Pertemuan Rahasia di Florida: AS-Rusia Konstruktif

Minggu, 1 Februari 2026 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomasi bergerak cepat. Utusan Trump dan Putin bertemu di Florida, sementara Zelenskyy tegaskan masalah tanah hanya bisa selesai jika ia bertemu langsung dengan pemimpin Kremlin. Dok: X.

Diplomasi bergerak cepat. Utusan Trump dan Putin bertemu di Florida, sementara Zelenskyy tegaskan masalah tanah hanya bisa selesai jika ia bertemu langsung dengan pemimpin Kremlin. Dok: X.

FLORIDA/KIEV, POSNEWS.CO.ID – Dinamika perdamaian Ukraina mengalami percepatan tak terduga pada akhir pekan ini. Pejabat Amerika Serikat dan Rusia secara serempak menggambarkan pembicaraan terbaru mereka mengenai konflik Ukraina sebagai “konstruktif”. Namun, kedua belah pihak masih menutup rapat detail diskusi tersebut.

Utusan khusus presiden AS, Steve Witkoff, mengungkapkan perkembangan ini melalui media sosial X pada hari Sabtu (31/1). Ia menyatakan bahwa delegasi AS dan Rusia telah mengadakan pertemuan “produktif dan konstruktif” di Florida.

“Hari ini di Florida, Utusan Khusus Rusia Kirill Dmitriev mengadakan pertemuan produktif,” tulis Witkoff. Ia menyebutnya sebagai bagian dari upaya mediasi AS menuju kemajuan resolusi damai konflik Ukraina.

Delegasi AS tampil dengan kekuatan penuh. Witkoff didampingi oleh Menteri Keuangan Scott Bessent, Jared Kushner, dan Penasihat Senior Gedung Putih Josh Gruenbaum.

Dmitriev, utusan khusus presiden Rusia untuk investasi asing, membalas sentimen positif tersebut. Ia juga menyebut diskusi mengenai Kelompok Kerja Ekonomi AS-Rusia berjalan produktif. Pertemuan Florida ini menyusul kontak sebelumnya di Davos dan Miami. Hal ini menandakan intensitas komunikasi di jalur belakang (back-channel).

Zelenskyy: “Harus Ketemu Putin Langsung”

Sementara AS dan Rusia berunding di Florida, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengeluarkan pernyataan tegas dari Kiev. Ia menekankan bahwa masalah teritorial merupakan batu sandungan terbesar dalam negosiasi. Masalah ini tidak dapat selesai tanpa kontak langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam sebuah wawancara, Zelenskyy menyatakan Ukraina terbuka untuk pertemuan dalam format apa pun. Pertemuan tersebut harus melibatkan Rusia dan Amerika Serikat. Ia juga berharap Eropa akan terlibat pada tahap tertentu.

Baca Juga :  Trump Ancam Tarif 50% bagi Negara Pemasok Senjata ke Iran

Namun, ia menggarisbawahi urgensi pertemuan tingkat kepala negara. “Keterlibatan langsung dengan kepala negara Rusia sangat penting,” tegasnya. “Jika tidak, tim negosiasi tidak akan mampu mencapai kesepakatan tentang masalah teritorial.”

Tarik Ulur Lokasi: Moskow atau Kiev?

Lokasi pertemuan menjadi sengketa diplomatik tersendiri. Rusia sebelumnya menyatakan bisa menjamin keamanan Zelenskyy jika ia bersedia datang ke Moskow. Syaratnya, harus ada jaminan hasil konkret yang positif.

Zelenskyy menolak mentah-mentah ide tersebut. Ia menyebut “mustahil” baginya untuk bertemu Putin di Moskow. Sebaliknya, ia secara resmi mengundang presiden Rusia tersebut untuk mengadakan negosiasi di Kiev.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB