Polri Gagalkan Penyelundupan 50 Ribu Benih Lobster, Selamatkan Negara Rp7,5 Miliar

Rabu, 17 September 2025 - 16:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi Airud mengamankan 50 ribu benih lobster ilegal hasil penyelundupan di Cianjur senilai Rp7,5 miliar. Dok-Polri

Polisi Airud mengamankan 50 ribu benih lobster ilegal hasil penyelundupan di Cianjur senilai Rp7,5 miliar. Dok-Polri

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Tim gabungan Korpolairud Baharkam Polri berhasil menggagalkan penyelundupan 50 ribu benih bening lobster (BBL) ilegal di Cidaun, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Selasa (16/9/2025) dini hari.

Awalnya, petugas Subdit Patroli Air dan Subdit Gakkum Ditpolair menghentikan sebuah kendaraan yang dicurigai membawa BBL. Setelah itu, dalam pemeriksaan, mereka menemukan tujuh kotak berisi 50 ribu ekor benih lobster serta sebuah ponsel milik tersangka.

Pelaku berinisial JVQ (40), sopir sekaligus pengirim, ditangkap langsung di lokasi. Ia kemudian mengaku sudah beberapa kali mengirim benih lobster atas perintah pengepul berinisial D. Sebagai imbalan, JVQ menerima bayaran Rp1,7 juta setiap kali pengiriman.

Baca Juga :  Usia Berangkat Haji Turun Jadi 13 Tahun, DPR dan Pemerintah Ketok Palu

Selanjutnya, hasil perhitungan awal menunjukkan penyelundupan ini berpotensi menimbulkan kerugian negara Rp7,5 miliar. Perkiraan itu didasarkan pada harga pasar gelap benih lobster yang mencapai Rp150 ribu per ekor. Selain itu, hilangnya benih dari habitat alaminya semakin memperparah kerusakan ekologis.

Tindakan Lanjutan

Untuk menindaklanjuti kasus ini, Polri langsung berkoordinasi dengan Badan Karantina Ikan, Hewan, dan Tumbuhan Provinsi Banten. Lembaga tersebut melakukan pencacahan serta melepasliarkan benih lobster ke laut.

Baca Juga :  Pria Aniaya Caddy Golf karena Cemburu, Polisi: Pelaku Pengusaha Mobil Bekas

Direktur Polisi Perairan Korpolairud Baharkam Polri, Brigjen Pol Idil Tabransyah, menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan terhadap praktik illegal fishing maupun penyelundupan BBL.

Penyelundupan benih lobster jelas merugikan negara dan merusak ekosistem laut. Polri berkomitmen menindak tegas setiap pelaku,” tegas Brigjen Pol Idil.

Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat tidak ikut terlibat dalam bisnis gelap benih lobster karena ancaman pidananya cukup berat.(red) 

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KAI Commuter Blokir 40 Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta dan Stasiun Sepanjang 2026
Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo
Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita
Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu
KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri
Isu Aksi Besar Agustus 2026 Ramai, Polda Metro Bentuk Tim Preventive Strike
Mall Jakarta dan Surabaya Ramai-Ramai Pasang Pagar Tinggi, APPBI Ungkap Alasannya
Polisi Dalami Jejak Digital Sutrimo yang Tewas di Klinik Kebayoran Baru

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 11:19 WIB

KAI Commuter Blokir 40 Pelaku Pelecehan Seksual di Kereta dan Stasiun Sepanjang 2026

Minggu, 2 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Menag Nasaruddin Umar Sebut Indonesia Punya Masa Depan Cerah di Bawah Prabowo

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:29 WIB

Tim Sembilan Kejagung Geledah Rumah Febrie Adriansyah, Dokumen TPPU Disita

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:10 WIB

Prabowo Hadiri Zikir Kebangsaan di Monas, 100 Ribu Jemaah Bersatu

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 12:55 WIB

KemenHAM Dialog dengan Warga Batunya dan Sidatapa Usai Tragedi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru