Polri Tunggu Putusan MK Soal Syarat Masuk Polisi Wajib Sarjana

Selasa, 26 Agustus 2025 - 20:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. (Dok-Polri)

Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko. (Dok-Polri)

JAKARTA – Polri menegaskan menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait gugatan syarat masuk polisi minimal lulusan S1. Leon Maulana Mirza Pasha dan Zidane Azharian Kemalpasha mengajukan gugatan ini.

“Semua ada mekanismenya dan itu hak konstitusi, kita tunggu putusan MK,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, Selasa (26/8/2025).

Trunoyudo menyebut, harapan publik terhadap Polri tinggi. Namun, masukan tersebut sudah ditempuh lewat jalur konstitusi.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memerintahkan jajarannya terbuka terhadap kritik demi mewujudkan Polri modern.

Menurut pemohon, lulusan SMA minim pemahaman hukum dan lemah dalam SDM. Padahal, fungsi kepolisian kini menuntut keilmuan khusus, mulai dari hukum, kriminologi, psikologi, sosiologi, hingga teknologi informasi.

Saat ini, Pasal 21 Ayat (1) Huruf d UU Nomor 2 Tahun 2002 masih menetapkan syarat minimal SMA atau sederajat. Pemohon menilai aturan itu bertentangan dengan Pasal 30 Ayat (4) UUD 1945 yang menugaskan Polri menjaga keamanan, ketertiban, melayani masyarakat, dan menegakkan hukum.

Baca Juga :  Mensesneg: Banjir Jabodetabek Akibat Tata Ruang Rusak dan Penyusutan Situ Tinggal 200 Lokasi

Di lapangan, masih banyak polisi keliru memahami hukum acara pidana, salah menilai unsur tindak pidana, hingga mengulangi kesalahan prosedural. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang
Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala
Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor
Viral Pelajar Bawa Sajam di PIK, Tawuran Makin Brutal dan Pengawasan Dipertanyakan
Brimob Selamatkan 2 Terduga Curanmor dari Amukan Massa di Cilincing
Omzet Rp5 Miliar Sebulan, Sindikat Gas N2O Whip-Pink Dibongkar Bareskrim
Polisi Bongkar Gudang Vape Narkoba di Jakarta, 4 Tersangka Ditangkap
Polisi Bongkar Sindikat Buzzer Hoaks, 8 Tersangka Raup Uang Konten Provokasi

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:38 WIB

Sopir Kontainer Diduga Mabuk Tabrak 2 Mobil dan Motor di Plumpang

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:35 WIB

Wanita Tewas Bersimbah Darah di Kamar Kos Grogol, Ada Luka di Kepala

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:31 WIB

Aksi Pecah Kaca Mobil di Kalideres Gasak Rp1,2 Miliar, Polisi Bekuk Pelaku di Bogor

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:22 WIB

Viral Pelajar Bawa Sajam di PIK, Tawuran Makin Brutal dan Pengawasan Dipertanyakan

Rabu, 29 Juli 2026 - 13:57 WIB

Brimob Selamatkan 2 Terduga Curanmor dari Amukan Massa di Cilincing

Berita Terbaru

Polisi mengungkap pencurian ompreng program Makan Bergizi Gratis di SPPG Ciputat, Tangerang Selatan. (Posnews/Polsek Ciputat Timur)

DAERAH

Satpam Curi 1.700 Ompreng MBG untuk Beli Sabu

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:21 WIB

Sekretaris Jenderal DPD RI Mohammad Iqbal membuka Rapat Analisis dan Evaluasi Semester I Tahun 2026 di lingkungan Sekretariat Jenderal DPD RI. (Posnews/DPD RI)

NASIONAL

Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:01 WIB

Tantangan besar proyek remake JRPG. Producer Square Enix Naoki Yoshida membeberkan alasan kerumitan remake Final Fantasy VI serta rumor penggarapan Final Fantasy XVII. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Yoshi-P Ungkap Kerumitan Remake Final Fantasy VI

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:00 WIB

Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti membuka BTN Indonesia Fashion Week 2026 di Jakarta International Convention Center. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

IFW 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia Mendunia

Kamis, 30 Jul 2026 - 08:13 WIB