Pascabencana Sumatera, Kemendikdasmen Siapkan Kelas Darurat Berupa Tenda

Jumat, 26 Desember 2025 - 14:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Kemendikdasmen menyiapkan tenda darurat sebagai kelas sementara bagi sekolah terdampak bencana di Sumatera. (Posnews/Kemendikdasmen)

Petugas Kemendikdasmen menyiapkan tenda darurat sebagai kelas sementara bagi sekolah terdampak bencana di Sumatera. (Posnews/Kemendikdasmen)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan pascabencana di wilayah Sumatera.

Untuk itu, Kemendikdasmen mengirim ratusan tenda darurat yang difungsikan sebagai kelas sementara bagi sekolah terdampak.

Staf Khusus Mendikdasmen Bidang Manajemen dan Kelembagaan, Didik Suhardi, menegaskan langkah ini saat meninjau langsung sejumlah satuan pendidikan terdampak bencana di Sumatera Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, sekolah yang sudah tidak layak pakai, terutama di kawasan rawan, harus segera direlokasi ke lokasi yang lebih aman.

Sebagai solusi cepat, Kemendikdasmen langsung menyiapkan kelas darurat berbentuk tenda pembelajaran. Sedikitnya tiga unit tenda segera dikirim dan akan digunakan di beberapa titik terdampak di Sumatera Barat.

Baca Juga :  BNPB: Banjir dan Longsor di Sumatera, 1.129 Meninggal - Pengungsi Hampir 500 Ribu

“Insya Allah tenda segera kami kirim dan paling lambat tiba besok, sehingga anak-anak bisa kembali belajar,” tegas Didik, Jumat (26/12/2025).

Tak hanya Sumatera Barat, Kemendikdasmen juga mempercepat pemulihan layanan pendidikan di Sumatera Utara dan Aceh.

Dalam sepekan terakhir, kementerian telah menyalurkan sekitar 105 tenda darurat, sekaligus mengucurkan dukungan anggaran pembangunan kelas sementara melalui kolaborasi dengan berbagai lembaga masyarakat.

Dengan langkah tersebut, Kemendikdasmen menargetkan proses pembelajaran kembali normal saat awal semester genap.

Anak-anak diharapkan dapat belajar dengan aman, baik di sekolah yang telah dibersihkan maupun di ruang kelas darurat.

Selain tenda, Kemendikdasmen juga menyalurkan bantuan pendidikan secara bertahap sejak empat minggu terakhir.

Baca Juga :  UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran

Bantuan itu meliputi school kit, alat tulis, makanan dan minuman sehat, hingga voucher uang tunai untuk membantu pembersihan sisa material banjir di lingkungan sekolah.

“Seluruh bantuan kami sesuaikan dengan jumlah peserta didik dan tingkat kerusakan sekolah. Tujuannya satu, memastikan layanan pendidikan tetap berjalan,” ujar Didik.

Ia menegaskan Kemendikdasmen akan terus mengawal pemulihan pendidikan hingga seluruh sekolah terdampak kembali beroperasi optimal.

“Kami hadir untuk memastikan sekolah-sekolah terdampak banjir bisa kembali belajar. Bantuan kami lengkapi dengan bahan ajar, buku, kursi, dan sarana pendukung lainnya agar pembelajaran semester genap Januari mendatang berjalan lancar,” pungkasnya.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin Digagalkan di Bintan, 8 ABK Ditangkap
Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia
Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan
KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara
MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera
UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan
War Ticket Istana Merdeka Diserbu, 128.331 Orang Berebut Undangan HUT ke-81 RI
Praperadilan Febrie Adriansyah Disidangkan 18 Agustus, PN Jaksel Tunjuk Hakim Tunggal

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:31 WIB

Penyelundupan 1,3 Ton Ketamin Digagalkan di Bintan, 8 ABK Ditangkap

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:28 WIB

Bareskrim Sita Aset Rp425 Miliar dalam Kasus PT Dana Syariah Indonesia

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:38 WIB

Kasus TPPU Febrie Adriansyah, Kejagung Telusuri Keterkaitan 7 Perusahaan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:08 WIB

KemenHAM Tegaskan Pasien BPJS Berhak Dapat Layanan Kesehatan Setara

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:32 WIB

MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

HUT RI ke-81, Tarif MRT, LRT, dan Transjakarta di Jakarta Cuma Rp1

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:57 WIB