Pria di Pesanggrahan Jaksel Tewas Luka Tembak di Kepala, Polisi Temukan Senjata Api Ilegal

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Misteri kematian pria paruh baya berinisial BAS (54) menggegerkan warga Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Korban ditemukan tewas bersimbah darah dengan luka tembak di kepala di dalam rumahnya di Jalan Deplu I RT 001/RW 03, Kelurahan Bintaro.

Polisi yang menerima laporan langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengungkap sejumlah temuan mencurigakan, termasuk senjata api ilegal di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini kini menjadi perhatian serius aparat karena diduga berkaitan dengan kepemilikan senjata tanpa izin.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan, tim kepolisian langsung melakukan pemeriksaan menyeluruh setelah menemukan jasad korban.

“Setelah melakukan pengecekan TKP, kami langsung berkoordinasi dengan Rumah Sakit Polri untuk melakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian dan kemungkinan adanya unsur pidana lain,” ujar Seala, Selasa (10/3/2026).

Penemuan Mayat Berawal dari Gonggongan Anjing

Peristiwa mengerikan ini pertama kali terungkap pada Jumat (6/3/2026). Warga sekitar curiga karena anjing peliharaan di sekitar rumah korban terus menggonggong sejak pagi hari.

Baca Juga :  Suami Bunuh Istri di Kamar Kos Grogol, Polisi Sita Palu Berdarah

Salah satu saksi kemudian mendatangi rumah korban untuk memeriksa kondisi di dalam. Saat mengintip dari arah kamar atau ruang kerja, saksi melihat bagian kaki korban tergeletak tak bergerak.

Namun karena belum memastikan kondisi sebenarnya, saksi kembali meninggalkan lokasi. Setelah salat Jumat, saksi kembali ke rumah tersebut dan menemukan pemandangan yang jauh lebih mengejutkan.

Korban sudah terbujur kaku di atas kasur dengan darah mengalir di wajahnya, diduga akibat luka tembak di bagian kepala.

Warga yang panik kemudian segera melaporkan kejadian tersebut ke polisi melalui layanan darurat 110.

Polisi Temukan Senjata Api dan Airsoft Gun

Mendapat laporan warga, polisi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan evakuasi jenazah.

Petugas kemudian membawa jasad korban ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani autopsi.

Saat melakukan penyisiran di dalam rumah, polisi menemukan sejumlah barang mencurigakan yang langsung diamankan sebagai barang bukti.

Di antaranya:

  • 1 pucuk senjata api kaliber 9 milimeter
  • 3 unit airsoft gun

Temuan ini membuat penyidik semakin serius mengusut kasus tersebut.

Baca Juga :  Polisi Amankan Airsoft Gun dan 7 Celurit Saat Bubarkan Tawuran di Depok

“Untuk senjata yang ditemukan, kami berkoordinasi dengan Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya Subdit Handak guna menelusuri asal-usul dan kepemilikan senjata tersebut,” jelas Seala.

Senjata Api Diduga Ilegal

Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa senjata api kaliber 9 milimeter tersebut tidak memiliki izin resmi.

Polisi kini mendalami kemungkinan adanya pelanggaran hukum terkait kepemilikan senjata tersebut.

Selain itu, penyidik juga menelusuri apakah luka tembak di kepala korban berasal dari senjata yang ditemukan di lokasi atau ada pihak lain yang terlibat.

“Senjata api itu tidak memiliki izin kepemilikan. Saat ini kami masih melakukan pendalaman untuk mengungkap seluruh fakta di balik kematian korban,” tegasnya.

Hingga kini, polisi masih menunggu hasil autopsi RS Polri Kramat Jati untuk memastikan penyebab pasti kematian BAS sekaligus mengungkap apakah kasus ini murni bunuh diri, kecelakaan senjata, atau pembunuhan.

Penyelidikan terus berlanjut untuk mengungkap misteri kematian pria dengan luka tembak di Pesanggrahan yang membuat warga sekitar geger. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi
Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya
Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban
Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil
Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita
Petasan Sambut Ratusan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari, Ini Hasilnya
Minggu 1 November, Hujan Ringan Mengintai Jakarta hingga Tangerang
Betrand Peto Bakal Diperiksa Lagi, Polisi Dalami Visum dan CCTV

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 07:53 WIB

Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi

Senin, 2 November 2026 - 06:02 WIB

Hati-hati Basah! BMKG Rilis Peringatan Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftarnya

Minggu, 1 November 2026 - 20:53 WIB

Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban

Minggu, 1 November 2026 - 11:44 WIB

Gerebek Kampung Bahari, 26 Orang Diamankan dan Mesin Ekstasi Disita

Minggu, 1 November 2026 - 11:21 WIB

Petasan Sambut Ratusan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari, Ini Hasilnya

Berita Terbaru