Presiden Myanmar Ungkap Peta Jalan 5 Tahun dan Wajib Militer

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Peta jalan lima tahun Myanmar. Presiden Min Aung Hlaing membeberkan pencapaian 100 hari kerja dan melayangkan kritik terhadap konsensus ASEAN. Dok: Istimewa.

Peta jalan lima tahun Myanmar. Presiden Min Aung Hlaing membeberkan pencapaian 100 hari kerja dan melayangkan kritik terhadap konsensus ASEAN. Dok: Istimewa.

NAYPYIDAW, POSNEWS.CO.ID – Pemimpin rezim militer Myanmar Min Aung Hlaing menyampaikan pidato kenegaraan hari Jumat ini.

Pidato 100 Hari dan Peta Jalan Lima Tahun

Min Aung Hlaing menandai 100 hari masa jabatannya.

Ia membeberkan pencapaian pemerintah di depan 900 pejabat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara berlangsung di gedung parlemen kota Naypyitaw.

Ia merancang peta jalan pembangunan lima tahun.

Baca Juga :  Perang Semikonduktor: Perebutan Rantai Pasok Global di Tengah Rivalitas AS-Tiongkok

Pemerintah memfokuskan dua tahun pertama untuk percepatan.

Selanjutnya pemerintah mengejar pembangunan penuh tiga tahun.

Ia berjanji menggelar pemilu khusus tahun 2027.

Pemilu menyasar 102 distrik wilayah konflik bersenjata.

Aturan Wajib Militer dan Kritik Atas ASEAN

Min Aung Hlaing menegaskan keberlanjutan hukum wajib militer.

Pemerintah terus memperkuat pasukan militer dan kepolisian.

Langkah ini bertujuan melawan kelompok penentang kudeta.

Ia mengaku telah mengajak kelompok oposisi menyerahkan senjata.

Selain itu ia melayangkan kritik keras terhadap ASEAN.

Ia menilai konsensus lima poin ASEAN merugikan.

Baca Juga :  Tandukan Van Dijk Bawa Kemenangan: Liverpool Akhiri Rekor Kandang Sunderland

ASEAN mendesak penghentian kekerasan tanpa persetujuan anggota.

Proyek Energi dan Kritik Aktivis Oposisi

Pemerintah juga menyiapkan sepuluh proyek pembangkit listrik.

Rencana mencakup proyek kontroversial hidroelektrik Myitsone.

Pemerintah sekaligus melanjutkan proyek Pembangkit Listrik Nuklir.

Selain itu petugas berhasil memulangkan 72.000 warga asing.

Warga asing tersebut mengelola jaringan penipuan daring.

Namun aktivis oposisi Nan Lin melayangkan kecaman.

Nan Lin menilai pidato tersebut sekadar siasat.

Rezim menggunakan aturan wajib militer demi menakuti pemuda.

Kondisi masyarakat Myanmar justru akan semakin memburuk.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terbaru

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Respawn Hentikan Dukungan Apex Legends di Nintendo

Sabtu, 8 Agu 2026 - 17:20 WIB