DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) perlu bersiap menghadapi perubahan cuaca pada Sabtu (10/10/2026).
Meski pagi berpeluang cerah, suhu udara diprakirakan meningkat menjelang siang. Sementara itu, hujan lokal masih berpotensi turun pada siang hingga sore hari.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut kondisi cuaca di sejumlah wilayah Indonesia masih didominasi cerah berawan hingga hujan ringan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, masyarakat tetap perlu mewaspadai peningkatan intensitas hujan di beberapa daerah, termasuk Jawa Barat.
Berdasarkan prakiraan cuaca terkini untuk wilayah Depok, suhu udara berkisar 25–36 derajat Celsius. Cuaca pada pagi hari diprakirakan cerah, kemudian berpotensi berubah menjadi berawan dan disertai hujan singkat pada sore hari.
Suhu Udara Jabodetabek dan Potensi Hujan
Perubahan cuaca perlu menjadi perhatian masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, terutama pengendara sepeda motor, pekerja lapangan, serta warga yang bepergian pada akhir pekan.
Berikut gambaran prakiraan cuaca yang tersedia untuk Sabtu (10/10/2026):
- Depok: suhu sekitar 25–36 derajat Celsius. Pagi cerah, sedangkan hujan singkat berpotensi terjadi pada siang hingga sore hari.
- Jakarta: BMKG melaporkan suhu udara 28 derajat Celsius dengan kondisi cerah pada pengamatan Jumat (9/10) pukul 21.00 WIB. Kondisi tersebut merupakan pengamatan sebelumnya, bukan prakiraan suhu maksimum hari ini.
- Bogor, Bekasi, dan Tangerang: masyarakat perlu memantau pembaruan prakiraan cuaca berdasarkan wilayah masing-masing karena kondisi cuaca dapat berubah dalam waktu singkat.
BMKG juga mencatat potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 9–11 Oktober 2026.
Untuk Jawa Barat, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang.
Kemarau Masih Berlangsung, Hujan Lokal Tetap Berpeluang
Meski hujan masih berpotensi turun, kondisi iklim Indonesia pada Oktober 2026 secara umum masih menunjukkan dominasi cuaca kering di banyak wilayah.
BMKG menjelaskan bahwa fenomena El Niño dengan intensitas sangat kuat dan Indian Ocean Dipole (IOD) positif turut memengaruhi berkurangnya pembentukan awan hujan di sebagian wilayah Indonesia.
Namun, kondisi tersebut tidak berarti hujan sama sekali tidak akan turun.
Dinamika atmosfer regional dan lokal masih dapat memicu pertumbuhan awan hujan, sehingga hujan sedang hingga lebat tetap mungkin terjadi di wilayah tertentu.
Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak hanya berpatokan pada kondisi langit pada pagi hari. Perubahan cuaca dapat berlangsung cepat, khususnya ketika aktivitas awan hujan meningkat.
Tips Menghadapi Cuaca Panas dan Hujan
Agar aktivitas akhir pekan tetap nyaman, masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah sederhana.
Pertama, gunakan tabir surya dan pakaian yang nyaman ketika beraktivitas di bawah terik matahari.
Kedua, cukupi kebutuhan air minum untuk mengurangi risiko dehidrasi. Ketiga, siapkan jas hujan atau payung jika harus bepergian.
Selain itu, pengendara perlu mengurangi kecepatan ketika hujan turun karena jalan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan.
Hindari pula berteduh di bawah pohon atau dekat papan reklame ketika terjadi petir dan angin kencang. **
Editor : Hadwan












