Selebgram Brunei Jadi Tersangka Penganiayaan Maut di Blok M Jakarta Selatan

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polda Metro Jaya menetapkan selebgram asal Brunei Darussalam, Woodyrman alias Mohamad Irman Ali (MIA) (33), sebagai tersangka kasus penganiayaan maut terhadap sesama WN Brunei berinisial MHF (30) di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

Kasus ini viral di media sosial setelah rekaman CCTV keributan keduanya beredar luas. Dalam video tersebut, korban terlihat terkapar usai dipukul menggunakan botol kaca.

“Iya sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto, Selasa (26/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ditangkap di Kebayoran Lama

Tim Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap Woodyrman di sebuah rumah di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, pada Senin (25/5/2026) dini hari.

Polisi bergerak setelah melakukan serangkaian penyelidikan, mulai dari olah TKP, pemeriksaan saksi, hingga analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Buru Aktor Utama Kerusuhan Unjuk Rasa Jakarta, 43 Orang Jadi Tersangka

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 466 ayat (3) dan/atau Pasal 468 ayat (2) UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Cekcok Berujung Pukulan Botol

Peristiwa penganiayaan itu terjadi pada Rabu (6/5/2026) sekitar pukul 03.30 WIB di area pintu masuk Blok M Hub, Jakarta Selatan.

Awalnya, korban berada di lokasi bersama sejumlah rekannya. Tidak lama kemudian, pelaku datang menggunakan mobil sambil membawa paper bag hitam yang diduga berisi botol kaca.

“Saat turun dari kendaraan, terduga pelaku membawa paper bag berwarna hitam yang diduga berisi botol kaca, kemudian menghampiri korban hingga terjadi adu argumentasi,” ujar Budi.

Baca Juga :  KPK OTT Gubernur Riau Abdul Wahid, Status Hukum Segera Diumumkan

Keributan sempat coba dilerai sejumlah orang di lokasi. Namun, cekcok terus memanas hingga pelaku diduga memukul kepala korban menggunakan botol kaca.

“Terduga pelaku diduga memukul korban satu kali pada bagian kepala menggunakan paper bag berisi botol kaca hingga korban terjatuh,” jelasnya.

Korban Sempat Dirawat di RSPP

Usai kejadian, korban sempat dibawa ke penginapan di sekitar lokasi sebelum akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) untuk mendapatkan perawatan intensif.

Namun, kondisi korban terus memburuk hingga akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (16/5/2026).

“Korban sempat mendapatkan perawatan medis di RSPP. Namun kondisinya memburuk hingga akhirnya meninggal dunia,” tutur Budi.

Saat ini, penyidik masih mendalami motif lengkap penganiayaan maut yang menewaskan WN Brunei tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib
Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi
Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai
Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi
Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan
Israel Bersiap Hadapi Pemilihan Umum Sela
Empat Terduga Penyalahguna Narkoba Diamankan Saat Patroli Malam di Papanggo
Presiden Mongolia Ukhnaa Khurelsukh Sambut Menlu Tiongkok

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 19:04 WIB

Niat Liburan Malah Boncos! Warga Sunter Tertipu Rental Mobil Fiktif di Facebook, Rp3 Juta Raib

Minggu, 14 Juni 2026 - 18:46 WIB

Ganja 10 Kg Disamarkan dalam Kardus Pakaian, Bareskrim Ungkap Jaringan Antarprovinsi

Minggu, 14 Juni 2026 - 17:21 WIB

Israel Gempur Lebanon Selatan di Tengah Isyarat Damai

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:14 WIB

Donald Trump dan Emmanuel Macron Pererat Aliansi

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:03 WIB

Wabah Ebola Kongo Kian Mengkhawatirkan

Berita Terbaru