Pengalihan Arus Lalu Lintas di Sekitar Monas Saat Reuni 212, Ini Ruas Jalannya

Selasa, 2 Desember 2025 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan personel kepolisian bersiaga mengamankan aksi unjuk rasa buruh di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat.
(Posnews/Ist)

Ribuan personel kepolisian bersiaga mengamankan aksi unjuk rasa buruh di kawasan Silang Monas, Jakarta Pusat. (Posnews/Ist)

JAKARTA, OSNEWS.CO.ID – Polisi akan menerapkan rekayasa dan pengalihan arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan di sekitar Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Selasa 2 Desember 2025.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin mengatakan, pengalihan lalu lintas bersifat situasional.

Pihak berwenang mengambil langkah ini karena akan digelar kegiatan Reuni 212 di kawasan Monas, yang berpotensi menimbulkan kepadatan di ruas jalan tersebut.

Kegiatan yang berlangsung saat jam pulang pekerja diprediksi menyebabkan kepadatan lalu lintas.Petugas akan melakukan pengalihan arus lalu lintas saat peserta Reuni 212 memadati jalan sekitar Monas.

Baca Juga :  Kuburan China Tua Terkuak, Polisi Temukan Kerangka Manusia di Sawah Besar

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengalihan arus lalu lintas akan diberlakukan secara situasional, direncanakan mulai pukul 17.00 WIB hingga kegiatan selesai,” tulis akun Instagram resmi TMC Polda Metro Jaya, Senin (1/12/2025).

Ruas jalan yang terkena pengalihan arus di antaranya:

  •  Jl. Medan Merdeka Barat
  •  Jl. Medan Merdeka Selatan
  •  Jl. Medan Merdeka Timur
  •  Jl. Medan Merdeka Utara
  •  Jl. Veteran I, II, dan III
  •  Jl. Majapahit sisi timur
  •  Jl. Perwira
  •  Jl. Budi Kemuliaan (arah Patung Kuda)
  •  Jl. M.H. Thamrin (Simpang Patung Kuda–Simpang Kebon Sirih)
  •  Jl. Merdeka Selatan (dari arah Tugu Tani/Kedubes AS)
Baca Juga :  Banjir 50 Cm Rendam Tiga Ruas Jalan Jakarta, Lalu Lintas Lumpuh

Diimbau kepada seluruh pengguna jalan untuk merencanakan rute alternatif dan mengutamakan keselamatan dengan mematuhi seluruh rambu lalu lintas dan arahan petugas di lapangan,” imbaunya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB