Panglima TNI Mutasi Sejumlah Pati, Pangdam Jaya Kini Dijabat Jenderal Bintang Tiga

Kamis, 12 Maret 2026 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (Posnews/Ist)

Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Panglima TNI, Agus Subiyanto, kembali mengguncang struktur kepemimpinan di tubuh Tentara Nasional Indonesia dengan merotasi dan memutasi sejumlah perwira tinggi (pati) di posisi strategis.

Langkah ini menjadi bagian dari penyegaran organisasi sekaligus penguatan struktur komando di berbagai satuan penting TNI.

Kapuspen TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menegaskan bahwa rotasi dan mutasi jabatan merupakan mekanisme rutin dalam tubuh TNI.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kebijakan tersebut bertujuan memperkuat pembinaan karier prajurit sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi.

β€œMutasi jabatan di lingkungan TNI merupakan hal yang wajar. Kebijakan ini menjadi bagian dari pembinaan karier prajurit serta penyesuaian kebutuhan organisasi,” tegas Aulia, Rabu (11/3/2026).

Validasi Organisasi Kodam Jaya/Jayakarta

Selain merombak sejumlah jabatan strategis, Panglima TNI juga melakukan validasi organisasi di Kodam Jaya/Jayakarta.

Melalui kebijakan tersebut, posisi Pangdam Jaya kini resmi naik level dan akan dijabat oleh jenderal berpangkat bintang tiga atau Letnan Jenderal.

Baca Juga :  KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Dalam perubahan itu, Deddy Suryadi tetap dipercaya memimpin Kodam Jaya. Namun, jabatannya kini meningkat dari Mayor Jenderal menjadi Letnan Jenderal seiring dengan peningkatan status komando tersebut.

Rotasi Jenderal di Posisi Strategis

Di sisi lain, Panglima TNI juga merotasi sejumlah jenderal di posisi penting. Bambang Trisnohadi yang sebelumnya menjabat Pangkogabwilhan III kini dipercaya mengemban tugas sebagai Kaster TNI.

Posisi Pangkogabwilhan III selanjutnya diisi oleh Lucky Avianto yang sebelumnya menjabat Pangdam XXIV/Mandala Trikora.

Sementara itu, jabatan Pangdam XXIV/Mandala Trikora kini dipegang oleh Frits Wilem Rizard Pelamonia yang sebelumnya bertugas sebagai Perwira Sahli Tingkat III KSAD Bidang Ekonomi dan Kesra.

Posisi tersebut kemudian digantikan oleh Mirza Patria Jaya yang sebelumnya menjabat Direktur C Bais TNI.

Rotasi juga menyentuh sejumlah posisi strategis lainnya. Kolonel Infanteri Wahyo Yuniartoto kini dipercaya menjabat Direktur C Bais TNI setelah sebelumnya bertugas sebagai Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana.

Selanjutnya, Brigjen I Ketut Mertha Gunarda berpindah dari Danrem 173/Praja Vira Braja menjadi Kapok Sahli Pangdam IX/Udayana.

Baca Juga :  Mutasi Besar TNI, Jenderal Agus Subiyanto Rotasi 57 Perwira Tinggi dari 3 Matra

Perubahan juga terjadi di jajaran Kostrad. Brigjen Vivin Alivianto kini menjabat Danrem 173/Praja Vira Braja setelah sebelumnya bertugas sebagai Kasdivif 1 Kostrad.

Sementara itu, posisi Kasdivif 1 Kostrad diisi oleh Brigjen Setyo Wibowo yang sebelumnya menjabat Asops Kaskostrad.

Tak hanya itu, Panglima TNI juga menempatkan Suhardi yang sebelumnya menjabat Aster Panglima TNI sebagai Wakaster TNI.

Kemudian, Arnold Aristoteles Paplapna dipercaya mengemban tugas baru sebagai Staf Khusus KSAD.

Sementara itu, Amrin Ibrahim yang sebelumnya menjabat Pangdam XVII/Cenderawasih kini dipercaya menjadi Tenaga Ahli Pengajar Bidang Strategi di Lembaga Ketahanan Nasional.

Adapun posisi Pangdam XVII/Cenderawasih kini diisi oleh Febriel Buyung Sikumbang yang sebelumnya menjabat Perwira Sahli Bidang Polkamnas Panglima TNI.

Rotasi besar ini menegaskan komitmen Panglima TNI dalam memperkuat organisasi sekaligus menjaga dinamika kepemimpinan di tubuh TNI agar tetap adaptif menghadapi tantangan pertahanan nasional. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Memanas, Yusril Ungkap Indikasi Makar
Mengapa 20.980 Personel TNI AL Disiapkan ke Jakarta? Ini Penjelasan Mabes TNI
Pigai Kecam Dugaan Penyadapan Presiden, Desak Kasus Listyo Sigit Diusut Tuntas
Mohammad Iqbal: DPD RI Awards Jadi Panggung Tokoh Inspiratif dari Pelosok Negeri
Siapa Perekrut Peserta Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda?
Mengenal Kombes Pol Ardyansyah, Perwira Intelijen Polda Metro Jaya
Sidang Dugaan Penculikan Penjaringan, Korban Mengaku Diseret ke Fortuner Putih
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Prabowo Ulah Oknum Bukan Institusi

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 18:01 WIB

Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Memanas, Yusril Ungkap Indikasi Makar

Rabu, 4 November 2026 - 17:49 WIB

Mengapa 20.980 Personel TNI AL Disiapkan ke Jakarta? Ini Penjelasan Mabes TNI

Rabu, 4 November 2026 - 17:21 WIB

Pigai Kecam Dugaan Penyadapan Presiden, Desak Kasus Listyo Sigit Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 16:29 WIB

Mohammad Iqbal: DPD RI Awards Jadi Panggung Tokoh Inspiratif dari Pelosok Negeri

Rabu, 4 November 2026 - 15:31 WIB

Siapa Perekrut Peserta Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda?

Berita Terbaru