Pemerintah Verifikasi Pendaftar Upacara 17 Agustus di Istana, Kuota Tambahan Segera Diumumkan

Kamis, 7 Agustus 2025 - 13:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Upacara Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta. (Foto/Sekretariat Kabinet RI)

Upacara Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta. (Foto/Sekretariat Kabinet RI)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID — Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan bahwa panitia pelaksana HUT ke-80 Kemerdekaan RI masih memverifikasi ribuan pendaftar yang ingin mengikuti upacara detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, pada 17 Agustus 2025.

Kami masih melakukan verifikasi. Kami akan umumkan kembali hasilnya, termasuk rencana penambahan kuota untuk sesi pagi dan sore,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (5/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah membuka pendaftaran umum melalui situs https://pandang.istanapresiden.go.id sejak 4 Agustus 2024. Dari pantauan hingga Rabu pagi (6/8/2025) pukul 09.00 WIB, kuota tambahan belum tersedia di sistem.

Menanggapi tingginya animo publik, pemerintah mempertimbangkan penambahan kuota sebanyak 2.000 kursi. Kemudian, panitia hanya menyediakan 16.000 kursi, masing-masing 8.000 kursi untuk:

Upacara Detik-Detik Proklamasi (pukul 10.00 WIB)

Baca Juga :  Kebakaran Rumah Mewah di Citra Garden 8 Kalideres, Diduga Akibat Konsleting Listrik

Upacara Penurunan Bendera (pukul 17.00 WIB)

Dari total tersebut, 80 persen kursi diperuntukkan bagi masyarakat umum.

“Kami mohon maaf karena kapasitas tempat sangat terbatas, sedangkan animo masyarakat sangat besar,” kata Prasetyo, yang juga menjabat sebagai Juru Bicara Kepresidenan dan politikus Partai Gerindra.

Mensesneg Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers mengenai Upacara Kemerdekaan Indonesia di Istana Kepresidenan. (Instagram/kemensetneg.ri)
Mensesneg Prasetyo Hadi saat memberikan keterangan pers mengenai Upacara Kemerdekaan Indonesia di Istana Kepresidenan. (Instagram/kemensetneg.ri)

Cara Daftar dan Syarat Mengikuti Upacara di Istana Merdeka

Masyarakat bisa mendaftar ulang setelah situs resmi kembali dibuka.

Berikut tata cara pendaftaran:

Langkah Pendaftaran:

Kunjungi situs https://pandang.istanapresiden.go.id

Klik tombol “Daftar Sekarang

Isi formulir sesuai data diri

Unggah foto dan identitas (KTP/SIM/Paspor)

Pilih sesi pagi atau sore

Tunggu konfirmasi via email atau WhatsApp

Syarat Peserta:

Usia minimal 18 tahun

Sudah vaksin Covid-19 dosis ketiga (booster)

Tidak membawa anak atau balita

Baca Juga :  Si Kaki Biru yang Kikuk: Tarian Cinta dan Sisi Gelap Burung Booby

Wajib mengenakan pakaian nasional atau adat

Undangan tidak bisa dipindahtangankan

Undangan diambil langsung di Sekretariat Negara

Dilarang membawa makanan/minuman dari luar

Wajib menjaga ketertiban selama upacara berlangsung

Pesta Rakyat dan Hiburan Rakyat di Monas

Tak hanya upacara kenegaraan, peringatan HUT ke-80 RI juga akan dimeriahkan dengan pesta rakyat dan hiburan budaya. Kawasan Monas akan menjadi pusat perayaan bagi masyarakat yang tidak mendapatkan undangan ke Istana.

Acara di Monas meliputi:

Panggung musik nasional

Pagelaran seni tradisional

Lomba rakyat & bazar UMKM

Pesta makanan gratis dari PKL terpilih

Kembang api spektakuler pada malam hari

Upacara resmi akan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto, sementara masyarakat diimbau terus memantau situs resmi untuk memastikan jadwal pendaftaran dan prosedur lengkapnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita
SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Berita Terbaru

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda sebagai darurat internasional. Dok: (AP Photo/Moses Sawasawa)

KESEHATAN

WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:06 WIB