Perjalanan Wisata Berujung Duka, Bus Chandra Jaya Kecelakaan di Tol Ngawi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi bus pariwisata Chandra Jaya dan truk Fuso setelah kecelakaan di Tol Ngawi–Solo, Minggu 18 Oktober 2026. (Posnews/Ist)

Kondisi bus pariwisata Chandra Jaya dan truk Fuso setelah kecelakaan di Tol Ngawi–Solo, Minggu 18 Oktober 2026. (Posnews/Ist)

NGAWI, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan wisata karyawan pabrik sepatu asal Mojokerto menuju Yogyakarta berubah menjadi duka.

Bus pariwisata Chandra Jaya bertabrakan dengan truk Fuso di Tol Ngawi–Solo, Minggu (18/10/2026) dini hari. Tiga orang meninggal dunia dan 19 lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di KM 551+200 B, wilayah Desa Kedungharjo, Kecamatan Mantingan, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bus bernomor polisi S 7573 UA bertabrakan dengan truk Fuso bernomor polisi B 9192 WT.

Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Mochamad Imam Reza mengatakan, satu korban meninggal di lokasi kejadian.

Dua korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat menjalani perawatan di RSUD dr Soeroto Ngawi.

Baca Juga :  Jeritan Histeris di Pasar Malam Purworejo, 10 Orang Terluka ‘Ombak Banyu’ Ambruk

“Yang satu meninggal dunia di lokasi dan yang dua saat perawatan di RSUD dr Soeroto Ngawi,” kata Imam, Minggu (18/10/2026).

Truk Berhenti di Bahu Jalan

Berdasarkan laporan awal, truk Fuso berhenti di bahu jalan karena mengalami masalah pada ban. Saat itu, bus yang membawa rombongan karyawan melintas di ruas tol tersebut.

Sejumlah laporan menyebut bus kemudian oleng ke kiri dan menghantam bagian belakang truk. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih perlu dipastikan melalui penyelidikan kepolisian.

Benturan itu menimbulkan korban jiwa dan menyebabkan 19 orang mengalami luka-luka. Petugas membawa para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Identitas Korban Masih Perlu Dicocokkan

Laporan media yang terbit pada Minggu (18/10/2026) memuat perbedaan daftar nama korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Prabowo Panggil Panglima TNI dan Kapolri, Instruksikan Tindak Tegas Demo Anarkis

Sebagian laporan menyebut Yoseph Rianto, Firnimus Kleofat, dan Alfred Noo, sedangkan laporan lain menyebut Muhammad Iskak, Yoseph Rianto, dan Alfred.

Karena itu, identitas lengkap korban perlu dicocokkan dengan data resmi kepolisian atau rumah sakit sebelum dipublikasikan sebagai daftar final.

Kecelakaan ini menjadi pengingat bahwa keselamatan harus menjadi prioritas, terutama saat berkendara pada dini hari.

Pengemudi perlu menjaga jarak aman, mengendalikan kecepatan, dan meningkatkan kewaspadaan ketika mendekati kendaraan yang berhenti di bahu jalan.

Di tengah duka keluarga korban, penyelidikan yang menyeluruh diharapkan dapat mengungkap penyebab kecelakaan sekaligus menjadi bahan evaluasi untuk mencegah kejadian serupa. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Luka Tembak dan Sangkur di Tubuh Bharada Valdo, Keluarga Menanti Jawaban Polisi
Tersembunyi di Gua Maybrat, Senjata Caracal dan 17 Peluru Ditemukan TNI
Malam Berujung Petaka di Kendal, Duel 2 Pria di Rumah Perempuan Berakhir Maut
Es Buah yang Dibeli Warga Kajoran Diduga Picu Keracunan, 86 Orang Dirawat
Dijanjikan Gaji Rp8 Juta, Perempuan 19 Tahun Diduga Terjebak Eksploitasi Seksual
Warga Sulit Dapat BBM, 6 Pengecer Pertalite di Bali Jual Rp100 Ribu per Botol
Dugaan Penipuan Kerja Sama Proyek Rp50 Juta, Pria Ditemukan Terikat di Bandung
Bus Tahanan Terjun ke Parit 4 Meter Usai Tabrak Truk di Jalinsum Labura

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Luka Tembak dan Sangkur di Tubuh Bharada Valdo, Keluarga Menanti Jawaban Polisi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Perjalanan Wisata Berujung Duka, Bus Chandra Jaya Kecelakaan di Tol Ngawi

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:48 WIB

Tersembunyi di Gua Maybrat, Senjata Caracal dan 17 Peluru Ditemukan TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:38 WIB

Malam Berujung Petaka di Kendal, Duel 2 Pria di Rumah Perempuan Berakhir Maut

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 10:46 WIB

Es Buah yang Dibeli Warga Kajoran Diduga Picu Keracunan, 86 Orang Dirawat

Berita Terbaru

Anggota Kongres AS dari kedua partai mengecam keputusan Presiden Donald Trump yang menangguhkan sanksi ekonomi terhadap Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kongres AS Mengecam Keras Keputusan Donald Trump

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:36 WIB

Pemukim Israel bertopeng menyerang rombongan diplomat Eropa dan Wali Kota Prancis di desa Taybeh, Tepi Barat. Uni Eropa mendesak sanksi tegas. Dok: REUTERS/Mohamed Azakir.

INTERNASIONAL

Pemukim Ekstremis Israel Menyerang Rombongan Diplomat Eropa

Minggu, 18 Okt 2026 - 16:30 WIB

Bentrokan unjuk rasa pelajar di Prancis memanas setelah ledakan granat polisi melukai tangan remaja 15 tahun menjelang aksi nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ratusan Ribu Demonstran Turun Ke Jalan Di Prancis Dalam Aksi

Minggu, 18 Okt 2026 - 15:29 WIB