Polisi Australia Menyita Dua Koma Tujuh Ton Kokain

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyitaan narkoba paling besar. Aparat keamanan Australia menggagalkan peredaran rekor 2,7 ton kokain senilai ratusan juta dolar yang berada dalam bungker bawah tanah Sydney. Dok: Istimewa.

Penyitaan narkoba paling besar. Aparat keamanan Australia menggagalkan peredaran rekor 2,7 ton kokain senilai ratusan juta dolar yang berada dalam bungker bawah tanah Sydney. Dok: Istimewa.

SYDNEY, POSNEWS.CO.ID – Polisi Federal Australia mengamankan rekor 2,7 ton kokain dari bawah tanah. Petugas menemukan narkoba itu pada bagian bawah tiga kontainer pengapalan pada sebuah properti wilayah Londonderry. Operasi Minjiang berhasil menggagalkan peredaran narkoba paling besar dalam sejarah negara Australia ini. Komandan Polisi Federal Australia Stephen Jay mengonfirmasi keberhasilan penyelidikan gabungan itu hari Senin. Nilai jual jalanan kokain ini mencapai angka 816 juta dolar Australia. Nilai raksasa ini setara dengan 570 juta dolar Amerika Serikat saat ini. Jumlah raksasa ini dapat menghasilkan sekitar tiga juta paket eceran jalanan.

Awal Mula Operasi Minjiang

Penyelidikan gabungan ini bermula pada bulan Mei lalu. Polisi Queensland menemukan 40 kilogram kokain mengapung pada perairan dekat dermaga kapal Midge Point. Penemuan ini berawal dari laporan warga mengenai mobil truk flatbed yang hangus. Petugas kemudian memperluas pencarian hingga mencakup wilayah New South Wales. Polisi mengamankan tambahan 178 kilogram kokain dan 142 kilogram metamfetamin. Kini total penyitaan Operasi Minjiang telah melampaui tiga ton narkoba.

Baca Juga :  Tensi Asia Timur Mendidih: China Kerahkan 100 Kapal, Taiwan dan Jepang Siaga Satu

Jalur Selundupan Midge Point

Sindikat lokal mengatur kapal asing MV Wealth untuk membawa muatan narkoba itu. Kapal menurunkan pasokan kokain pada perairan Queensland Utara dekat Midge Point. Selanjutnya pelaku mengangkut pasokan kokain menuju Sydney untuk jalur distribusi eceran. Otoritas Kepulauan Solomon kini menahan kapal induk MV Wealth untuk proses pemeriksaan lanjutan. Negara kepulauan Pasifik saat ini memang menjadi jalur transit utama bagi jaringan narkoba global. Sindikat menyelundupkan kokain dan metamfetamin dari Amerika Selatan menuju Australia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggerebekan Bungker Londonderry

Polisi menggerebek properti semi-perdesaan wilayah Londonderry hari Jumat lalu. Petugas menemukan bak-bak plastik berisi kokain dalam bungker bawah tanah. Bungker rahasia itu berada bawah lantai palsu tiga kontainer pengapalan. Petugas menangkap seorang pria Plumpton berumur 21 tahun dan pria Liverpool berumur 25 tahun. Kedua pelaku mencoba melarikan diri lewat jalur darat saat polisi datang. Jaksa menuntut kedua pelaku atas kepemilikan narkoba impor dalam jumlah komersial besar. Undang-undang menetapkan ancaman hukuman maksimal penjara seumur hidup bagi para pelanggar ini.

Baca Juga :  MSI Hadirkan Laptop Gaming Katana 15 HX dengan Opsi DDR4

Polisi juga menahan sepasang kekasih berumur 32 tahun asal Petrie Queensland. Mereka membantu menyimpan dan mengelola stok narkoba pada rumah aman sindikat. Polisi juga mengekstradisi seorang pria berusia 24 tahun dari New South Wales ke Queensland.

Lonjakan Kematian Akibat Overdosis

Penington Institute merilis laporan baru mengenai dampak buruk penyalahgunaan kokain pada Australia. Data mencatat angka kematian akibat overdosis kokain melonjak 28 persen pada tahun 2024 lalu. Kasus kematian ini mencetak rekor buruk sebanyak 141 korban jiwa dalam satu tahun. Oleh karena itu, penyitaan besar ini sangat penting untuk menyelamatkan banyak nyawa warga sipil.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa
Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu
Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi
Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI
Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan
Denmark Tegaskan Kedaulatan Usai Trump Klaim Kontrol
Houthi Serang Situs di Riyadh dan Fasilitas Aramco di Yanbu
Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik ke Arah Laut Jepang

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 September 2026 - 07:01 WIB

Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu

Selasa, 22 September 2026 - 06:00 WIB

Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi

Minggu, 20 September 2026 - 21:58 WIB

Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Minggu, 20 September 2026 - 20:55 WIB

Pengamat Oposisi Pingsan Saat Polisi Lakukan Penangkapan

Berita Terbaru

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:28 WIB

Kamera portabel CAIM1 memakai kipas mini Noctua NF-A4x10 untuk pendinginan video 4K dan pemrosesan kriptografi. Simak detail spesifikasinya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kamera CAIM1 Gunakan Kipas Mini Noctua untuk Mendinginkan

Selasa, 22 Sep 2026 - 14:29 WIB