Anak di Medan Bakar Ayah Kandung Usai Cekcok, Korban Luka di Tangan dan Kaki

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

Ilustrasi, Garis polisi. (Ist)

MEDAN, POSNEWS.CO.ID – Pertengkaran antara anak dan ayah di Medan, Sumatera Utara, berakhir mengerikan. Seorang pria berinisial EP (39) tega menyiram ayah kandungnya, YL (66), dengan bensin sebelum membakarnya.

Peristiwa itu terjadi di depan rumah korban di Jalan Wakaf II, Kelurahan Pinang Baris, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Akibat aksi tersebut, YL mengalami luka bakar pada bagian tangan dan kaki. Warga langsung menolong korban dan membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cekcok Berujung Kobaran Api

Kanit Reskrim Polsek Medan Sunggal Iptu Herman Sentosa mengatakan, aksi brutal itu bermula dari pertengkaran antara EP dan ayahnya di depan rumah.

Baca Juga :  Gunung Semeru Meletus: Kolom Abu Capai 2.000 Meter, Awan Panas Meluncur 7 Km

Sejumlah warga sempat berusaha melerai keduanya. Namun, situasi justru berubah menjadi petaka.

EP kemudian mengambil bensin dan menyiramkan cairan mudah terbakar itu ke tubuh ayahnya. Tanpa diduga, pelaku langsung menyulut api.

“EP dan korban sempat terlibat cekcok di depan rumah. Warga yang berada di lokasi sempat berusaha melerai pertengkaran tersebut. Kemudian EP mengambil bensin dan menyiramkannya ke tubuh korban,” kata Herman, Sabtu (18/7/2026).

Api langsung membakar tubuh YL. Beruntung, warga yang melihat kejadian itu segera bertindak cepat untuk memadamkan api dan menyelamatkan korban.

Pelaku Ditangkap, Sajam Disita

Polisi yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi. Petugas kemudian mengamankan EP tanpa perlawanan.

Selain menangkap pelaku, polisi juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang ditemukan dari tangan EP.

“Polisi yang menerima laporan kemudian bergerak ke lokasi dan mengamankan EP. Selain menangkap EP, petugas juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk senjata tajam yang ditemukan dari pelaku,” ujar Herman.

Baca Juga :  Haji Ilegal hingga Rekam Perempuan Saudi, 19 WNI Diperiksa Aparat Arab Saudi

Saat diperiksa, EP mengaku nekat membakar ayah kandungnya karena stres setelah ditinggal istrinya. Namun, polisi masih mendalami pengakuan tersebut.

“Informasi yang kami dapat, pelaku ini mengaku stres karena ditinggal istrinya. Tetapi itu masih kami dalami,” kata Herman.

Korban Masih Dirawat

Kini, EP telah diamankan di Polsek Medan Sunggal untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik juga memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh penyebab dan kronologi aksi pembakaran tersebut.

Sementara itu, YL masih menjalani perawatan medis akibat luka bakar pada tangan dan kakinya.

“Kita juga masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap secara utuh kronologi dan motif dari pelaku,” pungkas Herman. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update Bentrok 2 Desa di Adonara Tewaskan 3 Orang, 20 Rumah Dibakar
Pelaku Penembakan Bar Canggu Diduga Kabur ke Luar Bali, Polisi Memburu
Bentrokan Berdarah di Adonara Timur, 3 Tewas dan Belasan Rumah Dibakar
78 Orang di KM Nurul Salsa, 25 Masih Hilang dan Nakhoda Diperiksa Polisi
Longsor di Nunukan Bikin 13 Desa Terisolasi, BBM dan Listrik Mulai Krisis
Baku Tembak Saat Operasi di Yahukimo, Tiga Orang Diduga Anggota KKB Tewas
Wanita Nekat Selundupkan Diduga Sabu di Alat Vital ke Lapas Banyuwangi
Merasa ‘Anak Kampung Sini’, Pemuda Bawa Golok Teror Warga Citeureup

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 07:26 WIB

Update Bentrok 2 Desa di Adonara Tewaskan 3 Orang, 20 Rumah Dibakar

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:25 WIB

Pelaku Penembakan Bar Canggu Diduga Kabur ke Luar Bali, Polisi Memburu

Sabtu, 18 Juli 2026 - 15:08 WIB

Bentrokan Berdarah di Adonara Timur, 3 Tewas dan Belasan Rumah Dibakar

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

78 Orang di KM Nurul Salsa, 25 Masih Hilang dan Nakhoda Diperiksa Polisi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:28 WIB

Longsor di Nunukan Bikin 13 Desa Terisolasi, BBM dan Listrik Mulai Krisis

Berita Terbaru