Operasi Pekat Jaya 2026, Polda Metro Jaya Pastikan Keamanan Jakarta Menjelang Ramadan

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabut polusi menyelimuti kawasan Jakarta pada pagi hari saat kualitas udara masuk kategori tidak sehat menurut IQAir. (Posnews/Kominfo)

Kabut polusi menyelimuti kawasan Jakarta pada pagi hari saat kualitas udara masuk kategori tidak sehat menurut IQAir. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID โ€“ Polda Metro Jaya resmi menggelar Operasi Pekat Jaya 2026 mulai 28 Januari hingga 11 Februari 2026.

Operasi digelar menjelang bulan suci Ramadan untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum DKI Jakarta.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, tujuan utama Operasi Pekat Jaya Tahun 2026 adalah menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

“Sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dan ibadah di bulan suci Ramadan dengan tertib, nyaman, dan khusyuk,โ€ Rabu (28/1/2026).

Gangguan Kamtibmas Menjelang Ramadan

Menjelang Ramadan, gangguan keamanan cenderung meningkat, mulai dari tawuran, keributan geng motor, premanisme, hingga kejahatan jalanan.

Faktor pemicu beragam, termasuk konsumsi alkohol, narkoba, provokasi media sosial, dan tekanan sosial ekonomi.

Baca Juga :  Pemerintah Verifikasi Pendaftar Upacara 17 Agustus di Istana, Kuota Tambahan Segera Diumumkan

โ€œKondisi ini tidak dapat ditoleransi karena berpotensi menimbulkan korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, dan menurunnya rasa aman di masyarakat,โ€ tegas Irjen Asep.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam operasi ini, polisi menegakkan hukum terhadap berbagai bentuk premanisme, kekerasan jalanan, dan tindak pidana lainnya.

Setiap tindakan dilakukan profesional, proporsional, sesuai prosedur, dan menghormati hak asasi manusia.

Selain penindakan, operasi menekankan langkah preventif dan preemtif, seperti patroli kewilayahan, deteksi dini, pembinaan masyarakat, serta pendekatan tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lain.

Wilayah Rawan dan Personel Operasi

Operasi Pekat Jaya 2026 melibatkan 675 personel, yang diingatkan menjaga disiplin, profesionalisme, dan integritas, serta memahami karakteristik wilayah tugas.

Baca Juga :  Kapitalisme Bencana: Mengeruk Cuan di Tengah Krisis

Sasaran utama operasi meliputi tawuran, aksi geng motor, premanisme, peredaran miras dan narkoba, penggunaan petasan, balapan liar, serta kejahatan lain.

Polda Metro Jaya telah memetakan wilayah rawan, termasuk Jakarta Pusat, Timur, dan Selatan, dengan pos pantau dan patroli mobile. Patroli siber juga digelar untuk menindak konten negatif di media sosial.

Operasi ini tidak hanya fokus di DKI Jakarta, tetapi juga Tangerang, Bekasi, dan Depok, dengan koordinasi lintas Polres.

Kapolda menegaskan, keamanan bukan hanya tugas polisi, melainkan tanggung jawab semua pihak, termasuk keluarga, sekolah, dan lingkungan warga.

โ€œPeran serta seluruh pihak harus dioptimalkan untuk menciptakan Jakarta yang aman,โ€ pungkas Irjen Asep. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral
Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni
Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan
Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026
Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026
Efek Konflik Timur Tengah, ASN Jakarta Bakal WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
Pabrik Uang Palsu di Purwakarta Digerebek, Pelaku Ditangkap di Warung Nasi Goreng
Pukulan Telak bagi RFK Jr.: Hakim AS Blokir Perombakan Kebijakan Vaksin Nasional

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 21:31 WIB

Matinya Diplomasi Rahasia? Dampak Kebocoran Data Intelijen terhadap Hubungan Bilateral

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:44 WIB

Mudik 2026: Wakapolri Ungkap Puncak Arus dan Strategi Pengamanan di Merak-Bakauheni

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:30 WIB

Nasionalisme Vaksin dan Kesenjangan Kesehatan: Pelajaran dari Pandemi untuk Masa Depan

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:28 WIB

Wakapolda Metro Jaya Cek Pos Bandara Soetta, Layanan Gratis Pindah Terminal Mudik 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:12 WIB

Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Berita Terbaru