Kebakaran Kandang Ayam di Tulungagung, 3.100 Ekor Mati Terpanggang

Senin, 20 Juli 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kandang peternakan ayam di Tulungagung terbakar dan menewaskan 3.100 ekor ayam. (Posnews/DPKP Tulungagung)

Kandang peternakan ayam di Tulungagung terbakar dan menewaskan 3.100 ekor ayam. (Posnews/DPKP Tulungagung)

TULUNGAGUNG, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran hebat menghanguskan sebuah kandang peternakan ayam di Dusun Plandangan, Desa Boro, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Minggu (19/7/2026) malam.

Api melalap seluruh bagian kandang dan menewaskan ribuan ayam yang berada di dalamnya.

Sebanyak 2.100 ayam petelur dan 1.000 anak ayam berusia 35 hari mati dalam peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasi Operasional dan Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Tulungagung, Bambang Pidekso, mengatakan petugas menerima laporan kebakaran pada pukul 23.45 WIB.

Baca Juga :  Rembuk Nelayan Nasional 2025, SNI Desak Pemerintah Dengar Suara Nelayan Indonesia

Petugas langsung bergerak ke lokasi bersama mobil pemadam kebakaran. Mereka tiba sekitar pukul 23.58 WIB.

“Ketika petugas tiba, api sudah membesar dan menyebar ke seluruh bagian kandang,” kata Bambang, Senin (20/7/2026).

Petugas kemudian berjibaku memadamkan kobaran api. Setelah sekitar satu jam, petugas berhasil mengendalikan dan memadamkan api.

3.100 Ayam Mati Terbakar

Bambang mengatakan kebakaran tersebut menewaskan sekitar 3.100 ekor ayam. Rinciannya, 2.100 ayam petelur dan 1.000 anak ayam berusia 35 hari.

Baca Juga :  Ditjenpas Beri Remisi untuk 560 Narapidana Lansia, Jawa Barat Terbanyak

Beruntung, kebakaran itu tidak menimbulkan korban jiwa.

“Akibat kebakaran ini ada sekitar 2.100 ekor ayam petelur dan 1.000 ekor anak ayam berusia 35 hari mati terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa,” ujarnya.

Sementara itu, petugas masih mendalami penyebab kebakaran.

Berdasarkan keterangan saksi, kebocoran kompor gas LPG yang digunakan untuk menghangatkan anak ayam diduga memicu kebakaran.

Api kemudian dengan cepat melalap seluruh bagian kandang. Kebakaran tersebut diperkirakan menimbulkan kerugian hingga ratusan juta rupiah. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, 18 Orang Masih Dicari Tim SAR
Penembak Brutal di Canggu Ditangkap! H Dicegat Saat Tiba di Soekarno-Hatta
Anak di Medan Bakar Ayah Kandung Usai Cekcok, Korban Luka di Tangan dan Kaki
Update Bentrok 2 Desa di Adonara Tewaskan 3 Orang, 20 Rumah Dibakar
Pelaku Penembakan Bar Canggu Diduga Kabur ke Luar Bali, Polisi Memburu
Bentrokan Berdarah di Adonara Timur, 3 Tewas dan Belasan Rumah Dibakar
78 Orang di KM Nurul Salsa, 25 Masih Hilang dan Nakhoda Diperiksa Polisi
Longsor di Nunukan Bikin 13 Desa Terisolasi, BBM dan Listrik Mulai Krisis

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:36 WIB

Kebakaran Kandang Ayam di Tulungagung, 3.100 Ekor Mati Terpanggang

Minggu, 19 Juli 2026 - 19:55 WIB

Dua Korban KM Nurul Salsa Ditemukan Selamat, 18 Orang Masih Dicari Tim SAR

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:29 WIB

Penembak Brutal di Canggu Ditangkap! H Dicegat Saat Tiba di Soekarno-Hatta

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:38 WIB

Anak di Medan Bakar Ayah Kandung Usai Cekcok, Korban Luka di Tangan dan Kaki

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:26 WIB

Update Bentrok 2 Desa di Adonara Tewaskan 3 Orang, 20 Rumah Dibakar

Berita Terbaru

Ketidakpastian ekonomi di Tokyo. Perdana Menteri Sanae Takaichi memegang kendali penuh kebijakan pajak menyusul kegagalan konsensus parlemen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Parlemen Jepang Gagal Sepakati Pemotongan Pajak Makanan

Senin, 20 Jul 2026 - 22:25 WIB

Langkah taktis diplomasi Asia Tenggara. KTT ASEAN di Manila menyoroti dampak eskalasi perang Amerika Serikat-Iran serta krisis politik Myanmar. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menlu ASEAN Kumpul Bahas Tensi Hormuz dan South China Sea

Senin, 20 Jul 2026 - 21:17 WIB