Polisi Bongkar Judi Online Mantracuan di Jakut, Pasutri Muda Ditangkap di Apartemen

Rabu, 29 April 2026 - 07:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan pasutri pelaku judi online di apartemen Penjaringan Jakarta Utara dengan barang bukti laptop, ponsel, dan kartu ATM di lokasi penggerebekan. (Posnews/Ist)

Polisi mengamankan pasutri pelaku judi online di apartemen Penjaringan Jakarta Utara dengan barang bukti laptop, ponsel, dan kartu ATM di lokasi penggerebekan. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aparat dari Polda Metro Jaya bergerak cepat membongkar praktik judi online yang beroperasi di apartemen kawasan Penjaringan, Jakarta Utara.

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menangkap pasangan suami istri berinisial SPP (26) dan NF (23) yang diduga kuat menjadi bagian dari jaringan pengelola situs judi online bernama Mantracuan.

Kasus ini terkuak setelah tim siber kepolisian menemukan aktivitas mencurigakan dari sebuah website yang memuat konten perjudian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selanjutnya, penyidik melakukan penelusuran intensif untuk mengumpulkan bukti digital sekaligus mengidentifikasi pelaku di balik operasi ilegal tersebut.

Baca Juga :  Pelaku Ledakan SMAN 72 Ternyata Aktif di KIR, Pernah Wakili Sekolah Lomba Ilmiah

Kanit V Resmob, AKP Arief Ryzki Wicaksana, menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan penyelidikan mendalam sejak temuan awal.

Polisi menelusuri alur transaksi hingga pola operasional situs guna memastikan keterlibatan pelaku.

Modus Telemarketing dan Jual Beli Rekening

Selain itu, polisi juga mengendus praktik jual beli rekening yang digunakan untuk mendukung operasional judi online tersebut.

Dari hasil pengembangan, pasutri ini diketahui berperan sebagai telemarketing yang bertugas mencari dan menarik pemain ke dalam situs.

Saat penangkapan, petugas menyita sejumlah barang bukti penting, di antaranya laptop, beberapa ponsel, serta kartu ATM yang diduga digunakan untuk transaksi perjudian.

Baca Juga :  Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan

Kini, kedua tersangka telah diamankan di Mapolda Metro Jaya bersama seluruh barang bukti.

Namun demikian, penyidik masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar di balik situs Mantracuan.

“Pelaku dan barang bukti sudah dibawa ke Subdit 3 Tahbang/Resmob untuk proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” tegas Arief.

Kasus ini kembali menegaskan komitmen kepolisian dalam memberantas praktik judi online yang kian marak.

Di sisi lain, masyarakat diimbau untuk tidak terlibat dalam aktivitas ilegal tersebut karena berisiko hukum dan merugikan secara finansial. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya
Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput
1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor
Bukan Sampaikan Aspirasi, 19 Pendemo Ini Malah Bawa Sajam & Alat Vandalisme
Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir
Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan
Tawuran Maut Kebon Jeruk Demi Eksistensi di Medsos, 19 Orang Diamankan
Polisi Pantau Pergerakan Pelajar di Jakut, Antisipasi Ikut Demo di Pusat Kota

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 18:12 WIB

Bareskrim Bongkar Modus 20 Korporasi Pembakar Hutan, Ini Daftar Perusahaannya

Kamis, 29 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Nenek di Depok Tega Bakar Cucu Sendiri Cuma karena Kesal Main HP dan Ogah Jemput

Kamis, 29 Oktober 2026 - 14:19 WIB

1.257 Bal Pakaian Bekas Ditemukan di Subang, Bareskrim Telusuri Jaringan Impor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:11 WIB

Hati-hati di Jalan, Ini Wilayah Jabodetabek Bakal Diguyur Hujan Petir

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Demo Jakarta Berakhir, Polisi Apresiasi Massa dan Minta Maaf kepada Pengguna Jalan

Berita Terbaru