Polri Mutasi 1.086 Personel Desember 2025, Polwan Duduki Jabatan Strategis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 10:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan keterangan pers mengenai mutasi 1.121 perwira Polri yang mencakup pembentukan Polresta IKN, promosi puluhan Polwan, dan rotasi sejumlah pejabat strategis.
(Posnews/Ist)

Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan keterangan pers mengenai mutasi 1.121 perwira Polri yang mencakup pembentukan Polresta IKN, promosi puluhan Polwan, dan rotasi sejumlah pejabat strategis. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polri kembali merombak besar jajaran pimpinan. Pada Desember 2025, Kepolisian Negara Republik Indonesia resmi merotasi dan mempromosikan perwira tinggi (Pati) serta perwira menengah (Pamen) dalam skala masif.

Total 1.086 personel tercantum dalam lima Surat Telegram (ST) mutasi yang terbit pada 15 Desember 2025.

Sejalan dengan itu, Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menegaskan, mutasi ini menjadi bagian penting dari pembinaan karier sekaligus penyegaran organisasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polri menyiapkan langkah ini untuk memperkuat kinerja dan kesiapan menghadapi tantangan tugas ke depan.

Menurut Trunoyudo, rotasi jabatan merupakan mekanisme rutin dan sehat dalam tubuh Polri. Selain mendorong profesionalisme, mutasi juga bertujuan mengoptimalkan pelayanan publik agar semakin responsif dan presisi.

“Mutasi adalah hal wajar di Polri. Ini bagian dari pembinaan karier, peningkatan profesionalisme, serta penguatan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Trunoyudo, Sabtu (20/12/2025).

Lebih lanjut, lima ST tersebut mencakup mutasi Pati dan Pamen untuk berbagai kebutuhan organisasi, mulai dari promosi jabatan hingga penugasan setara atau nivelering.

Baca Juga :  Mantan Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba, Polri Tegas: Tak Ada Ampun

Dari total personel yang dimutasi, sebanyak 928 anggota menerima promosi maupun penempatan jabatan flat. Salah satu sorotan utama adalah penunjukan Irjen Pol Edy Murbowo, S.I.K., M.Si., sebagai Kapolda Nusa Tenggara Barat (NTB).

Peran Strategis Polwan

Tak hanya itu, mutasi kali ini juga menonjolkan peran strategis polisi wanita (Polwan). Tercatat, 35 Polwan meraih promosi jabatan, termasuk satu Polwan berpangkat Brigjen Pol. Brigjen Pol Dr. Sulastiana, S.IP., M.Si., dipercaya menduduki posisi Wakapolda Papua Barat.

Selain promosi jenderal, Polri juga mengangkat 17 Polwan ke pangkat Kombes Pol. Mayoritas dari mereka mengisi jabatan Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Dirres PPA dan PPO) di sejumlah Polda, mulai dari Polda Metro Jaya, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, hingga wilayah Indonesia Timur.

Trunoyudo menegaskan, penguatan struktur Direktorat PPA dan PPO menjadi komitmen serius Polri dalam melindungi perempuan, anak, dan kelompok rentan.

Baca Juga :  Libur Panjang Isra Mikraj, Ganjil Genap dan One Way Puncak Berlaku hingga Minggu

Penempatan Polwan di posisi strategis ini diharapkan menghadirkan pendekatan yang lebih humanis dan cepat tanggap.

“Penugasan Polwan di Direktorat PPA dan PPO diharapkan mampu memperkuat pelayanan yang lebih empatik dan responsif terhadap korban,” tegasnya.

Tak berhenti di situ, Polri juga mempercayakan enam Polwan untuk memimpin wilayah sebagai Kapolres. Mereka ditempatkan di Karimun, Majalengka, Batang, Tebing Tinggi, Purbalingga, dan Samosir.

Penunjukan ini menegaskan kepercayaan penuh pimpinan Polri terhadap kapasitas kepemimpinan Polwan di lapangan.

Secara keseluruhan, mutasi Desember 2025 turut mencakup 50 personel Pati dan Pamen dalam kategori khusus, 79 personel yang mengikuti pendidikan, serta 11 personel yang memasuki masa purnatugas.

Sebagai penutup, Trunoyudo menegaskan, Polri menargetkan organisasi yang semakin solid, adaptif, dan profesional melalui mutasi besar ini, demi menghadirkan perlindungan dan pelayanan terbaik bagi masyarakat di seluruh Indonesia.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional
Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan
Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?
1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan
DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan
Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan
Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan
Jokowi tunjukkan ijazah di sidang Roy Suryo

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 21:41 WIB

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 November 2026 - 21:12 WIB

Slamet Uliandi Jadi Tersangka Keempat, Ini Perannya dalam Kasus Penyadapan

Kamis, 5 November 2026 - 17:23 WIB

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 November 2026 - 16:55 WIB

DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan

Kamis, 5 November 2026 - 16:44 WIB

Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan

Berita Terbaru

Kapolda Metro Jaya Dadang Hartanto menandatangani kerja sama dengan dua perusahaan untuk membuka peluang kerja melalui program POLIRAN. (Posnews/Humas PMJ)

JABODETABEK

POLIRAN Buka Jalan Kerja bagi Warga Jakarta

Kamis, 5 Nov 2026 - 22:00 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Dirjen Imigrasi saat meluncurkan aplikasi I-GHAS 24/7 di Mabes Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

I-GHAS 24/7, Sistem Baru Polri Deteksi Buronan Internasional

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:41 WIB

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB