar 0,93 persen dan 0,68 persen.

Akan tetapi, peternak dan nelayan lokal masih harus menghadapi tekanan ekonomi yang cukup berat. Subsektor peternakan justru merosot sebesar 1,16 persen akibat pelemahan harga ayam pedaging dan telur di pasar.

Baca Juga :  Pemprov DKI Relokasi Pedagang Barito Selama Penataan Taman Bendera Pusaka

Di sisi lain, sektor perikanan juga mengalami penurunan NTP sebesar 0,17 persen karena kenaikan biaya operasional. Akibatnya, para nelayan harus mengeluarkan modal operasional lebih besar dibandingkan nilai hasil tangkapan mereka di laut.

Pertumbuhan Tertinggi di Pulau Kalimantan

Pencapaian positif ini menempatkan Kalimantan Barat di posisi teratas dalam peta pertumbuhan NTP regional Kalimantan. Kenaikan Kalbar sebesar 1,97 persen berhasil mengalahkan kinerja seluruh provinsi tetangga di pulau tersebut.

Sebagai perbandingan, Provinsi Kalimantan Tengah mencatatkan pertumbuhan terendah yang hanya menyentuh angka 0,21 persen. Dengan begitu, pemerintah daerah berharap momentum positif ini dapat terus menjaga daya beli masyarakat perdesaan secara berkelanjutan.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:38 WIB

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km

Berita Terbaru

Ilustrasi, bangku sekolah kosong. (Posnews/Ist)

DAERAH

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:38 WIB

Tim penyelamat Nepal gencar mencari korban banjir bandang usai dua pekerja PLTA ditemukan hidup, sementara korban tewas kedua negara tembus 1.325 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:27 WIB

PM Yunani Kyriakos Mitsotakis janjikan pemangkasan pajak dan kenaikan gaji jelang pemilu, di tengah protes buruh atas biaya hidup tinggi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:25 WIB